Home Ford Ford Indonesia Enggan Naikkan Harga Meski Rupiah Melemah

Ford Indonesia Enggan Naikkan Harga Meski Rupiah Melemah

1033
0

OTONITY.com – Harga Mobil Ford Indonesia Tidak Alami kenaikan, Nilai tukar rupiah terdapat dolar hingga saat ini masih terus melemah dan telah mencapai Rp 14 ribu per dolar. Bagi produsen yang kebanyakan mendatangkan produk maupun barang-barangnya dari luar negeri jelas hal tersebut sangat merugikan sekali karena dapat dipastikan biaya pengiriman pun juga lebih mahal. Khususnya di dunia otomotif sepertinya nilai rupiah memiliki peran sangat penting sekali karena rata-rata komponen yang ada di kendaraan berasal dari luar.

Meskipun demikian Ford Motor Indonesia (FMI) selaku agen resmi dari Ford di pasar Indonesia belum memiliki niat untuk menaikkan harga kendaraannya dalam waktu dekat ini. Kabar tersebut diungkapkan sendiri oleh Bagus Susanto selaku Managing Director PT FMI, menurutnya sampai saat ini pihaknya masih menahan untuk mempertahankan harga yang ada, namun dirinya juga tidak memungkiri kalau untuk kedepannya bakal menaikkan harga karena tidak ingin mengalami kerugian terlalu besar.

Hingga kini pihak Ford Indonesia sendiri masih melihat situasi maupun perkembangan pasar hingga akhir tahun, untuk itulah Bagus berharap di bulan berikutnya nilai tukar rupiah bisa kembali membaik agar tidak mengalami kenaikan harga. Dirinya juga menjelaskan bahwa perekonomian dalam negeri memang sedang memburuk dan bisa dikatakan merupakan yang paling rendah sejak era orde baru. Banyak perusahaan mulai merasakan dampaknya terutama bagi mereka yang masih mengimpor, jadi untuk menghindari kerugian lebih besar lagi maka menaikkan harga jual adalah satu-satunya pilihan.

Ford Focus 2015 Indonesia

Yang pasti Ford Indonesia sampai saat ini masih belum memikirkan untuk menaikkan harga kendaraannya, namun kalaupun nantinya melakukan hal tersebut maka pihaknya FMI akan mengumumkannya ke publik. Sekedar informasi hampir seluruh produk yang dimiliki oleh Ford Indonesia didatangkan dari luar seperti Thailand ataupun Amerika Serikat.

Meskipun rupiah sedang anjlok ke level terendah namun FMI yakin bisa tetap bertahan di tengah kondisi seperti saat ini dan guna meningkatkan penjualan pihaknya secara resmi membuka sembilan dealer baru yang tersebar di beberapa titik di Indonesia. Kesembilan dealer baru tersebut berada di kawasan Jakarta Selatan, Palu, Bintaro, Depok, Bumi Serpong Damai, Lampung, Pontianak, Palembang dan Bandung.

Khusus dealer baru milik FMI yang ada di kawasan BSD memiliki kapasitas cukup besar karena merupakan bangunan tiga lantai dengan luas mencapai 3.378 meter persegi dan di bangun pula di atas tanah seluas 6.325 meter persegi yang dapat menampung kapasitas servis kendaraan sebanyak 50 unit dan tersedia pula showroom untuk 10 kendaraan. Pihak Ford yang diwakili oleh Bagus Susanto mengatakan dealer-dealer baru ini akan membantu konsumen dalam segala hal sekaligus memberikan kenyamanan serta pelayanan yang terbaik karena semua dealer tersebut di bangun sesuai dengan standar desain global Ford Brand yaitu Quality, Green, Safe dan Smart.

Sementara itu Christian Abraham Gandawinata selaku Marketing Director FMI mengatakan di tahun 2015 ini ada tiga produk yang menjadi andalan Ford di Indonesia diantaranya yaitu All New Ford Everest, New Ford Ranger dan New Ford Focus. Semua unit tersebut didatangkan secara impor dari Thailand yang tentunya memiliki karakter berbeda-beda. Ketiganya juga sempat diperkenalkan di ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2015 beberapa waktu lalu dan meraih hasil cukup positif.

Untuk mobil SUV Ford Everest generasi terbaru memiliki dua tipe yaitu Trend 4×2 2.2L Duratorq TDCi AT dengan banderol Rp 560 juta lalu untuk versi Titanium Plus 4×2 2.2L Duratorq TDC-i AT dipasarkan dengan harga Rp 634 juta. Sementara itu Ford Focus yang tampil dengan bodi lebih stylish dan mengusung mesin baru berteknologi Ecoboost hadir dalam tiga varian yang dibanderol mulai dari Rp 403 juta hingga Rp 485 jutaan. terakhir yakni Ford Ranger memiliki enam warna dengan harga berkisar antara Rp 314,8 juta sampai Rp 488 juta.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here