Home Mobil Pasar Low MPV Lesu, Penjualan Terus Merosot!

Pasar Low MPV Lesu, Penjualan Terus Merosot!

1094
0

OTONITY.com – Angka Penjualan Low MPV 2015 di Indonesia. Sejak beberapa tahun terakhir penjualan mobil MPV di Indonesia terus mengalami peningkatan dan menjadi penyumbang terbanyak di pasar nasional, namun sayangnya di tahun 2015 ini penjualan mobil keluarga di kelas low MPV mulai merosot cukup tajam. Selain disebabkan faktor melemahnya nilai rupiah juga diakibatkan oleh minimnya produk-produk baru yang diluncurkan oleh para pabrikan.

Total selama bulan Mei 2015 ini penjualan mobil Low MPV hanya meraih 17.732 unit saja, padahal di awal tahun sempat meraih hasil yang cukup meyakinkan yaitu mencapai 25.521 unit lalu di bulan Februari turun menjadi 22.514 unit dan pada Maret sempat naik lagi dengan meraih penjualan hingga 22.804 unit. Namun di bulan April kembali merosot dengan hanya mampu terjual 20.027 unit lalu pada Mei meraih penjualan yang paling rendah yaitu 17.732 unit.

Menurut data yang dirilis oleh GAIKINDO (Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia) di bulan kelima ini Toyota Avanza masih menjadi raja penjualan low MPV dengan meraih catatan hingga 6.778 unit, disusul kemudian ada kembarannya yaitu Daihatsu Xenia dengan 4.125 unit dan Honda Mobilio mencapai 3.104 unit. Sementara itu mobil asal Jepang lainnya yaitu Suzuki Ertiga hanya mampu berada di peringkat kelima dengan meraih penjualan sebanyak 2.351 unit.

Untuk Toyota Avanza sendiri penjualan yang dialaminya turun drastis hingga 40 persen dibandingkan tahun lalu. Namun diperkirakan penjualan mobil berpenumpang 7 ini akan mengalami kenaikan setelah generasi terbarunya sudah resmi diluncurkan yang kabarnya akan dilakukan pada bulan Juli mendatang. Apalagi di bulan Agustus nanti akan ada pameran otomotif terbesar se Indonesia sehingga peminat dari Toyota Avanza terbaru pun diprediksi juga bakal mengalami peningkatan.

Sebenarnya penurunan penjualan tidak hanya dialami oleh Toyota Avanza saja namun juga meliputi seluruh mobil di Indonesia. Bahkan di bulan Mei ini tercatat hanya ada 79.236 unit saja yang terjual, padahal pada April silam penjualannya bisa menembus angka 81.600 unit. Angka tersebut jauh lebih rendah jika dibandingkan tahun lalu apalagi menjelang lebaran. Namun untuk saat ini sepertinya hal tersebut sulit untuk terulang kembali meskipun lebaran tinggal 1 bulan lagi.

Para pabrikan berharap dengan mengikuti ajang tahunan baik IIMS maupun GIIAS 2015 bisa meningkatkan penjualan mobil mereka, apalagi kabarnya ada beberapa model yang siap diluncurkan termasuk Toyota Avanza. Segmen Low MPV sebenarnya masih menjadi harapan di tahun ini mengingat masyarakat Indonesia cenderung memilih kendaraan yang memiliki ruang kabin luas serta didukung teknologi canggih. Apalagi dengan mesin hanya 1.5 liter membuat mobil jenis ini memiliki tingkat efisiensi bahan bakar yang lebih baik dibandingkan dengan High MPV atau SUV.

Persaingan mobil keluarga untuk tahun 2015 sangat minim sekali karena para pabrikan lebih memilih untuk berhati-hati dalam menghadapi melemahnya industri otomotif yang saat ini tengah terjadi. Jika di tahun-tahun sebelumnya pasar MPV sangat bergairah berkat persaingan yang sangat sengit justru tahun ini seperti tidak berdaya sama sekali. Tahun 2014 lalu Toyota Avanza harus bersaing sengit dengan low MPV lain seperti Honda Mobilio generasi terbaru, selain itu ada juga Suzuki Ertiga dengan tambahan fitur termasuk high beam impact. Namun pada tahun ini hal tersebut tidak berlaku dan bahkan memaksa Chevrolet Spin untuk berhenti produksi di Indonesia mengingat mobil asal Amerika Serikat ini kurang diminati oleh masyarakat tanah air. Baca Juga, Nissan Indonesia Stop Penjualan March 1.5L, Penjualan Honda Jazz Terus Turun dan Penjualan Mobil Bekas Indonesia Stabil Awal 2015.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here