Home Motor Motor Matik Yamaha Xeon Indonesia Segera Berhenti Produksi?

Yamaha Xeon Indonesia Segera Berhenti Produksi?

859
0

OTONITY.com – Motor Yamaha Xeon 125 2016 Tidak Diproduksi Lagi, PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) selaku agen pemegang merek resmi motor Yamaha di pasar tanah air masih akan tetap mengandalkan segmen skuter di tahun 2016 ini. pabrikan berlogo garpu tala ini secara resmi juga meluncurkan motor matik terbaru bernama Yamaha Aerox 125LC pada awal tahun.

Namun kehadiran produk baru tersebut harus mengorbankan salah satu model yang sebelumnya lebih dulu mengaspal yaitu Yamaha Xeon, menurut informasi PT YIMM berencana akan menyuntik mati atau menghentikan produksi dari motor matik tersebut. Seperti yang dikutip oleh otomotif Viva bahwa sampai saat ini ketersediaan Yamaha Xeon di diler menjadi sangat jarang dan meskipun masih dijual para calon konsumen pun harus rela inden dangan waktu cukup lama karena unitnya memang terbatas.

Sementara itu Mohammad Masykur selaku Asisstant General Manager Marketing PT YIMM menjelaskan pihaknya akan lebih konsentrasi pada penjualan Yamaha Aerox 125LC namun dirinya belum mengetahui secara pasti kapan Yamaha Xeon akan dihentikan produksinya. Perlu diketahui Yamaha Aerox 125LC merupakan produk terbaru dari PT YIMM dengan mengusung tampilan lebih sporty dan elegan.

Motor matik ini memiliki desain lebih atraktif dan berkelas yang didukung dengan mesin berkapasitas 125 cc, namun karena pihak Yamaha lebih mengedepankan kecepatan serta akselerasi maka di sektor dapur pacunya skuter ini tidak dibekali dengan teknologi injeksi seperti produk-produk motor matik lain milik Yamaha Indonesia.

Saat diluncurkan di sirkuit Internasional Sentul, Bogor, Jawa Barat beberapa waktu lalu pihak YIMM mengumumkan harga motor ini mencapai Rp 18,2 juta berstatus on the road Jakarta. Berbekal teknologi yang dirancang seperti MotoGP tidak mengherankan saat dilakukan pengetesan Yamaha Aerox 125LC bisa berlari hingga kecepatan 97 km/jam.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here