Penyebab Oli Mesin Cepat Habis

0

OTONITY.com – Faktor Penyebab Oli Mesin Mobil Cepat Berkurang. Bagi anda pemilik mobil pasti sudah mengetahui kalau oli merupakan pelumas yang bisa mempengaruhi kinerja sebuah kendaraan. Bagi mobil keluaran baru mungkin sudah dilengkapi dengan indikator untuk mengetahui kondisi dan kapan waktu mengganti oli. Namun untuk mobil-mobil keluaran lama tentu hal tersebut cukup menyulitkan, ditambah lagi kendaraan yang cukup berumur memiliki kondisi mesin kurang begitu bagus sehingga harus dilakukan perawatan secara rutin.

Jika anda mendapati oli mobil menjadi berkurang padahal tidak ada ruang yang bocor sebaiknya ketahui terlebih dulu beberapa faktor penyebab oli cepat berkurang. Sebenarnya ada banyak sekali penyebab mengapa kejadian tersebut bisa terjadi misalnya saja karena usia mobil, cara pemakaian hingga perawatan yang kurang tepat.

Menurut situs resmi dari Toyota bahwa panjang usia oli akan mempengaruhi kinerja kendaraan tersebut. faktor utama penyebab oli cepat berkurang adalah pelumas sudah mulai usang karena tidak pernah diganti. Oli tersebut menjadi tidak bekerja secara efektif sehingga membuat mesin terasa berat. Waktu penggantian oli juga bervariasi karena setiap mobil memiliki mesin yang berbeda dan jenis oli pun juga tidak sama.

Faktor kedua adalah cara mengemudi mobil yang keliru misalnya saja dalam kondisi macet, pengemudi lebih sering melakukan pengereman secara mendadak lalu menginjak gas kembali. Cara tersebut tanpa disadari juga membuat oli menjadi berkurang lebih cepat karena mesin cepat panas. Untuk mencegah kerusakan yang lebih parah alangkah baiknya segera lakukan pemeriksaan dan pengecekan oli setelah digunakan terutama pada perjalanan jauh. Khusus untuk mobil tua harus mendapatkan pergantian oli yang lebih sering dibandingkan mobil baru karena biasanya pada kendaraan tersebut memiliki mesin yang sudah cukup usang.

Penyebab Oli Mobil Cepat Habis

Selain itu faktor yang mengakibatkan oli cepat berkurang adalah mobil sering digunakan di tempat yang ekstrem, misalnya saja di suhu lebih dari 32,2 derajat celcius atau di bawah 12,2 derajat celcius. Namun sepertinya cuaca tersebut sulit untuk terjadi di Indonesia dan meskipun terjadi kemungkinan besar hanya pada saat musim kemarau saja.

Bagi pemilik mobil keluaran terbaru mungkin tidak perlu repot dalam memantau kondisi oli karena biasanya sudah dilengkapi dengan layar monitor pemantau sistem oli secara otomatis. Namun untuk mobil-mobil lama pasti agak kesulitan dan satu-satunya cara yaitu memperkirakan berapa sering memakai mobil.

Namun tidak ada salahnya jika anda memeriksa pada bagian sela-sela mobil untuk mengecek apakah terdapat kebocoran pada seal dan packing. Jika ada yang merembas atau menetes keluar tentu saja sangat berbahaya sekali karena bisa membuat kerusakan mesin lebih parah. Selain itu indikasi kebocoran pada oli bisa dilihat dari kondisi knalpot yaitu apabila mengeluarkan asap berwarna putih pekat ketika mobil sedang digunakan itu berarti terdapat oli yang ikut terbakar saat dalam proses pembakaran karena terdapat kebocoran oli pada ring piston.

Untuk mengatasi hal tersebut satu-satunya cara adalah dengan membongkar mesin agar bisa dilakukan pemeriksaan secara menyeluruh sekaligus guna mengganti seal dan packing yang menjadi sumber kebocoran pada oli tersebut. Lakukan perawatan sedini mungkin untuk mencegah kerusakan lebih parah akibat berkurangnya oli. Jika sudah terjadi kerusakan tentu anda sendiri yang mengalami kerugian karena harus mengeluarkan biaya lebih banyak. Sebaiknya jika sudah terdapat tanda-tanda berkurangnya oli bawa kendaraan anda ke bengkel resmi atau terpercaya, meskipun mematok tarif lebih mahal namun biasanya bengkel tersebut memiliki garansi sehingga bisa terjamin apabila ada kerusakan kembali.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY