Home Motor Penyebab Mesin Motor Overheat Dan Cara Mengatasinya

Penyebab Mesin Motor Overheat Dan Cara Mengatasinya

5434
0

OTONITY.com – Cara Memperbaiki Mesin Sepeda Motor Yang Overheat. Istilah Overheat atau mesin kendaraan mengalami panas hingga mati mendadak ternyata tidak hanya berlaku untuk mobil saja namun bagi kendaraan kecil seperti motor pun juga bisa mengalami kejadian tersebut. Ada banyak sekali penyebab mengapa sepeda motor bisa terjadi overheat baik mesin yang memakai sistem pendingin angin atau udara.

Sebenarnya motor yang mati mendadak karena overheat bisa dinyalakan kembali setelah mesin motor tersebut kembali dingin, meskipun demikian tetap saja kejadian seperti ini sangat mengganggu aktivitas apalagi bagi mereka yang setiap hari penuh dengan kegiatan menggunakan kendaraan sepeda motor. Beberapa penyebab overheat pada motor adalah sirkulasi oli di dalam mesin tersumbat.

Selain sebagai pelumas oli pun juga berfungsi untuk mengontrol suhu di dalam ruangan mesin, jadi apabila jalur oli terhalang oleh sesuatu misalnya kotoran otomatis mesin pun menjadi semakin panas dan alhasil akan mati. Disarankan jika kejadian ini terjadi pada anda segera membawa ke bengkel untuk dilakukan perbaikan, pasalnya apabila tetap dibiarkan maka dalam jangka waktu panjang bisa mengakibatkan beberapa komponen seperti piston, noken as, klep dan bahkan dinding silinder menjadi rusak.

Penyebab berikutnya adalah kipas radiator tidak berfungsi normal, perlu anda ketahui komponen ini mempunyai fungsi untuk mengalirkan udara segar ke sela-sela radiator sehingga membuat suhu menjadi dingin. Namun apabila kipas radiator bermasalah maka akibatnya adalah suhu mesin menjadi sangat panas sekali dan bahkan bisa sangat terasa apabila anda berkendara di tempat yang macet. Untuk memperbaiki lakukan pengecekan sebelum motor digunakan dan lakukan servis secara rutin setiap satu bulan sekali.

Memilih Cover Radiator Yang Benar

Namun bagi anda yang bisa melakukan pembongkaran radiator sendiri jangan lupa periksa pula bagian pompa airnya, bisa saja kipas pendorong cairan pendingin yang ada didalamnya terlepas dari as sehingga kipas tersebut menjadi mati atau tidak mau bergerak sama sekali. Untuk mengatasinya tentu saja dengan cara membeli yang baru dan pilih kualitas bagus di bengkel resmi.

Penyebab lainnya yaitu sirip pada radiator bengok sehingga menutup celah sirkulasi udara, biasanya sirip tersebut melengkung ke dalam karena disebabkan oleh beberapa hal misalnya saja terbentur benda atau karena kebiasaan pemilik saat mencuci motor ke bagian radiator ini menggunakan tekanan air cukup besar. Untuk memperbaikinya lepas terlebih dulu radiator tersebut dan kembalikan posisi sirip ke bentuk semula menggunakan paku atau benda semacamnya, namun yang perlu anda perhatikan adalah lakukan cara ini secara perlahan supaya tidak patah.

Sebelum anda memasang kembali radiator tersebut ke tempat semula alangkah baiknya bersihkan terlebih dulu sela-sela radiator dari kotoran yang menempel, gunakan alat-alat seperti sikat gigi bekas untuk membersihkannya dan pakailah kain untuk mengelap radiator jika terdapat air.

Ada baiknya bagi anda yang lebih memilih untuk menggunakan cover sebagai pelindung radiator pilihlah cover sesuai dengan kebutuhan dan jangan hanya asal memilih karena desain yang bagus saja. Pilih cover dari bahan kuat dan tidak mudah rusak jika terkena panas. Namun tidak disarankan untuk melepas penutup tersebut karena sebenarnya komponen ini berfungsi melindungi radiator dari benda-benda seperti kerikil atau bahkan batu.

Tips memilih cover radiator yang tepat adalah tidak terlalu menutup rapat radiator tersebut sehingga sirkulasi udara menjadi lebih sempurna, alangkah baiknya selalu periksa bagian cover tersebut dan pastikan tidak ada kotoran maupun benda asing lainnya yang menempel.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here