Home Mobil Deretan Mobil MPV Terlaris Di Indonesia Bulan Januari-Februari 2016

Deretan Mobil MPV Terlaris Di Indonesia Bulan Januari-Februari 2016

2225
0

OTONITY.com – Mobil MPV Terlaris Januari Sampai Februari 2016, Pasar otomotif roda empat di Indonesia masih dikuasai oleh segmen kendaraan multi guna atau biasa dikenal dengan MPV. Meskipun saat ini sudah berdatangan produk-produk Low SUV baru yang mulai mengancam namun MPV masih tetap berjaya setidaknya hingga dua bulan di awal tahun 2016 ini.

Namun bisa dikatakan tahun ini mobil MPV sedang mengalami keterpurukan yang cukup drastis, seperti yang terlihat dari data wholesales Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO) yang menerangkan penjualan pada Januari sampai Februari 2016 hanya mencapai 38.678 unit saja atau turun sekitar 19,4 persen dari periode yang sama di tahun lalu dengan meraih penjualan 48.035 unit.

Kendati demikian Toyota Avanza masih menjadi mobil sejuta umat paling laris di Indonesia lalu di susul Honda Mobilio, Suzuki Ertiga Daihatsu Xenia, Suzuki APV, Daihatsu Luxio Mazda VX-1, Chevrolet Spin dan Nissan Evalia. Tercatat sepanjang Januari-Februari 2016 Avanza sukses terjual hingga 18.242 unit sekaligus mempertahankan posisinya sebagai model yang paling laris.

Toyota Avanza Veloz 2016

Sebenarnya angka dari penjualan Toyota Avanza tersebut turun jauh ketimbang periode sebelumnya dimana pada Januari-Februari 2016 mobil MPV andalan PT Toyota Astra Motor (TAM) ini mampu terjual hingga 24.524 unit. Sedangkan Honda Mobilio yang berada di urutan kedua juga ikut turun yaitu hanya memperoleh 6.729 unit, sedangkan pada tahun lalu mampu terjual sebanyak 8,706 unit.

Berikutnya ada Suzuki Ertiga yang baru saja mendapat penyegaran justru mengalami kenaikan penjualan hingga 16,8 persen, jika tahun lalu di bulan Januari-Februari hanya terjual sebanyak 5.305 unit maka di tahun ini pada periode yang sama andalan PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) tersebut sukses terjual hingga 6.380 unit. Hal tersebut tidak terlepas dari kehadiran Suzuki Ertiga Dreza yang diluncurkan beberapa waktu lalu.

Di bawahnya ada Daihatsu Xenia dengan memperoleh penjualan 5.546 unit di dua bulan awal tahun 2016 atau tercatat mengalami penurunan sekitar 12,8 persen dari tahun lalu yang mencapai 6.366 unit. Mobil MPV lain yakni Suzuki APV juga ikut turun mencapai 21,4 persen dimana pada 2015 silam sukses terjual 1.495 unit namun kali ini hanya berhasil terjual 1.175 unit saja.

Berikutnya ada Daihatsu Luxio yang menariknya mengalami kenaikan penjualan sekitar 7 persen. Tahun lalu mobil MPV bongsor ini terjual 487 unit saja sedangkan pada Januari-Februari 2016 sukses menembus perolehan 524 unit. Di bawahnya ada Mazda VX-1 yang merupakan kembaran Suzuki Ertiga hanya mampu terjual 5 unit saja atau tidak jauh berbeda dengan tahun lalu yang memperoleh penjualan 7 unit.

Lebih parah lagi terjadi pada Chevrolet Spin yang hingga dua bulan di awal tahun 2016 tidak terdapat penjualan sama sekali. Hal tersebut terjadi karena PT General Motors (GM) Indonesia selaku agen resmi merek Chevrolet di tanah air secara resmi menghentikan produksi mobil keluarga tersebut di Indonesia. Padahal tahun lalu sebelum berita tersebut mencuat Chevrolet Spin sukses membukukan angka penjualan hingga 1.142 unit.

Banyak faktor yang menyebabkan penjualan kendaraan roda empat mengalami penurunan, salah satunya yaitu kondisi perekonomian dalam negeri yang belum begitu stabil mengingat nilai tukar rupiah masih berada di level Rp 13.000 per dolar. Beberapa pabrikan pun berusaha untuk kembali meningkatkan gairah konsumen dengan menghadirkan penyegaran-penyegaran baru seperti yang dilakukan oleh PT Honda Prospect Motor (HPM) melalui Honda Mobilio.

Selain itu faktor lain yang mengakibatkan penjualan mobil MPV menurun yaitu semakin meningkatnya segmen Low SUV yang terus mengalami pertumbuhan sejak beberapa bulan lalu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here