Home Motor Motor Injeksi Dilarang Kehabisan Bensin? Ini Penjelasannya

Motor Injeksi Dilarang Kehabisan Bensin? Ini Penjelasannya

807
0

OTONITY.com – Motor Injeksi Tidak Boleh Habis Bensin, Perkembangan teknologi mulai merambah dunia otomotif dalam negeri sejak satu dekade terakhir, khusus di segmen kendaraan bermotor roda dua para pabrikan kini memakai teknologi injeksi pada produknya karena diklaim jauh lebih hemat bahan bakar dan juga ramah lingkungan dibandingkan dengan menggunakan mesin karburator. Bahkan sekarang sudah tidak ada lagi pabrik motor di Indonesia yang mengeluarkan produk karburator, terakhir Suzuki Satria F150 yang sebelumnya selalu mempertahankan mesin karburator kini juga sudah beralih ke teknologi injeksi.

Karena teknologi injeksi dianggap lebih canggih tentu saja secara sistem kerja juga berbeda, bahkan ada pula informasi yang beredar di masyarakat bahwa mesin injeksi dilarang kehabisan bahan bakar. Benarkah demikian? Seperti yang disampaikan oleh Muhammad Abdul Wakhid selaku kepala mekanik AHASS CMM bahwa ternyata ungkapan tersebut memang benar.

Abdul menjelaskan bahwa bahan bakar menjadi penyuplai utama tenaga pada sepeda motor dan apabila sampai habis atau kosong maka bisa merusak pompa bahan bakar, dirinya menambahkan sebenarnya bukan untuk motor injeksi saja akan tetapi motor karburator juga bisa mengalami hal yang sama, namun cara penanganannya yang berbeda dan untuk injeksi harus dibawa ke bengkel resmi untuk dilakukan penanganan.

Perbaikan Motor Injeksi

Lebih lanjut Abdul mengungkapkan sistem injeksi menggunakan pompa yang berbentuk dinamo membutuhkan pendinginan melalui bahan bakar, jadi ketika bahan bakar habis maka pompa tersebut akan bekerja lebih berat dan bila terjadi terus menerus maka bisa mengakibatkan kerusakan fatal.

“Karena sistem injeksi itu penyuplai bahan bakar ke mesin dengan menggunakan pompa dan itu berbentuk dinamo jadi membutuhkan pendinginan, pendinginan itu sendiri didinginkan oleh bahan bakar, jadi pada saat volume bahan bakar sudah kosong pastinya dari pompanya jadi bekerja lebih berat karena tidak ada pendinginnya. Kerusakan bisa terjadi di pompa bahan bakar karena pada saat bahan bakar kurang, umur dari pompa bahan bakar berkurang juga,” jelas Abdul.

Disarankan untuk pemilik sepeda motor injeksi baik itu matik, bebek atau motor sport selalu mengisi bahan bakar ketika tanda jarum atau tanda bahan bakar ingin habis, untuk yang sering bepergian jarak jauh harus bisa memprediksi kemungkinan kehabisan BBM dan juga jarak SPBU selanjutnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here