Peluang Juara Rossi Juara Dunia MotoGP 2016 Hampir Mustahil

0

FOTONITY.com – Kesempatan Rossi Juara Dunia MotoGP, peluang Valentino Rossi untuk meraih gelar juara dunia di musim 2016 ini semakin menipis setelah di GP Aragon pebalap Yamaha Movistar tersebut hanya mampu finish diurutan ketiga atau dibelakang dua pesaing utamanya yaitu Marc Marquez dan Jorge Lorenzo. Rossi mengakui dengan selisih 52 poin sangat sulit bagi dirinya untuk bisa meraih gelar juara dunia. Apalagi performanya di musim ini masih belum memuaskan dan bahkan lebih sering keluar dari tiga besar.

“Sudah sangat sulit dengan 43 poin dan sekarang lebih sulit lagi dengan 52 poin. Saya tidak mau berpikir tentang kejuaraan, kami hanya perlu bekerja, tetap konsentrasi dan dalam tiga pekan kami harus balapan di luar negeri dan di sirkuit-sirkuit itu selalu saya suka dan biasanya motor kami kuat di sana, jadi kami harus bertarung dan mencoba berada di podium dan terutama berusaha bertarung untuk menang,” ungkap Rossi selepas balapan di GP Aragon.

rossi-motogp-2016-aragon

Dengan hanya menyisakan empat seri lagi sebenarnya peluang Rossi masih belum tertutup, jika berhasil menang di empat seri tersebut maka Rossi bisa mengumpulkan 200 poin, namun tentu saja hal itu bukan perkara mudah karena Marquez dan juga Lorenzo sudah pasti akan bekerja lebih keras. Dari empat seri tersebut tiga diantaranya akan berlangsung di Asia yaitu di Jepang, Australia dan Malaysia. Sedangkan seri penutup bakal tetap digelar di GP Valencia, Spanyol bulan November mendatang.

Rossi menambahkan dalam beberapa tahun terakhir Yamaha bukan lagi tim yang superior karena para pesaingnya sudah mulai berkembang seperti Honda, Ducati dan bahkan pendatang baru Suzuki dapat meraih podium dengan pebalap muda berbakat yang mereka miliki yaitu Vinales. Sedangkan di GP Aragon tersebut Rossi sebenarnya memiliki peluang yang besar untuk naik podium pertama, namun menjelang lap-lap akhir Motor Yamaha M1 milik Rossi mulai melambat hingga akhirnya bisa disusul oleh Marquez dan Lorenzo.

Menurutnya di GP Aragon tersebut kesalahan paling fatal yang ia lakukan ada di dua lap akhir di tikungan 11, “Saya mengerem tetapi saya sedikit terlalu cepat jadi itu terlalu berbahaya dan saya putuskan untuk memotong tikungan dan melebar karena jika tidak, kami bisa tabrakan dan berbuah malapetaka,” ungkapnya. Mau tidak mau Rossi harus berjuang sekuat tenaga di musim motogp 2017 mendatang untuk memenuhi ambisinya untuk juara dunia 10 kali, mengingat usia Rossi sendiri sudah mendekati masa pensiun untuk menjadi pembalap motogp yang membutuhkan stamina dan fisik yang prima. Berikut jadwal terbaru motogp 2017 bisa dilihat pada update artikel berikut ini.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY