Home Mobil Ini Efek Mencampur Premium dan Pertamax!

Ini Efek Mencampur Premium dan Pertamax!

5704
0

OTONITY.com – Bahaya Mencampur Bensin dan Pertamax. Pada akhir bulan Maret 2015 kemarin pemerintah Indonesia kembali menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis premium. Meskipun kenaikan yang diberikan tidak terlalu besar namun cukup membuat masyarakat khawatir karena secara otomatis harga kebutuhan pokok juga akan naik. Belum lagi bagi kendaraan besar seperti mobil pasti semakin enggan untuk beralih ke BBM jenis premium yang memiliki RON 88, padahal jenis tersebut sebenarnya tidak begitu bagus untuk mobil apalagi keluaran terbaru karena membuat kualitas mesin menjadi menurun sehingga membuat kenyamanan berkurang.

Sementara itu para pemilik kendaraan juga masih banyak yang enggan untuk beralih ke pertamax karena harganya yang cukup memiliki selisih yang banyak tiap liternya dari harga premium, untuk mengakali hal tersebut ada juga pemilik mobil yang memilih mencampur bahan bakar premium dengan pertamax supaya bisa mendapatkan hasil lebih bagus dengan harga relatif terjangkau.

Padahal terlalu sering mencampur bahan bakar tidak dianjurkan oleh pabrikan karena ada beberapa faktor yang membuat usia mesin menjadi lebih pendek. Salah satu alasan untuk tidak mencampur bahan bakar tersebut adalah karena perbedaan oktan, misalnya saja premium bensin memilik RON 88 sedangkan pertamax RON 92 dan pertamax Plus RON 95.

Kelebihan Memakai Pertamax Pada Mobil

Jika pemilik membaca buku panduan yang diberikan oleh pabrikan sebenarnya sangat tidak dianjurkan untuk sering gonta-ganti bahan bakar, selain itu juga sudah tertera jenis BBM apa yang sesuai dengan mesin kendaraan tersebut. Memang dari segi harga bahan bakar premium jauh lebih murah namun Pertamax yang dibanderol dengan harga lebih mahal tentu saja memiliki banyak kelebihan termasuk kualitas yang lebih baik.

Dengan memakai pertamax yang memiliki oktan lebih tinggi membuat mesin lebih halus, responsif serta gas ruang bakar pun juga lebih ramah lingkungan. Selain itu dengan pertamax membuat kendaraan enak dalam berakselerasi serta tidak menimbulkan getar saat digunakan. Berbeda dengan menggunakan premium yang secara oktan lebih rendah, selain membuat mesin tidak begitu bagus biasanya bahan bakar jenis ini masih menyisakan kerak di dalam ruang tangki sehingga bisa saja suatu saat kotoran tersebut menyumbat aliran bahan bakar ke ruang pembakaran.

Sementara itu jika anda mencampurkan pertamax dengan premium meskipun pada perbandingan 1:1 tetap saja ada sisi negatifnya, salah satunya adalah membuat kualitas zat aditif yang terdapat pada pertamax menjadi jelek sehingga tidak mampu bekerja secara maksimal. Memang jika secara nalar menggunakan campuran pertamax dengan premium akan menghasilkan oktan yang lebih baik dibandingkan hanya memakai premium dengan oktan RON 88 saja.

Sebagai saran jika memang terbiasa menggunakan pertamax lalu ketika ingin mengisi kembali ke SPBU stok sudah habis lebih baik isi terlebih dulu memakai premium sesuai dengan kebutuhan dan jika sudah menemukan SPBU yang memiliki Pertamax segera isi kembali. Memang perlu kesadaran dari pemilik mobil itu sendiri untuk bisa membiasakan memakai bahan bakar jenis pertamax meskipun secara harga sebenarnya tidak terlampau jauh dibandingkan BBM premium.

Memang cukup disayangkan ketika kita melihat mobil-mobil apalagi yang keluaran terbaru memakai bahan bakar jenis premium, padahal jika mengalami kerusakan biaya untuk memperbaikinya pun juga cukup mahal. Sedangkan apabila sudah terbiasa memakai pertamax mesin pun menjadi lebih awet dan hasilnya pun tentu saja lebih maksimal. Meskipun demikian tetap saja mobil anda harus dilakukan perawatan secara rutin seperti kondisi oli, aki dan lain sebagainya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here