Home Motor Cara Berboncengan Yang Aman Saat Mengendarai Motor

Cara Berboncengan Yang Aman Saat Mengendarai Motor

2067
0

OTONITY.com – Tips Aman Boncengan Sepeda Motor. Sepeda motor sudah lama menjadi andalan bagi masyarakat Indonesia untuk digunakan ke berbagai tujuan. Dengan bentuknya ramping membuat kendaraan roda dua ini lebih mudah digunakan dan juga dapat menembus kemacetan tanpa harus membuang-buang waktu lama.

Jadi tidak mengherankan jika Indonesia dijuluki sebagai negara sepeda motor terbesar di dunia karena setiap tahunnya ada jutaan motor yang terjual baik di kota-kota besar maupun di daerah pedesaan. Banyaknya sepeda motor di Indonesia bisa anda lihat ketika musim mudik lebaran tiba, pasalnya lebih dari satu juta unit motor keluar dari kota besar seperti Jakarta untuk kemudian menuju ke kampung halaman masing-masing. Biasanya ketika mudik yang sering kita jumpai adalah motor selalu digunakan untuk berboncengan bersama keluarga, sayangnya belum banyak masyarakat tahu tata cara yang benar dalam berboncengan sehingga tidak jarang pula terjadi kecelakaan lalu lintas karena hal-hal sepele.

Jusri Pulubuhu selaku Instruktur keselamatan kendaraan JDDC menjelaskan ada beberapa cara yang baik dan benar dalam berkendara sepeda motor. Dirinya menambahkan khusus bagi penumpang biasanya ada yang duduk menghadap ke depan dan ada juga duduk menyamping. Padahal duduk dengan cara menyamping sangatlah berbahaya karena keseimbangan tidak begitu baik sehingga dikhawatirkan bisa terjatuh ketika pengendara sedang berbelok terlalu miring. Selain itu cara berpakaian serta berboncengan lebih dari dua juga berpengaruh terhadap keselamatan penumpang itu sendiri.

Bonceng Lebih Dari Dua

Cara-cara yang benar diantaranya adalah bahwa penumpang harus duduk menghadap ke depan dengan kaki menginjak foot step. Selanjutnya tangan juga harus memegang pinggang pengendara dengan kuat agar lebih aman dan yang paling penting mengapit ke tubuh pengendara. Penumpang wajib memakai helm dan supaya tidak terjadi benturan dengan kepala pembonceng sebaiknya yang belakang posisi kepala harus berada sedikit ke samping.

Bagi penumpang di larang keras untuk bermain telepon genggam ketika motor sudah melaju, ketika bermain hp biasanya penumpang hanya memegang pinggang pengendara hanya satu bagian saja dan itu sangat membahayakan sekali karena tidak terlalu kuat dalam memegang. Simpan hp selama perjalanan dan apabila benar-benar ada keperluan penting lebih baik menepi terlebih dulu di pinggir jalan sambil beristirahat.

Terkadang penumpang yang duduk dengan cara menyamping adalah wanita dengan memakai rok terlalu pendek dan tidak mungkin jika duduk dengan menghadap ke depan. Untuk mengurangi resiko kecelakaan sebaiknya ganti terlebih dulu dengan memakai celana. Lebih baik selamat sampai tujuan dengan aman daripada lebih mementingkan penampilan ketika berkendara yang belum tentu aman.

Meskipun belum ada peraturan mengenai cara duduk saat berboncengan namun perlu adanya kesadaran dari masyarakat itu sendiri supaya lebih berhati-hati saat menempuh perjalanan dan jangan sampai nyawa yang menjadi taruhan hanya gara-gara masalah sepele. Selain itu peran polisi pun juga harus lebih ditingkatkan untuk mengantisipasi hal-hal tidak diinginkan khususnya bagi mereka yang melanggar terbiasa melanggar peraturan.

Walaupun bukan tergolong sebagai bentuk pelanggaran namun pihak kepolisian seharusnya memberikan teguran terhadap masyarakat yang berboncengan dengan posisi miring karena bisa sangat berbahaya sekali bagi dirinya sendiri maupun orang lain.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here