Home Mobil Mobil Niaga Mobil Suzuki Bisa Dibawa Pulang Cukup DP Rp 8 Jutaan Jelang Ramadhan

Mobil Suzuki Bisa Dibawa Pulang Cukup DP Rp 8 Jutaan Jelang Ramadhan

934
0

OTONITY.com – Mobil Pick Up Suzuki 2016 DP Murah, Memasuki bulan Ramadhan yang segera berlangsung dalam waktu dekat ini PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) kembali menggelar program menarik bagi para pelanggannya melalui agenda bertajuk ‘Tripl3Bonus’. Dalam program tersebut konsumen bisa mendapatkan banyak sekali keuntungan mulai dari uang muka ringan hingga down payment mencapai Rp 8 jutaan. Tidak Cuma itu saja bahkan konsumen juga bisa membawa pulang satu unit mobil pikap Suzuki.

PT SIS menggelar program ‘Tripl3Bonus’ tersebut hingga tanggal 30 Juni 2016 mendatang dengan tujuan memberikan kemudahan dan juga keringanan bagi para calon pembeli mobil Suzuki dalam memiliki kendaraan komersial. Tentu saja target utama bagi pabrikan asal Jepang ini yaitu para pelaku wirausaha yang membutuhkan kendaraan untuk angkut barang. Untuk itulah pihak Suzuki Indonesia menawarkan program menarik bagi yang ingin membeli mobil pikap mereka seperti Suzuki Carry dan Mega Carry.

Suzuki Carry 2016 Pikap

Seperti yang diungkapkan oleh Makmur selaku Sales Director PT SIS bahwa ‘Tripl3Bonus’ merupakan program penjualan tahunan yang dilakukan oleh Suzuki Indonesia untuk memberikan kemudahan bari para usahawan guna mempermudah kegiatan operasional. Konsumen bisa mendapatkan mobil pikap Suzuki cukup dengan memberikan uang muka atau DP Rp 8 jutaan saja, tidak cuma itu saja PT SIS juga menawarkan cicilan menarik dan biaya administrasi murah.

Penjualan mobil komersial Suzuki pada bulan tahun 2016 ini terbilang cukup memuaskan meskipun pasar otomotif nasional masih belum kondusif. Kendati demikian PT SIS yakin produk-produk pikap tetap akan digemari oleh masyarakat mengingat semakin pesatnya perkembangan wirausaha di tanah air. Tahun ini terhitung bulan Januari-April 2016 Suzuki berhasil menguasai market share mencapai 42,5 persen untuk pasar pikap atau naik 1,9 persen dari tahun lalu di periode yang sama yaitu 40,6 persen di tahun 2015.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here