Home Aksesoris Beli Ban Bekas Mobil? Ini Yang Perlu Diperhatikan!

Beli Ban Bekas Mobil? Ini Yang Perlu Diperhatikan!

1757
0

OTONITY.com – Waspadai Menggunakan Ban Bekas Pada Mobil. Bagi kebanyakan pemilik mobil bahwa salah satu alasan membeli ban bekas atau rekondisi adalah karena harganya yang sangat murah dan untuk menghemat pengeluaran dibandingkan membeli ban baru yang banderolnya pun bisa mencapai 2 kali lipat dari harga ban bekas tersebut. Namun sebenarnya memasang ban bekas pada mobil sangat tidak dianjurkan sama sekali karena bisa berbahaya ketika digunakan, termasuk jika ban tersebut hasil dari rekondisi atau biasanya masyarakat menyebutnya dengan ban vulkanisir.

Akan tetapi jika memang benar-benar terpaksa ingin menggunakan ban bekas sebaiknya teliti terlebih dulu apakah masih layak dipergunakan atau tidak, untuk melihat ciri-ciri tersebut anda bisa melakukan pengecekan pada bagian struktur ban seperti bagian belt yang biasanya disusun oleh kawat, belt ini sendiri memiliki fungsi untuk menjaga supaya ban tetap terlihat bulat dan bisa berjalan dengan mulus sehingga memberikan kenyamanan bagi pengendara. Namun sebaiknya anda harus teliti dan pastikan belt tersebut tidak ada yang putus karena biasanya pedagang ban bekas tidak memedulikan hal itu.

Menurut salah seorang montir di Fortuner Ban bernama Ikshan menjelaskan jika tetap memakai ban yang dalam keadaan kawat atau belt sudah mengalami kerusakan bisa sangat berbahaya sekali jika tetap dipaksa untuk digunakan. Pasalnya ban yang mengalami kerusakan pada belt membuat ban sudah tidak bulat lagi yang tentu saja mengurangi kenyamanan pengemudi karena terdapat gelombang akibat adanya kawat terputus.

Ciri-Ciri Ban Bekas

Ikhsan Menambahkan sebaiknya jangan memakai ban bekas yang memiliki ciri-ciri seperti itu sebab struktur sudah mengalami kerusakan. Menurutnya gelombang pada ban tidak bisa dengan mudah dilihat secara kasat mata namun baru bisa dirasakan ketika sudah dipasang dan dilakukan pengujian. Apabila merasa tidak nyaman saat digunakan dan ban tidak bulat saat berputar itu berarti sudah tidak layak dipakai. Tentu saja ban seperti itu sangat berbahaya sekali dan sebaiknya bagi pemilik mobil harus membeli ban baru meskipun mengeluarkan biaya lebih banyak namun keselamatan dan kenyamanan adalah hal yang paling penting.

Perlu diketahui bahwa ban vulkanisir sendiri nampak terlihat seperti baru namun jika diperhatikan terdapat ukiran-ukiran yang tidak rata. Ban vulkanisir sangat tidak layak digunakan karena sebelumnya adalah ban bekas namun dilakukan ukir ulang mengikuti alur sebelumnya. Selain itu ada juga pedagang yang secara sengaja melakukan penambalan pada ban luar agar lebih tebal lalu dilakukan ukiran agar nampak seperti baru.

Ban jenis seperti ini sangat berbahaya sekali jika tetap digunakan karena bisa saja saat dipakai secara tiba-tiba meledak atau yang paling parah lagi adalah mengalami selip karena ban tidak mampu mencengkram aspal dengan kuat. Namun sayang permintaan yang tinggi terhadap ban vulkanisir membuat peluang pedagang untuk melakukan hal ini masih belum bisa dihentikan. Ditambah lagi kurangnya kesadaran masyarakat dalam kenyamanan dan keamanan berkendara di jalan raya membuat angka kecelakaan pun juga masih tinggi.

Lebih baik membeli ban baru dan selalu dilakukan perawatan agar tidak cepat menipis dan memperpanjang usia. Misalnya saja selalu mengecek angin pada ban, selain itu hindari pula jalan berlubang atau terjal apabila ban anda tidak dirancang untuk melewati medan seperti itu. Jika kesadaran masyarakat terhadap keamanan dalam berkendara membaik tidak menutup kemugkinan apabila suatu saat Indonesia menjadi negara aman dari kecelakaan jalan raya yang disebabkan oleh kesalahan manusia itu sendiri.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here