Home Mobil Harga Mobil Toyota Bakal Naik Lagi?

Harga Mobil Toyota Bakal Naik Lagi?

866
0

OTONITY.com – Mobil Toyota Naik Harga, Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar sangat berdampak sekali bagi para pelaku industri yang ada di Indonesia. Hal itu disebabkan karena rata-rata perusahaan masih mengandalkan impor komponen guna menunjang produknya terutama di sektor industri otomotif. Tentu dengan kondisi rupiah yang saat ini sedang terjadi banyak pihak mulai mengambil langkah baru agar tidak menelan kerugian terlalu besar. Seperti yang dilakukan oleh PT Toyota Astra Motor (TAM) kabarnya bakal menaikkan harga beberapa produk andalannya dalam waktu dekat ini.

Pihak Toyota sendiri memang menyadari dengan nilai rupiah yang saat ini tembus ke angka Rp 14 ribu tentu sangat memberatkan sekali, apalagi pabrikan asal Jepang ini masih menggunakan acuan Rp 13 ribu per dolar pada harga kendaraannya. Seperti yang dijelaskan oleh Rahmat Samulo selaku Direktur Pemasaran TAM bahwa pihaknya saat ini butuh penyesuaian harga karena jika tetap mempertahankan banderol lama namun nilai rupiah terus merangkak naik maka yang menjadi korban tentu saja pihak produsen.

Samulo menyadari jika Toyota menaikkan harga jual kendaraannya dalam waktu dekat maka dapat dipastikan jua akan berpengaruh terhadap pabrikan lainnya karena hingga kini Toyota masih menjadi yang paling laris di Indonesia sehingga para merek lain di bawahnya secara otomatis turut menaikkan harga pula. Dirinya menambahkan jika situasi rupiah masih terus melemah seperti ini maka satu-satunya jalan hanya melakukan kenaikan banderol produknya, meskipun demikian Samulo masih belum bisa memutuskan berapa besaran yang nantinya akan diterapkan.

Toyota Hilux 2015

Selain itu Toyota Indonesia juga mengupayakan agar kenaikan harga barunya nanti tidak terlalu memberatkan para konsumen dan untuk itulah pihaknya akan terlebih dulu membicarakan masalah tersebut mulai dari produsen hingga pemasok dealer-dealer. Memang banyak faktor yang menyebabkan nilai tukar rupiah terhadap dolar terus membumbung tinggi. Bagi perusahaan otomotif seperti Toyota hal tersebut jelas sangat berpengaruh karena beberapa komponen kendaraannya masih didatangkan secara impor dari Jepang.

Jika dalam waktu dekat ini Toyota Astra Motor resmi menaikkan harga jual produknya tentu hal tersebut sangat disayangkan sekali mengingat PT TAM sendiri baru saja meluncurkan dua produk terbarunya yaitu Toyota Grand New Avanza dan Grand New Veloz. mobil keluarga generasi terbaru tersebut memiliki selisih harga yang cukup jauh dibandingkan dengan Avanza model 2014 sehingga jika kembali  direvisi harganya maka akan semakin menyulitkan calon konsumen.

Beberapa produk yang menjadi penyumbang besar bagi Toyota Indonesia sepertinya juga akan terkena imbasnya seperti Toyota Agya, Yaris, Fortuner dan Toyota Rush. Padahal di bulan April silam Toyota juga sudah menaikkan harga beberapa produknya dan salah satunya yaitu Agya. Mobil LCGC dengan desain elegan ini memang menjadi yang paling laris di segmennya, namun akibat kondisi rupiah terus mengalami kemerosotan memaksa kendaraan ramah lingkungan ini sudah tidak bisa lagi di sebut sebagai ‘mobil murah’.

Sebenarnya tidak hanya Toyota Indonesia saja yang berencana untuk menaikkan harga dalam waktu dekat ini namun beberapa produsen pun juga sudah mempersiapkan hal serupa dan salah satunya adalah PT Suzuki Indomobil Sales (SIS). Hal itu disampaikan sendiri oleh Davy J Tuilan selaku Deputy 4W Managing Director PT SIS yang menyebutkan bahwa setiap perusahaan otomotif memiliki strategi masing-masing dalam menghadapi permasalahan ini.

Menurutnya sangat wajar sekali jika para pelaku agen pemegang merek memilih untuk menaikkan harga setelah melihat rupiah yang tidak kunjung menurun dan malah cenderung terus merangkak naik hingga saat ini menyentuh angka Rp 14.300 per dolar. Meskipun begitu Davy sangat yakin efek seperti ini tidak akan berlangsung lama karena pemerintah telah mengeluarkan kebijakan baru.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here