Home Honda Penjualan Yamaha NMAX Jauh Tinggalkan Honda PCX Di Bulan Oktober 2016

Penjualan Yamaha NMAX Jauh Tinggalkan Honda PCX Di Bulan Oktober 2016

1638
0

OTONITY.com – Yamaha NMAX 2016 Lebih Laris Dari Honda PCX 150, Yamaha NMAX 150 layak jika disebut sebagai raja skuter bongsor di tanah air karena sejak pertama kali diluncurkan di Indonesia motor matik buatan PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) ini langsung meraih sukses besar dan bahkan menggeser Honda PCX 150 yang sudah lebih dulu hadir di pasar dalam negeri.

Persaingan kedua model ini pun bisa dikatakan sangat tidak berimbang sekali karena Yamaha NMAX diproduksi di Indonesia sehingga tidak mengherankan jika harganya cukup murah, apalagi skuter bertubuh besar ini juga sudah dibekali teknologi canggih termasuk sistem ABS, Blue Core dan speedometer full digital. Tidak ketinggalan tampang yang keren memadukan antara motor sport dengan motor matik.

Sementara itu Honda PCX 150 yang sebenarnya juga memiliki desain cukup futuristik, hanya saja produk milik PT Astra Honda Motor (AHM) ini masih didatangkan secara CBU dari Vietnam sehingga harganya pun terpaut sangat jauh dari pesaing utamanya tersebut. Hal itu tentu saja sangat berpengaruh sekali terhadap jumlah penjualan.

Yamaha NMAX Gelar Motor Terbaik 2015

Menurut data dari Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) di bulan Oktober 2016 Yamaha NMAX jauh meninggalkan pesaingnya tersebut dengan meraih angka sebanyak 13.999 unit atau naik 18,9 unit dari bulan sebelumnya yang memperoleh penjualan 11.772 unit. Sedangkan Honda PCX 150 pada bulan Oktober kemarin hanya memperoleh 343 unit saja, kendati demikian angka tersebut sedikit lebih baik dari bulan Januari yang hanya mencapai 269 unit.

Seperti diketahui Yamaha NMAX 150 memiliki dua varian yaitu Non ABS yang dibanderol hanya Rp 24 juta sedangkan untuk versi ABS mencapai Rp 27,9 juta dengan status on the road Jakarta. Sementara itu Honda PCX 150 memiliki satu varian saja dan pihak AHM melepasnya dengan harga tembus Rp 39,8 juta.

Mohammad Masykur selaku Asisten GM Pemasaran PT YIMM mengungkapkan pihaknya sangat bersyukur Yamaha NMAX masih bisa diterima dengan baik oleh masyarakat tanah air, namun dirinya tidak mau berkomentar banyak perihal kabar mengenai PT AHM yang akan menghadirkan motor matik bongsor lain bernama Honda Vorza ke pasar tanah air.

Bahkan menurut data AISI sepanjang tahun 2015 Yamaha NMAX 150 sukses terjual hingga 122.046 unit, sedangkan Honda PCX cuma sanggup terjual 3.582 unit saja. Jika melihat data yang ada memang sudah seharusnya PT AHM menghadirkan model baru atau setidaknya memproduksi sendiri Honda PCX di Indonesia agar bisa semakin bersaing dengan NMAX.

Honda PCX 150 Indonesia 2016

Menanggapi hal tersebut Margono Tanuwijaya selaku Direktur Pemasaran PT AHM mengungkapkan pihaknya belum bisa memutuskan apakah Honda PCX bisa diproduksi secara lokal atau tidak. Padahal segmen yang ditempati oleh PCX dan NMAX saat ini tengah digandrungi oleh masyaraka tanah air dengan terbukti laris manisnya produk buatan PT YIMM tersebut.

Margono sebelumnya sempat mengatakan bahwa jika Honda PCX diproduksi di Indonesia maka harganya akan tetap berada di atas Rp 30 juta, hal tersebut dikarenakan PT AHM tidak ingin menghilangkan fitur-fitur penting yang terdapat didalamnya sekaligus memberikan kepuasan konsumen yang lebih baik.

Sedangkan desas-desus mengenai kehadiran Honda Forza sempat muncul beberapa waktu lalu, sayangnya peluncuran Honda PCX 150 dengan warna baru yang baru saja dirilis oleh PT AHM beberapa waktu lalu menjadi jawaban kalau pabrikan berlogo sayap kepak tersebut belum berniat memboyong skuter bongsor untuk pasar Eropa itu.

Padahal menurut kabar Honda Forza akan dirakit sendiri di pabrik AHM yang berada di kawasan Karawang, Jawa Barat dengan spesifikasi yang lebih sesuai untuk masyarakat Indonesia karena di Eropa motor matik ini hanya memiliki mesin 125 cc saja, menariknya menurut bocoran motor terbaru milik AHM akan mengaspal di tanah air pada 2017 mendatang.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here