Home Motor Bahaya Pakai Jas Hujan Plonco

Bahaya Pakai Jas Hujan Plonco

433
0

OTONITY.com – Bahaya Pakai Jas Hujan Kelelawar, Beberapa wilayah di Indonesia sudah memasuki musim hujan, khusus bagi para pengendara sepeda motor diharapkan mempersiapkan diri dengan berbagai perlengkapan salah satunya yaitu jas hujan khusus. Di pasaran Indonesia sendiri ada dua macam jas hujan yang dijual yaitu model seperti baju pada umumnya dan ada juga jas model plonco yang mirip seperti kelelawar. Keduanya memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing yang tentu saja menjadi pertimbangan para bikers.

Untuk jenis jas hujan model baju dianggap lebih aman dan nyaman digunakan, hanya saja secara harga memang lebih mahal namun jas inilah yang disarankan oleh pihak kepolisian. Seperti halnya yang disampaikan oleh Marcell Kurniawan selaku Training Director The Real Driving Center bahwa pengguna sepeda motor sangat tidak dianjurkan menggunakan jas hujan model plonco atau kelelawar, pasalnya jas model ini bisa membahayakan diri sendiri ataupun pengguna jalan lainnya.

Jas Hujan Ponco Berbahaya

Bahaya yang dimaksud tersebut adalah jas hujan plonco memiliki bentuk yang panjang dan berpotensi masuk ke dalam rantai motor atau bisa juga tersangkut ranting pohon. Jika jas tersebut sampai masuk ke ban belakang. Pengendara dikhawatirkan akan terjatuh dan bahkan bisa tercekik sehingga membahayakan dirinya sendiri ataupun pengendara lain yang berada dibelakangnya. Dirinya menambahkan lebih baik masyarakat pengguna motor yang ingin tetap melanjutkan perjalanan saat hujan turun sebaiknya menggunakan jas hujan model baju karena lebih praktis dan aman ketika digunakan. Selain itu kini sudah banyak yang memiliki desain menarik sehingga membuat pemakainya terlihat lebih stylish.

Sementara itu dari pihak kepolisian sendiri melalui akun twitter pribadinya yaitu @ TMCPoldaMetro tengah gencar memberikan sosialisasi mengenai bahaya jas hujan ponco. Meskipun tidak disarankan namun kepolisian juga tidak mencegah peredaran ataupun pembuatan dari jas hujan tersebut karena masih belum ada peraturan yang pasti. Walaupun demikian tentunya ini menjadi kesadaran masing-masing bagi masyarakat Indonesia untuk bisa aman dan nyaman selama berkendara.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here