Home Mobil Pabrik GM Di Thailand Juga Bakal Ditutup Pertengahan Tahun 2015

Pabrik GM Di Thailand Juga Bakal Ditutup Pertengahan Tahun 2015

1135
0

OTONITY.com – Pabrik Mobil GM Thailand Akan Tutup Pertengahan 2015. Seperti yang ramai diberitakan sebelumnya secara mengejutkan pabrik General Motors (GM) Indonesia secara resmi bakal ditutup pada pertengahan tahun ini, produsen otomotif terbesar asal Amerika Serikat ini ternyata juga bakal menutup pula pabrik mereka yang ada di Thailand. Bedanya jika di Indonesia pabrik GM menghentikan produksi Chevrolet Spin tetapi di negeri gajah putih yang diberhentikan adalah Chevrolet Sonic.

Hal ini diungkapkan langsung oleh Stefan Jacoby selaku Wakil Presiden Executive GM untuk kawasan diluar Amerika Serikat, dirinya menjelaskan bahwa kesuksesan pabrik GM yang ada di China ternyata tidak berimbas ke pabrikan lain seperti Indonesia dan juga Thailand, bahkan dari tahun ke tahun bisa dikatakan semakin terpuruk oleh pesatnya perkembangan mobil asal Jepang.

Tentu saja dengan ditutupnya pabrik mobil GM di Thailand berdampak langsung kepada para pekerjanya yang total jauh lebih besar dibandingkan Indonesia yaitu mencapai 3.200 orang. Beberapa kalangan berpendapat bahwa mundurnya General Motors di Indonesia dan Thailand disebabkan oleh oleh masalah finansial karena mulai tertinggal jauh dibandingkan para kompetitor lainnya.

Sebenarnya khusus untuk Chevrolet Spin di pasar tanah air bisa dikatakan masih cukup bagus meskipun penjualannya di tahun kemarin sempat terseok, namun pihak Chevrolet Indonesia memastikan bahwa stok mobil MPV tersebut masih cukup untuk memenuhi permintaan konsumen hingga akhir tahun 2015 atau setidaknya sampai awal 2016 mendatang. Kabarnya setelah stok tersebut habis GM Indonesia akan mendatangkan Chevrolet Spin dari negara lain yang sama-sama memproduksinya seperti India atau Brasil.

Pabrik GM Indonesia

Selama ini Chevrolet Spin di Indonesia merupakan varian yang paling laris dari pabrikan Amerika Serikat tersebut dibandingkan dengan model lain seperti Chevrolet Captiva, Orlando atau bahkan Trailbrazer. Potensi mobil MPV di tanah air memang sangat bagus sekali bahkan selalu menjadi penyumbang terbanyak dari pabrikan tersebut.

Bagi pemilik Chevrolet Spin model terbaru ternyata tidak perlu mengkhawatirkan dengan adanya isu tersebut karena pihak Chevrolet Indonesia telah memastikan bahwa semua cuku cadang maupun garansi yang telah diterima tetap bisa didapatkan dengan mudah. Pasalnya untuk suku cadang juga bakal didatangkan dari luar negeri sedangkan khusus untuk garansinya tetap berlaku sesuai peraturan yang telah ditentukan.

Namun kabar yang kini sedang berhembus adalah GM Indonesia berencana menghadirkan mobil murah terbaru seharga Rp 61 juta pada tahun depan, mobil ini merupakan hasil kerjasama dengan produsen asal Tiongkok SAIC dan rencananya mobil bernama Wuling tersebut tengah dipersiapkan untuk bertarung di segmen LCGC. Menanggapi berita tersebut Saleh Husin selaku Menteri Perindustrian menegaskan bahwa pihaknya sampai saat ini masih mengkajinya karena untuk memproduksi mobil tersebut akan mencapai 150 ribu unit per tahun untuk tahap awalnya saja.

Saleh menambahkan bulan lalu pihak GM-SAIC sudah berkomunikasi dengan dirinya untuk membahas rencana inventasi tersebut dan telah menyiapkan dana sebesar US$ 700 juta di wilayah Karawang, Jawa Barat. Jika rencana tersebut berhasil terealisasi bukan tidak mungkin Wuling akan menggesar mobil-mobil lain di kelas Low Cost Multi Purpose Vehicle (LMPV) seperti Honda Mobilio, Toyota Avanza, atau bahkan mobil murah Datsun GO+ Panca.

Kita tunggu saja perkembangan selanjutnya setelah pabrik GM di Indonesia dan Thailand dalam waktu dekat bakal ditutup apakah di negara lain juga turut melakukan hal serupa mengingat semakin ketatnya persaingan pasat otomotif dunia, yang jelas Chevrolet adalah produsen yang sudah cukup berpengalaman dan diprediksi mampu kembali bangkit dari keterpurukan meskipun memerlukan waktu cukup lama.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here