Ini Alasan Ford Angkat Kaki Dari Indonesia

0

OTONITY.com – Penyebab Ford Tutup di Indonesia, PT Ford Motor Indonesia (FMI) memastikan diri hengkang dari pasar tanah air, kabar yang disampaikan langsung di situs resminya tersebut tentu saja membuat banyak pihak terkejut tidak terkecuali para pegawainya di dealer-dealer. Kendati demikian pabrikan asal Amerika Serikat ini sepertinya sudah benar-benar ingin angkat kaki dari Indonesia karena tidak mampu bersaing melawan pabrikan-pabrikan asal Jepang.

Dalam keterangan resminya Ford mengungkapkan bahwa pihaknya tidak mencapai pertumbuhan penjualan dan keuntungan terutama di negara-negara yang memiliki persaingan pasar otomotif cukup ketat seperti di Indonesia. Dengan demikian Ford menjadi pabrikan kedua asal Amerika Serikat yang keluarh dari pasar tanah air setelah sebelumnya General Motors sudah terlebih dulu hengkang sejak tahun lalu.

Bahkan Ford tidak hanya keluar dari Indonesia namun juga memutus kerja sama dengan Jepang karena alasan prospek di negara tersebut sudah tidak menarik lagi. Sementara itu Lea Kartika Indra selaku Direktur Komunikasi PT FMI mengatakan bahwa keputusan tersebut memang benar dan dalam beberapa bulan ke depan Ford akan pergi dari Indonesia.

Mobil Ford

Meskipun begitu Lea memastikan fasilitas servis dan garansi mobil masih tetap berlaku hingga sat tahun ke depan. Namun sayang dirinya tidak mengetahui seperti apa rencana Ford untuk kedepannya di Indonesia karena harus menunggu keputusan dari prinsipal. Dirinya menambahkan alasan Ford untuk mundur dari Indonesia karena dari tahun ke tahun penjualannya yang terus menurun.

Bahkan di tahun 2015 kemarin mobil Ford yang terjual di Indonesia hanya mencapai 4.986 unit saja atau mengalami penurunan hingga 58,4 persen dari tahun sebelumnya yang tembus 12.008 unit. Memang FMI selama ini dikenal sebagai salah satu pabrikan non Jepang yang rajin menghadirkan model-model terbaru.

Beberapa mobil Ford yang cukup populer di Indonesia diantaranya Everest, EcoSport, Fiesta dan Ford Focus. Sayangnya kehadiran produk-produk tersebut masih kalah jauh jika dibandingkan dengan kendaraan asal Jepang. Sedikit informasi PT FMI total memiliki 44 jaringan dealer dan servis center yang tersebar di seluruh Indonesia.

Seperti diketahui selama ini pasar otomotif khususnya roda empat dalam negeri dikuasai oleh produk-produk asal Jepang seperti Toyota, Honda, Suzuki Nissan, hingga Isuzu. Beberapa pabrikan non Jepang pun berupaya untuk ikut meramaikan pasar tanah air namun tetap saja tidak mampu menyamai para pesaingnya dari negeri matahari terbit tersebut.

Terhitung hanya ada dua merek non Jepang yang cukup diminati oleh masyarakat tanah air yaitu Hyundai dan Kia. Itupun keduanya berasal dari Korea Selatan yang notabenya juga dari Asia. Dua produk Amerik Serikat yakni Chevrolet serta Ford sudah dipastikan keluar dari Indonesia karena tidak mampu lagi bersaing. Kita lihat saja apakah merek-merek non Jepang lainnya masih bisa bertahan di tengah kondisi perekonomian yang masih belum stabil seperti saat ini.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY