Home Motor Penjualan Sepeda Motor Indonesia Tahun 2015, Terus Merosot!

Penjualan Sepeda Motor Indonesia Tahun 2015, Terus Merosot!

1516
0

OTONITY.com – Penjualan Motor di Indonesia Bulan Januari-Mei 2015. Seperti yang kita ketahui bersama saat ini  kondisi pasar otomotif dalam negeri sedang mengalami penurunan penjualan yang tidak hanya berdampak pada kendaraan roda empat saja namun juga berimbas pada sepeda motor. Meskipun selama ini sepeda motor dikenal sebagai kendaraan yang paling laris bagi masyarakat Indonesia namun penjualan motor hingga pertengahan tahun 2015 ini belum juga membaik, padahal para pabrikan sudah meluncurkan banyak produk yang lebih berkualitas dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Menurut data Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) penjualan kendaraan roda dua selama bulan januari hingga mei 2015 hanya mencapai angka 2.588.3448 unit secara wholesales atau turun drastis dibandingkan periode yang sama di tahun 2014 lalu dengan meraih 3.451.377 unit. Hasil ini merupakan yang paling buruk dalam lima tahun terakhir dan kemungkinan bakal tetap terpuruk hingga akhir tahun mendatang.

Walaupun sedang mengalami keterpurukan namun faktanya motor matik masih menjadi penyumbang terbesar dengan meraih 76,1 persen dari seluruh penjualan. Menariknya hasil tersebut sedikit lebih besar dibandingkan periode tahun 2014 lalu dimana kendaraan skuter hanya menguasai 64,6 persen saja. Tentu ini membuktikan bahwa masyarakat sudah mulai sadar dengan keinginan berkendara yang lebih nyaman dan pastinya bisa digunakan semua keluarga tanpa terkecuali orang tua.

Yamaha MX King 150 2015

Sementara itu penjualan motor bebek terus menurun dan di tahun ini hanya mampu menyumbang 12,9 persen saja dibandingkan dengan tahun lalu di periode yang sama dengan berkontribusi hingga 21,6 persen. Selain dianggap kurang praktis, motor bebek di Indonesia juga semakin jarang memiliki model terbaru karena para pabrikan lebih memilih untuk mengembangkan motor matik yang memiliki pasar lebih besar.

Sedangkan untuk motor sport juga pada Januari-Mei tahun ini hanya menyumbang 10,8 persen atau turun tipis dari tahun lalu yang meraih 13,9 persen. Meskipun demikian diperkirakan hingga akhir tahun 2015 penjualan motor sport akan terus membaik mengingat dalam beberapa bulan terakhir ada banyak model terbaru yang telah diluncurkan terutama di ajang Jakarta Fair 2015.

Secara keseluruhan penjualan sepeda motor di bulan Mei 2015 kemarin kurang begitu memuaskan karena hanya mampu meraih 469.630 unit. Angka tersebut turun sekitar 10,5 persen jika dibandingkan bulan April kemarin yang berhasil terjual hingga 524.775 unit. Menariknya Honda yang biasanya selalu meraih penjualan bagus kali ini justru mengalami penurunan dengan hanya meraih 304.900 unit, padahal di bulan sebelumnya pabrikan berlogo sayap kepak ini sukses terjual hingga 371.001 unit. Walaupun demikian Honda masih menjadi merek yang paling laris di Indonesia.

Sementara itu penjualan Yamaha bisa dikatakan masih cukup bagus mengingat pabrikan asal Jepang ini memiliki line up yang cukup lengkap seperti di segmen motor matik, underbone hingga motor sport, bulan Mei 2015 kemarin Yamaha Indonesia sukses menjual kendaraannya sebanyak 150.754 unit. Berikutnya ada Suzuki yang mengalami penurunan penjualan di bulan Mei kemarin dengan hanya meraih 7.335 unit saja, sedangkan pada bulan April lalu Suzuki berhasil menjual kendaraannya sebanyak 8.604 unit.

PT Kawasaki Motor Indonesia (KMI) masih berada di posisi ke empat dengan hanya mampu menjual sebanyak 6.330 unit di bulan Mei 2015. Sementara itu satu-satunya merek yang berasal dari luar Jepang yaitu TVS masih kurang banyak peminatnya di pasar tanah air, terbukti selama bulan Mei lalu penjualan motor asal India ini hanya meraih 300 unit saja.

Namun tidak menutup kemungkinan penjualan memasuki semester kedua nanti bakal sedikit lebih baik mengingat beberapa produk baru saja diperkenalkan, apalagi di bulan Juni akan bertepatan dengan bulan puasa dan lebaran pada Juli 2015. Baca Juga, Penjualan Motor Bulan April 2015 dan Penjualan Motor Sport Honda Indonesia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here