Home Mobil Mitos Mobil Transmisi Manual dan Otomatis di Indonesia

Mitos Mobil Transmisi Manual dan Otomatis di Indonesia

3263
0

OTONITY.com – Mobil Transmisi Otomatis dan Manual Indonesia. Pasar otomotif Indonesia kini mulai ramai dengan kehadiran mobil-mobil baru yang siap memanjakan para konsumen dengan banyaknya pilihan varian serta keragaman fitur dan teknologi yang diusung. Tidak terkecuali soal sistem transmisi, di Indonesia sendiri terdapat dua jenis transmisi yang paling banyak digunakan yaitu Manual dan Otomatis. Nampaknya untuk transmisi manual lebih banyak disukai konsumen karena dibanderol dengan harga lebih terjangkau dibandingkan mobil automatic.

Tidak hanya itu saja banyak orang beranggapan bahwa mobil manual lebih hemat biaya dibandingkan matik karena perawatannya yang gampang. Meskipun demikian mobil matik juga sudah mulai banyak diminati oleh masyarakat Indonesia karena lebih mudah digunakan. Selain itu ada juga yang menganggap kalau mobil matik memiliki bahan bakar lebih hemat namun sebenarnya hal tersebut tidak sepenuhnya benar karena tergantung pula dengan teknologi yang disematkan pada mobil tersebut.

Selain itu cara berkendara pun juga menjadi penentu utama mengenai pengeluaran bahan bakar karena baik mobil matik maupun manual jika dikendarai dengan benar maka bahan bakar yang keluar pun juga tidak akan percuma. Selain itu mitos mobil manual lebih mudah dalam perawatannya memang ada benarnya, sebab beberapa komponen lebih mudah didapatkan dan part-part di dalamnya pun juga mudah untuk dipasang.

Harga mobil matik dianggap lebih mahal juga memang ada benarnya karena biasanya di pasar Indonesia sampai ada yang berselisih hingga Rp 5 jutaan, namun itu semua kembali lagi pada si pabrikan tersebut sebab ada yang hanya memproduksi mobil transmisi otomatis maupun manual saja dan juga ada pula dua transmisi sekaligus dalam satu model dan ditawarkan dengan banderol harga yang bervariasi.

Lamborghini Aventador Transmisi Otomatis

Anehnya ada juga masyarakat Indonesia yang menganggap bahwa mobil sport selalu dibekali transmisi manual, padahal hal tersebut sangat salah karena tergantung pabrikan itu sendiri misalnya saja Chevrolet Corvette Stringray, Lamborghini Aventador, Porsche 911 GT3 dan bahkan Maserati Gran Turismo masuk dalam jajaran mobil sport yang memakai transmisi otomatis. Meskipun berjenis matik tetap saja memiliki tenaga luar biasa dan tidak kalah dibandingkan dengan mobil sport manual.

Masyarakat Indonesia sendiri juga banyak yang beranggapan bahwa bagi pengemudi pemula sebaiknya belajar menggunakan mobil matik terlebih dulu karena dianggap lebih mudah dan praktis. Ungkapan tersebut memang ada benarnya karena mobil matik memiliki cara kerja lebih simpel dibandingkan manual sehingga lebih mempermudah pemula dalam melakukan kinerja kaki maupun tangan dalam mengemudi.

Jika pengemudi pemula tersebut belajar menggunakan mobil manual memang sedikit susah sebab ada beberapa yang harus dikerjakan bersamaan sehingga mengurangi konsentrasi pengendara tersebut. Namun tidak ada salahnya jika anda sudah mulai mahir dan kemudian kembali belajar menggunakan mobil dengan transmisi manual, sebab tidak menutup kemungkinan juga pada kemudian hari anda akan berhadapan dengan sebuah peristiwa dimana harus mengendarai kendaraan manual.

Itulah sedikit ulasan mengenai mitos mobil manual maupun matik yang bisa menjadi pembelajaran bagi para masyarakat di Indonesia. Sebenarnya dalam membeli mobil baru masyarakat juga tidak perlu khawatir apakah harus yang memiliki transmisi manual atau otomatis karena hal tersebut anda sendiri yang bisa menentukan.

Pilih kendaraan sesuai selera serta kegunaannya dan tentu saja dana yang anda miliki, untuk mitos mengenai perawatan mobil matik lebih mahal dan susah sebenarnya hal tersebut tidak perlu menjadi permasalahan karena saat ini sudah banyak bengkel-bengkel di Indonesia yang mampu dengan mudah memperbaiki mobil matik.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here