Home Motor Ini Alasan Dorna Tunjuk Indonesia Tuan Rumah MotoGP 2017-2019

Ini Alasan Dorna Tunjuk Indonesia Tuan Rumah MotoGP 2017-2019

785
0

OTONITY.com – MotoGP di Indonesia Tahun 2017, Dorna Sport selaku penyelenggara MotoGP ingin menjadikan Indonesia sebagai tuan rumah gelaran balap akbar tersebut mulai musim 2017 hingga 2019 mendatang. Lantas apa alasan pihak Dorna memilih Indonesia?

Menurut Tinton Soeprapto selaku Direktur Sirkuit Sentul mengungkapkan bahwa alasan utamanya adalah karena Indonesia dulu sudah pernah menggelar MotoGP pada musim 1996-1997. Hal tersebut juga disampaikan langsung oleh Carmelo Ezpelata yang menjabat sebagai CEO Dorna Sport, menurutnya saat itu Indonesia sukses menggelar MotoGP dengan disaksikan oleh ribuan penonton.

Tinton berharap masyarakat tanah air bisa mendukung upaya tersebut dalam melancarkan helatan paling bergengsi itu, Dirinya juga mengungkapkan untuk kedepannya bisa menggelar Formula One mengingat dulunya sirkuit Sentul pernah dipakai ajang A1 GP dan bahkan pada saat itu meraih penghargaan sebagai penyelenggara terbaik.

Balap Motor Di Sirkuit Sentul

Namun ternyata untuk menggelar kembali ajang MotoGP di Indonesia bukanlah hal yang mudah, pasalnya untuk melakukan renovasi pada sirkuit sentul saja membutuhkan dana hingga Rp 350 miliar yang sebelumnya diprediksi hanya Rp 200 miliar. Untuk itu Titon sangat berharap sekali pemerintah Indonesia bisa turun tangan dan membantu mengenai masalah dana tersebut karena nantinya yang menikmati hasilnya bukan hanya pihak Sentul saja namun juga pemerintah dan masyarakat Indonesia.

Sirkuit Sentul sendiri bakal mulai dilakukan renovasi pada akhir Desember ini dengan dimulai dari bagian fasilitas pendukung. Sedangkan untuk sirkuitnya baru akan dilakukan perombakan besar-besaran pada pertengahan tahun 2016 atau setelah musim hujan berakhir.

Tentu dengan ditunjuknya Indonesia sebagai tuan rumah MotoGP 2017 mendatang sudah pasti bakal membuat perekonomian dalam negeri kembali membaik, namun ternyata pihak pemerintah sendiri tidak hanya menargetkan gelaran MotoGP saja namun juga ingin menggelar ajang Formula One (FI) di tahun 2019.

Seperti yang disampaikan langsung oleh Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi beberapa waktu lalu yang mengungkapkan pemerintah saat ini sedang melakukan pendekatan mengenai ajang tersebut. Dirinya yakin dengan renovasi yang sesuai standar MotoGP pastinya juga akan memenuhi standar untuk FI pula.

Kendati demikian Nahrawi menyadari untuk menggelar F1 bukanlah hal yang mudah karena pihak Formula One Management (FOM) memiliki persyaratan sendiri termasuk biaya penyelenggaraan yang harus dibayar oleh panitia ke pihak FOM itu sendiri.

Jadi dapat dipastikan untuk menggelar F1 Indonesia harus menyiapkan dana yang lebih besar lagi dibandingkan dengan penyelenggaraan MotoGP. Sayangnya pemerintah hanya memberikan sedikit modal kepada pengelola Sentul dan sisa dari kekurangan tersebut diharapkan bisa diperoleh dari para sponsor yang berminat.

Balap motor menjadi salah satu olahraga yang cukup populer di tanah air selain sepak bola dan bulutangkis. Tentu saja dengan digelarnya MotoGP di Indonesia akan menarik perhatian lebih banyak penggemar balap untuk bisa menyaksikan para idolanya berlaga di depan mata.

Namun sebenarnya meskipun memiliki potensi untuk bisa menggelar balap motor sangatlah besar Indonesia sendiri ternyata belum banyak memiliki sirkuit bertaraf internasional. Tentu saja ini menjadi kendala tersendiri karena pihak Dorna Sport saat ini masih sebatas letter of Intent (LOI) saja dan belum memiliki kontrak resmi dengan Indonesia.

Sedangkan kepastian Indonesia bisa menerima kontrak baru diumumkan pada bulan februari 2016 mendatang, jadi jika pihak penyelenggara dan juga pemerintah Indonesia tidak benar-benar serius menggelar MotoGP maka kesempatan tersebut akan dicabut oleh Dorna.

Sirkuit Internasional Sentul akan dirombak secara besar-besaran termasuk desain yang turut mengalami perubahan, tidak tanggung-tanggung arsitek dari renovasi tersebut bukanlah orang sembarangan. Ia adalah Hermann Tilke yang merupakan seorang arsitek berpengalaman dalam menangani sirkuit internasional di seluruh dunia.

Sirkuit Sentul yang baru rancangan Tilke nantinya akan memiliki panjang mencapai 4,4 km dengan lebar 15 meter dan terdapat 14 tikungan, sebelumnya sirkuit yang terletak di Bogor ini hanya memiliki panjang 3,9 km saja.

Update : Sirkuit Sentul Indonesia Batal Gelar MotoGP 2017

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here