Home Motor Sistem Pengereman ABS Pada Motor, Ini Kelemahannya!

Sistem Pengereman ABS Pada Motor, Ini Kelemahannya!

8953
0

OTONITY.com – Kelemahan Rem ABS Pada Motor. Saat ini mobil maupun motor keluaran terbaru sudah dibekali dengan fitur yang semakin canggih guna mendukung kenyamanan dan keamanan pengendara, salah satunya adalah fitur Anti-Lock Braking System atau masyarakat biasa mengenalnya dengan nama ABS.

Teknologi ini sendiri sangat membantu pengemudi dalam mengendalikan kendaraan ketika melakukan pengereman terutama saat jalan licin atau ketika hujan. ABS bekerja dengan cara mencegah roda agar tidak terkunci berkat hadirnya sensor yang terdapat pada roda dan mampu mendeteksi apabila putaran roda terhenti saat sedang melaju. Sensor ini kemudian terhubung dengan komputer yang kemudian mengatur tekanan agar bekerja optimal.

Namun sayangnya di balik berbagai kelebihan yang dimilikinya tersebut ternyata fitur ABS pada sepeda motor memiliki dua kerugian. Seperti yang diungkapkan oleh Bikesindia bahwa kerugian pertama adalah jika digunakan di jalanan bebatuan atau dalam kondisi tertutup es  maka jarak pengereman pun menjadi lebih panjang, hal itu disebabkan karena besarnya traksi ban pada jalur es atau kerikil berbeda dengan jalanan aspal.

Fungsi Rem ABS Pada Motor

Sedangkan kerugian yang kedua hanya bisa dirasakan oleh para freestyler sepeda motor, biasanya saat melakukan aksi ini para penunggang sering melakukan atraksi stoppie yaitu dimana pengendara mengerem secara mendadak roda bagian depan sehingga motor ban belakang pun turut terangkat.

Setelah terangkat biker biasanya beraksi dengan mengubah arah motor ke kanan atau ke kiri supaya kendaraan pun bisa lebih seimbang. Namun jika melakukan atraksi tersebut menggunakan motor yang telah dilengkapi fitur ABS maka roda depan pun akan terus berputar sehingga ban belakang tidak bisa terangkat.

Tidak hanya itu saja kelemahan lain yang dimiliki oleh rem ABS ini adalah kurang pakem saat berada di jalan berkerikil atau tidak rata, ketika dilakukan pengereman di tempat tersebut maka ban pun tetap bisa meluncur sehingga cukup berbahaya bagi pemiliknya. Jadi disarankan apabila sedang berkendara di jalur kurang rata sebaiknya tidak melaju di atas kecepatan 60 km/jam.

Meskipun demikian di balik kelemahan tersebut, setidaknya fitur ABS sangat membantu pemilik sepeda motor sehingga menjadi lebih aman ketika berkendara. Sebagai contoh, beberapa motor di Indonesia yang sudah dilengkapi dengan ABS ini adalah Yamaha R25, Yamaha NMAX 150, Kawasaki Ninja 250 FI dan Honda CBR250R. Secara harga versi ABS ini sedikit lebih mahal dibandingkan dengan varian standar.

Sebenarnya sebelum digunakan pada motor, fitur ABS ini sudah terlebih dulu terpasang pada mobil. Secara fungsi tentu tidak ada perbedaan antara ABS yang terdapat pada motor maupun mobil. Hanya saja mobil memiliki jumlah roda lebih banyak sehingga kinerjanya pun juga lebih sempurna. Jika semakin kencang laju mobil maka semakin besar pula gaya sentrifugal yang diterimanya saat melakukan pengereman secara mendadak. Sedangkan jika mobil tidak dilengkapi fitur ABS maka saat dilakukan pengereman mampu menyeret ban yang terkunci oleh rem.

Baca juga: Tips Merawat Rem Sepeda Motor

Bahkan pada beberapa mobil canggih hadirnya teknologi ABS bisa mengontrol besaran tekanan rem yang dibutuhkan oleh masing-masing roda tersebut, sedangkan komponen-komponen utama yang terdapat pada sistem ABS di antaranya adalah Wheel Speed Sensor, Wheel Speed Sensor ABS dan Wheel Speed Sensor yang berfungsi untuk mendeteksi kecepatan roda. Selain itu ada juga fitur ABS Control Modul bekerja untuk memproses semua sensor yang bekerja mengatur pada head unit.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here