Home Mobil Ini Cara India Batasi Kendaraan Pribadi Di Jalan Raya, Indonesia Kapan?

Ini Cara India Batasi Kendaraan Pribadi Di Jalan Raya, Indonesia Kapan?

644
0

OTONITY.com – India Batasi Mobil Pribadi Dengan Plat Ganjil Genap, Perlu diakui dari hari ke hari jumlah kendaraan baik roda dua maupun empat di jalan raya terus mengalami peningkatan. Banyak cara dilakukan oleh pemerintah di sebuah negara untuk bisa mengurai kemacetan dan juga mengurangi polusi udara yang terus memburuk. Pemerintah Kota New Delhi, India misalnya yang baru-baru ini menerapkan peraturan baru mengenai pembatasan kendaraan pribadi.

Seperti yang dilaporkan oleh media setempat bahwa pembatasan kendaraan tersebut diberlakukan dengan menerapkan atau mengelompokkan nomor genap dan nomor ganjil pada kendaraan pribadi. Aturan tersebut lebih tepatnya berlaku bagi pengendara yang melintas jalan utama kota New Delhi.

Menariknya untuk mensukseskan program ini pemerintah India bekerjasama dengan ribuan relawan dan pihak kepolisian untuk membantu dalam bersosialisasi kepada masyarakat terutama saat uji coba. Bagi pengendara yang melakukan pelanggaran akan di kenai tilang dengan denda sebesar 2.000 rupee atau jika dirupiahkan sekitar Rp 420 ribu. Peraturan ini sendiri hanya berlaku bagi pengguna kendaraan roda empat sedangkan untuk pemilik sepeda motor masih diperbolehkan melintas.

Kendati sudah disosialisasikan namun banyak masyarakat India sendiri yang mengkritik kebijakan tersebut karena dianggap kurang tepat mengingat saat ini transportasi umum di India utamanya di New Delhi masih belum cukup kuat untuk bisa menampung jumlah penduduk yang begitu banyak.

Menanggapi hal tersebut pemerintah daerah dengan cepat merespon dan berjanji untuk kedepannya akan mempersiapkan infrastruktur transportasi umum yang lebih baik lagi.

Mungkin masih ingat ketika pemerintah DKI Jakarta yang pada waktu itu di pimpin oleh Jokowi-Ahok pernah mengutarakan bakal menerapkan peraturan serupa di beberapa titik jalan di ibu kota tersebut. Namun baru sedang dalam tahap pembahasan saja sudah banyak pihak yang mengkritik rencana tersebut karena dianggap bukan solusi yang benar.

Selain moda transportasi di Jakarta yang belum banyak alasan penolakan lain dari beberapa pengamat yaitu masyarakat dikhawatirkan justru akan lebih konsumtif dengan membeli kendaraan baru sehingga nantinya memiliki dua plat nomor sekaligus.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here