Home Motor Yamaha Indonesia Mulai Naikkan Harga Akibat Rupiah Melemah

Yamaha Indonesia Mulai Naikkan Harga Akibat Rupiah Melemah

904
0

OTONITY.com – Harga Motor Yamaha Terbaru, Mata uang rupiah terhadap dolar terus mengalami keterpurukan dan bahkan di pertengahan bulan September 2015 ini sudah menyentuh angka Rp 14.500 per dolar. Tentu saja hal ini sangat berdampak sekali terhadap perekonomian dalam negeri terutama para pelaku usaha yang masih mengandalkan komponen-komponen maupun barang dari luar negeri. Secara otomatis biaya impornya pun juga ikut naik sehingga mau tidak mau para produsen harus menambah biaya ekstra. Salah satu yang mulai merasakan efek dari melemahnya rupiah adalah di sektor otomotif mengingat hampir seluruh pabrikan mengandalkan komponen untuk membuat kendaraan dari negara lain.

PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) adalah salah satu contohnya, pabrikan berlogo garpu tala ini memang membuat kendaraan roda dua di dalam negeri guna mempermudah memenuhi kebutuhan konsumennya, namun tetap saja beberapa komponen dari produknya harus memakai barang yang didatangkan langsung dari Jepang. Untuk itulah kondisi rupiah sangat berdampak sekali terhadap pengeluaran produksi sehingga PT YIMM memutuskan untuk menaikkan harga motornya.

Kabar tersebut disampaikan langsung oleh Mohammad Masykur selaku Asisten GM Pemasaran YIMM yang mengatakan bahwa rata-rata kenaikan harga kendaraannya mulai dari Rp 100 ribu sampai Rp 500 ribu saja. Namun untuk model apa saja yang mengalami kenaikan dirinya masih belum mengetahuinya. Masykur menambahkan meskipun kondisi rupiah sedang terpuruk namun produksi kendaraannya yang ada di pabrik Yamaha Indonesia tetap berjalan lancar dan tidak ada niatan untuk memutus kerja atau PHK terhadap para karyawannya, walaupun begitu pihaknya hanya memberlakukan penyesuaian jam operasional pabrik karena ada pengurangan target penjualan.

Yamaha Mio M3 2015

Dirinya memprediksi kondisi seperti ini akan tetap bertahan hingga akhir tahun 2015 mendatang sehingga untuk menjaga menumpuknya stok kendaraan di gudang maka harus ada penyesuaian waktu produksi sampai nantinya daya beli masyarakat pulih seperti sebelumnya. Sebenarnya di bulan Agustus kemarin pasar otomotif dalam negeri sedikit mengalami peningkatan dan khusus untuk sepeda motor naik mencapai 47,5 persen. Hal tersebut disebabkan adanya dua pameran otomotif sekaligus yang tentu saja dampaknya sangat positif bagi para produsen.

Meskipun demikian bukan tidak mungkin jika kondisi rupiah terus melemah maka untuk bulan-bulan berikutnya penjualan otomotif termasuk Yamaha bakal kembali menurun. Pabrikan asal Jepang ini pada bulan kemarin sukses membukukan penjualan mencapai 169.277 unit atau naik hingga 35,5 persen dari bulan sebelumnya yang hanya meraih penjualan sekitar 124.875 unit saja.

Namun tidak hanya penjualan dalam negeri saja yang mengalami kenaikan akan tetapi secara ekspor Yamaha Indonesia turut memperoleh hasil positif, di bulan Agustus pengiriman kendaraan dari YIMM ke luar negeri mencapai 17.382 unit atau naik hingga 56,9 persen dibandingkan bulan Mei yang hanya 11.079 unit.

Memang dengan kenaikan harga yang diberikan oleh Yamaha Indonesia terhadap beberapa produknya bisa cukup memberatkan para calon konsumen, apalagi biasanya setelah rupiah kembali membaik justru beberapa kendaraan yang terlanjur naik harga sulit untuk turun kembali. Beruntung bagi YIMM karena sudah memiliki banyak penggemar terutama di jajaran motor sport, tahun ini saja Yamaha Indonesia memiliki beberapa produk unggulan terbaru yang bisa dikatakan meraih hasil sukses.

Sebut saja New Yamaha V-Ixion Advance sebagai penerus versi Lightning langsung menjadi raja di segmen motor sport berkat tampilannya yang elegan, sementara itu Yamaha R15 serta R25 yang mendapatkan penyegaran baru juga tetap diminati oleh para penggemarnya. Dan terakhir YIMM secara resmi meluncurkan All New Yamaha MT-25 yang merupakan versi naked dari Yamaha R25 langsung mulai diminati dan bahkan mengalahkan motor telanjang 250 cc lainnya seperti Kawasaki Z250SL.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here