Home Mobil Kampas Kopling Mobil Matic Gampang Habis, Apa Penyebabnya?

Kampas Kopling Mobil Matic Gampang Habis, Apa Penyebabnya?

2973
0
Penyebab Kampas Mobil Matik Cepat Rusak

OTONITY.com – Kampas Kopling Mobil Tranmisi Otomatis. Pasar mobil di Indonesia saat ini sudah mulai dikuasai oleh varian bertransmisi otomatis. Memang dari segi penggunaan mobil matik jauh lebih mudah sehingga bisa digunakan oleh semua kalangan, apalagi bagi mereka yang berada di perkotaan dengan kondisi jalan macet tentu menggunakan mobil matik sedikit mengurangi stres.

Mengendarai mobil matik tentunya secara umum pengendara hanya tinggal memainkan rem dan gas saja, beda dengan mobil transmisi manual yang notabene sedikit lebih susah pengoperasiannya. Jadi tidak mengherankan jika masyarakat perkotaan lebih memilih untuk membeli mobil matik karena dianggap lebih enak meskipun secara harga sedikit mahal dibandingkan dengan versi manual.

Meskipun demikian mobil bertransmisi matik juga memiliki beberapa kekurangan, salah satunya yaitu kampas kopling lebih cepat habis. Hal itu dikarenakan terlalu sering melakukan perpindahan tuas transmisi sehingga oli di bagian tersebut cepat habis. Bahkan tidak jarang pula hal tersebut diakibatkan oleh kesalahan penggunaan pengemudi, belum lagi apabila dikendarai ketika kondisi jalanan macet yang semakin memperparah kondisi kampas kopling mobil itu sendiri.

Untuk itu disarankan bagi pemilik mobil otomatis untuk menggunakan mode sesuai dengan kondisi jalanan. Jika sedang terjebak di tempat macet sebaiknya memilih posisi pada transmisi N (Netral). Sedangkan jika sudah mulai melaju dengan normal pindahkan ke mode D (Drive) dan apabila tengah parkir maka disarankan untuk memindahkan transmisi ke posisi P (Parking).

Dalam mengganti atau memindah posisi transmisi juga harus dilakukan secara halus dan tepat agar kampas kopling lebih awet. Jika sampai salah dalam penggunaan maka biaya untuk menggantinya pun tidaklah murah sehingga sangat disayangkan sekali apabila kendaraan otomatis tersebut rusak karena kesalahan oleh pemiliknya itu sendiri.

Dengan berkendara yang benar maka tidak hanya membuat kampas kopling menjadi lebih tahan lama saja namun juga bisa menghemat bahan bakar. Seperti yang kita ketahui banyak orang menganggap bahwa mobil matik mempunyai konsumsi BBM lebih boros, namun jika berkendara dengan benar tidak menutup kemungkinan pula mobil otomatis bisa lebih hemat dibandingkan dengan model transmisi manual.

Namun yang perlu anda ketahui adalah biasanya kerusakan pada transmisi mobil matik disebabkan oleh kesalahan pengemudi itu sendiri, setidaknya 85 persen akibat kelalaian saat melakukan pergantian pelumas, lalu 10 persen karena kesalahan dalam melakukan pemindahan transmisi dan 5 persen disebabkan usia penggunaan. Misalnya saja tidak memindahkan tuas ke posisi N pada saat mobil berhenti lama seperti ketika terjebak macet atau di lampu merah.

Tanpa disadari ternyata tanpa memindah transmisi saat berhenti dalam waktu 60 detik maka akan membuat kinerja dari transmisi menjadi lebih berat. Kesalahan lain yang sering dilakukan oleh pemilik mobil matik yaitu terlalu tergesa-gesa sesudah memindahkan tuas ke posisi D. Padahal seharusnya pengemudi menginjak gas dengan perlahan hingga memasuki kecepatan puncak secara bertahap.

Yang berikutnya yaitu terlalu sering melakukan engine brake secara berlebihan. Tanpa disadari ternyata cara ini bisa membuat rusak kampas kopling serta sistem pengereman pada mobil matik. Jadi untuk menghindari kejadian seperti ini disarankan melaju dengan kecepatan sedang sehingga apabila suatu saat terdapat kendaraan lain yang melakukan pengereman secara mendadak maka anda sudah siap untuk menginjak rem dengan tepat waktu. Baca Juga, Tips Mengendarai Mobil Matic Agar Hemat Bahan Bakar, Tips Perawatan Mobil Matic Biaya Murah dan Mengendarai Mobil Matic Yang Baik dan Benar.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here