Home Mobil Mobil Niaga Sudah 35 Tahun Hino Tumbuh Bersama di Indonesia

Sudah 35 Tahun Hino Tumbuh Bersama di Indonesia

196
0

OTONITY.com – Tidak terasa pabrikan truk asal Jepang, Hino telah 35 tahun lamanya menjejakkan kaki di bisnis otomotif kendaraan niaga di Tanah Air. Merayakan 35 tahun kehadirannya di Indonesia, PT Hino Motors Sales Indonesi mengusung tema “35 tahun Hino Tumbuh Bersama Indonesia” untuk booth-nya di pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show 2017 yang berlangsung di ICE, BSD, Tangerang, 10 hingga 20 Agustus 2017.

Dalam kurung 35 tahun di Indonesia, Hino turut serta membangun negeri melalui penyediaan moda transportasi masyarakat dan juga barang. Selama 35 tahun kehadirannya di Indonesia, Hino telah menghadirkan 160 varian kendaraan yang siap membantu kebutuhan pebisnis yang didukung 161 jaringan penjualan, 308 bengkel dan lebih dari 2.976 toko suku cadang yang tersebar di seluruh Indonesia.

Untuk melayani permintaan pasar di dalam negeri dan luar negeri, Hino sudah memiliki pabrik perakitan truk dan bus yang modern di Jawa Barat.

“Hino memberikan nilai lebih bagi konsumen, dengan aktivitas Total Support yang fokus pada pengembangan berkelanjutan. Hino terus memberikan produk terbaik dalam 35 tahun di Indonesia berdasaran QDR (Quality, Durability dan Reliability) dan layanan purna jual yang prima yang membuat bisnis konsumen lebih murah,” ungkap Hiroo Kayanoki selaku Presiden Direktur HMSI.

“Kami berterima kasih kepada seluruh pelanggan setia kami di Indonesia, karena berkat mereka semua Hino dapat tubuh dan berkembanga selama 35 tahun di negeri ini,” kata Hiroo Kayanoki.

Menghadapi tantangan di tahun 2017 ini, Hino akan jaringan penjualan lebih dari 170 outlet. Untuk meningkatkan pelayanan dan menjamin ketersediaan spare part bagi konsumen, jumlah toko suku cadang menjadi 3.073.

Dengan penambahan outlet, layanan purna jual serta berbagai produk baru seperti New Ranger, Hino menargetkan peningkatan penjualan kelas medium duty truck sebanyak 14 ribu unit dengan pangsa pasar hingga 65 persen. Sedangkan segmen light duty truck ditargetkan terjual sebesar 14 ribu unit dengan pangsa pasar 25 persen. Dengan total penjualan tahun 2017 mencapai 28 ribu unit untuk segmen medium dan light duty truck.

“Tahun ini kami optimis bisa lebih baik, karena beberapa indikator ekonomi menunjukan tren positif, termasuk juga saat ini adanya pemerataan pembangunan infrastruktur diluar pulau jawa tentunya ini akan berdampak positif bagi penjualan kami,” terang Santiko Wardoyo, Direktur Penjualan dan Promosi HMSI dalam keterangan resminya.

“Kondisi keamanan negara dan kurs mata uang yang cukup stabil dan terjaga, harga komoditas pun mulai membaik hal inilah yang membuat kita percaya 2017 industri kendaraan komersil kembali bergairah terlebih lagi pemerintah juga aktif untuk menjaga dan meningkatkan daya beli masyarakat”, tambah Santiko.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here