Home Mobil Telat Bayar Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Cara Hitung Dendanya!

Telat Bayar Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Cara Hitung Dendanya!

2133
0

OTONITY.com – Cara Menghitung Denda Pajak Kendaraan Bermotor Terbaru. Pihak Divisi Humas Mabes Polri melalui akun Facebook resminya kembali mengingatkan dan membagikan info penting bagi masyarakat yang memiliki kendaraan bermotor. Info melalui media sosial seperti ini memang sengaja dilakukan oleh pihak kepolisian supaya masyarakat lebih mematuhi peraturan yang ada dan juga lebih mudah dipahami karena hampir seluruh publik tanah air memiliki akun di media sosial.

Dan kali ini sosialisasi yang diberikan oleh Divisi Humas Mabes Polri adalah mengenai tata cara menghitung denda apabila pemilik kendaraan telat membayar wajib pajak kendaraan bermotor. Denda yang diberikan ini berlaku sesuai dengan lama keterlambatan pemilik dalam membayar sehingga jika semakin lama tidak dibayarkan maka dendanya pun juga akan bertambah banyak.

Namun pihak Divisi Humas Mabes Polri masih memberikan toleransi atau keringanan bagi mereka yang masih telat membayar satu hari kerja, misalnya jika pemilik seharusnya membayar pajak pada hari selasa masih dapat keringanan atau tidak mendapatkan denda jika membayar pada hari Rabu. Namun apabila pemilik seharusnya membayar hari sabtu masih ada toleransi jika membayar hari Senin, akan tetapi jika tidak dilakukan maka secara otomatis tetap akan didenda meskipun membayarnya pada hari Selasa karena sudah tidak terhitung keringanan.

Menurut Divisi humas Mabes Polri pada media sosialnya tersebut menghimbau masyarakat untuk selalu patuh dan tepat waktu dalam membayar pajak karena itu adalah kewajiban seluruh masyarakat, akan tetapi apabila tetap diabaikan maka tidak menutup kemungkinan denda pajak yang diberikan bakal semakin banyak tergantung lamanya pemilik tidak segera membayarnya. Dan berikut penjelasan Divisi Humas Mabes Polri mengenai denda yang akan diberikan jika sampai terlambat membayar :

Apabila pemilik kendaraan mengabaikan tidak membayar pajak sesuai waktunya maka akan mendapatkan denda sebesar 25 persen dari pokok pajak, namun jika pemilik tetap mengabaikannya maka denda yang diberikan akan bertambah 2 persen setiap bulannya dan tentu saja akan bertambah terus apabila pemilik tetap terlambat membayar hingga berbulan-bulan.

Penjelasan yang kedua bahwa pemerintah memberikan denda maksimal sebesar 48 persen atau sekitar dua tahun selama pajak tersebut tidak dibayarkan, itu berarti denda maksimal tersebut tidak akan bertambah jika pemilik baru membayar pajak lebih dari dua tahun. Perlu anda ketahui denda yang diterapkan oleh pihak Divisi Humas Mabes Polri ini berlaku bagi pemilik kendaraan roda dua maupun roda empat.

Jadi bagi anda yang memiliki kendaraan harus mengatur waktu jauh-jauh hari agar bisa membayar pajak, bagi anda yang sangat sibuk dengan pekerjaan bisa memilih hari-hari dengan meluangkan sedikit waktu. Saat ini kepolisian sendiri juga sudah memberikan pelayanan berupa samsat keliling yang setiap pagi mulai pukul 08.00 hingga 12.00 selalu standby, selain itu pada hari jumatnya ada yang buka sampai malam atau tergantung pula dengan wilayah masing-masing.

Sebenarnya jika anda hanya membayar pajak tahunan saja waktunya tidak akan lebih dari satu jam, namun apabila anda membayar pajak lima tahunan bisa jadi waktunya bertambah lama dan untuk itu datanglah lebih awal agar bisa dilayani terlebih dulu. Jangan lupa sebelum anda berangkat ke samsat pusat atau pun samsat keliling persiapkan semua perlengkapan terlebih dulu agar pelayanan bisa semakin cepat, misalnya saja foto kopy KTP, STNK, BPKB dan lain sebagainya. Itulah beberapa penjelasan dari pihak Divisi Humas Mabes Polri mengenai denda yang akan berlaku apabila pemilik kendaraan tidak membayar tepat waktu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here