Home Motor Tips Menambal Ban Tubeless Yang Bocor

Tips Menambal Ban Tubeless Yang Bocor

2675
0

OTONITY.com – Tips Memperbaiki Ban Tubeless Yang Bocor, Ban menjadi salah satu komponen kendaraan bermotor yang sangat vital sekali fungsinya. Selain bisa digunakan untuk menyeimbangkan kendaraan ban juga berfungsi membantu kenyamanan berkendara. Namun masalahnya ban hanyalah sebuah bagian yang terbuat dari karet di isi angin sehingga sewaktu-waktu bisa mengalami kebocoran.

Tentu ini menjadi hal yang sangat menjengkelkan sekali bagi pengguna kendaraan roda dua karena sangat mengganggu perjalanan. Di Indonesia sendiri saat ini motor keluaran terbaru sudah menggunakan ban berjenis tubeless yang dianggap memiliki kualitas lebih baik dibandingkan ban biasa. Selain itu apabila terkena bocor ban tubeless tidak langsung kempes sehingga pengendara pun masih memiliki waktu untuk mengendarai motor sampai bengkel terdekat.

Namun sayangnya banyak pengendara motor yang tidak menyadari kalau sebenarnya ban tubeless juga bisa bocor, hanya saja angin yang keluar lebih lambat dibandingkan dengan ban pada umumnya. Apabila sudah mengalami kebocoran biaya untuk menambal ban tubeless ternyata jauh lebih mahal dan perlu ke bengkel tambal ban khusus. Meskipun demikian anda tidak perlu panik karena anda juga dapat menambal sendiri ban tubeless yang bocor tersebut dengan mudah dan murah tanpa harus datang ke bengkel.

Ban Tubeless

Anda cukup menyiapkan beberapa peralatan penting seperti tang, tusukan besi, cairan panas, penghalus kebocoran, pisau dan karet tambalan sisipan. Tang digunakan untuk menarik paku atau benda lainnya yang menancap di dalam ban tubeless apabila ada. Perlu di ingat cabut secara perlahan dan searah dengan posisi benda tersebut supaya tidak merobek ban lebih luas.

Setelah itu masukkan penghalus kedalam lubang yang bocor dan tarik keluar berulang-ulang selama beberapa kali agar lubang yang bocor tersebut bisa halus dan membesar supaya dapat disisipkan oleh karet tambahan. Jika sudah biarkan penghalus menempel di dalam ban beberapa menit lalu lepas kembali secara perlahan. Berikutnya gunakan cairan panas perekat untuk merekatkan bagian yang berlubang tersebut, oleskan sebanyak tiga kali hingga cairan merata kemudian masukkan karet tambala sisipan yang telah diolesi tersebut ke dalam lubang menggunakan tusukan.

Tekan kuat-kuat dan pastikan sudah terpasang dengan benar dan setelah itu cabut tusukan tersebut, biarkan karet tambalan berada di dalamnya hingga menempel sempurna dan jika sudah cukup pompa lalu lihat hasil akhirnya.

Di musim hujan seperti ini kebanyakan jalanan di perkotaan Indonesia tergenang banjir sehingga sulit untuk mengetahui kondisi aspal apakah ada benda tajam atau banyak lubang. Untuk itulah pengendara diminta selalu waspada saat melintas genangan tersebut supaya roda tidak terjerembak ke dalam lubang atau hal-hal yang tidak diinginkan lainnya.

Di pasar tanah air sendiri ban tubeless dulunya hanya populer digunakan pada beberapa model motor sport, namun dalam beberapa tahun terakhir ban tubeless lebih sering digunakan oleh para pabrikan di setiap meluncurkan produk baru. Pemilik sepeda motor yang masih memakai ban biasa dan ingin mengganti dengan ban tubeless pun kini juga tinggal datang ke bengkel roda guna dilakukan penggantian. Hanya saja harga yang ditawarkan tentu saja lebih mahal.

Perlu diakui ban tubeless memang memiliki banyak sekali kelebihan misalnya saja usia pakai lebih lama, cocok digunakan di jalanan perkotaan, tidak mudah langsung kempes saat terkena paku atau benda tajam lainnya dan masih banyak lagi kelebihan dari ban jenis ini. Meskipun demikian ban tubeless juga memiliki kekurangan yaitu tidak cocok digunakan di jalanan dengan kontur keras atau berbatu. Sebab ban tubeless tersebut memiliki karakter keras sehingga merasa kurang begitu nyaman digunakan di daerah tersebut.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here