Home Isuzu Isuzu Panther Di Indonesia Dari Masa Ke Masa

Isuzu Panther Di Indonesia Dari Masa Ke Masa

4490
0

OTONITY.com – Isuzu Panther Indonesia. Mobil keluarga yang termasuk dalam kategori MPV (Multi Purpose Vehicle) dengan menggendong mesin diesel ini memang sangat populer di Indonesia era tahun 90’an hingga tahun 2000’an. Isuzu Panther di tanah air bersaing ketat dengan Toyota Kijang yang memiliki kesamaan desain. Toyota Kijang sendiri saat ini sudah bertranformasi menjadi Kijang Innova dengan desain yang lebih modern dengan teknologi yang lebih canggih.

Kelebihan Isuzu Panther ini adalah memiliki mesin yang mudah dirawat, bandel dan kuat untuk medan tanjakan karena memiliki torsi yang besar. Kemudian dengan mesin injeksi membuatnya lebih irit bahan bakar. Isuzu Panther dengan slogan ‘Rajanya Diesel’ memang dibuktikan dengan menghadirkan kendaraan bermesin diesel berkualitas. Pabrikan Isuzu sendiri memiliki background sebagai produsen mesin diesel yang menyediakan untuk truk, traktor, kapal dan peralatan berat lainnya. Selain untuk mesin mobilnya sendiri, Isuzu juga memproduksi mesin diesel yang digunakan untuk mobil pabrikan Holden dan Chevrolet.

Kelebihan mobil Isuzu Panter lainnya adalah mampu mengakomodasi banyak penumpang dengan total 9 orang dewasa termasuk supir. Jadi, sangat cocok dengan karakteristik orang Indonesia yang mementingkan kenyamanan dan kapasitas mobil dalam memilih mobil. Oleh karena itulah mobil ini dapat bertahan sampai sekarang dan tetap menjadi pilihan banyak keluarga di Indonesia yang membutuhkan mobil.

Isuzu Panter diproduksi pertama kali pada tahun 1991. Sampai saat ini Isuzu Panter terhitung sudah memiliki 4 generasi dengan beberapa perbaikan fitur pada setiap generasinya. Generasi Isuzu Panter pertama hadir pada periode tahun 1991-1996, kemudian berlanjut pada generasi kedua pada tahun 1996-2000, generasi ketiga pada tahun 2000-2005 dan generasi terakhir yaitu keempat pada tahun 2005 hingga sekarang.

Isuzu Panther Generasi Pertama

Dengan kode produksi TBR-52 mobil ini hadir di Indonesia pada tahun 1991-1996. Memiliki mesin berkapasitas 2238 cc OHV sudah mengaplikasikan teknologi indirect injection dapat mengeluarkan tenaga hingga 58 DK / 4.500 rpm. Panther generasi pertama ini memiliki 4 varian yaitu Standart (tipe terendah), Royale, Total Assy (tipe menengah) dan Hi Grade (tipe paling tinggi).

Isuzu Panther Generasi Kedua

Pada generasi kedua ini dilakukan beberapa penyempurnaan dari generasi pertama yaitu untuk kapasitas mesin dan desain bodi yang lebih dinamis dengan sudut membulat tidak lagi kotak. Dengan kapasitas mesin 2.500 cc OHV direct injection ini dapat mengeluarkan tenaga lebih besar dari generasi pendahulunya yaitu sebesar 86 DK / 3.900 rpm. Bisa dilihat tenaga yang dikeluarkan Panther generasi kedua tersebut lebih besar tetapi putaran mesin berkurang. Artinya adalah putaran mesin tidak sampai meraung tapi dapat mengeluarkan tenaga yang lebih besar.

Isuzu Panther generasi kedua ini memiliki lebih banyak varian yaitu tipe Standar (tipe terendah), Deluxe (1996-1998), Royal (1996-1998), Grand Royal (1996-1997), New Royal (1997-2001), Hi sporty (1996-2000), Hi-grade (1996-1997), dan New Hi-grade ( 1997-2001) yang merupakan tipe paling tinggi.

Bisa dibilang pada generasi kedua Isuzu Panther ini adalah masa keemasan, karena pada waktu itu Isuzu Panther memiliki fitur dan teknologi paling baik di kelasnya dengan harga tetap bersaing. Jadi tidak mengherangkan jika masih banyak yang meminati mobil Panther generasi kedua ini, sehingga harga jualnya masih tinggi untuk sekelas mobil bekas tahun 90’an.

Isuzu Panther Generasi Ketiga

Panther generasi ketiga ini sudah diperkenalkan sebelum generasi kedua tidak lagi diproduksi kembali yaitu sekitar tahun 2000. Pada generasi ini Panther tidak banyak mengalami perubahan dari bagian mesin karena Isuzu masih percaya akan kehandalan dari mesin yang digunakan untuk generasi kedua dengan kode 4JA1 berkapasitas 2500cc OHV direct injection. Tetapi pada bagian bodi mobil terlihat perubahan yang cukup mencolok dengan meninggalkan desain kotak (boxy). Pada generasi ketiga ini dibuat lebih membulat sehingga lebih modern dan manis. Hal tersebut bisa dilihat pada bagian headlamp dan grille depan.

Untuk varian pada generasi ketiga ini Panther menyediakan 8 tipe yaitu SM (smart short), LM (smart long), SV, LV, SS, LS, Touring, dan Grand Touring. Kedelapan tipe tersebut diurutkan dari tipe paling rendah hingga tipe paling tinggi.

Memasuki tahun 2000 ini sepertinya kedigdayaan Isuzu Panther sudah mulai tergerus dengan kehadiran Toyota Avanza dan Daihatsu Xenia yang menawarkan desain lebih bagus meskipun tidak bisa dibilang lebih kokoh dari Isuzu Panther. Tetapi pada saat itu mesin diesel sudah mulai ditinggalkan dan beralih ke mesin bensin dikarenakan memiliki asap yang hitam pekat dan tidak ramah lingkungan. Terlebih lagi menyimak pendapat beberapa konsumen mobil Panther yang menyebutkan bahwa generasi ketiga ini tidaklah setangguh generasi kedua.

Isuzu Panther Generasi Keempat

Masih ingin mempertahankan eksistensinya dalam segmen mobil MPV, Isuzu Panther terus melakukan perbaikan untuk mendapatkan tempat di hati konsumen mobil Indonesia. Kemudian lahirlah generasi terakhir dari Isuzu Panther yaitu generasi keempat sebagai perubahan atau facelift dari generasi ketiga yang sudah dihentikan produksinya pada tahun 2005. Pada generasi terakhir ini dilakukan perombakan pada bagian mesin agar lebih ramah lingkungan mengikuti standar EURO 3.

Tidak hanya mesin saja yang mendapatkan perubahan, tetapi juga desain eksterior dan interior yang lebih modern. Panther generasi keempat ini menyediakan 7 varian dari tipe paling rendah hingga paling tinggi yaitu: Smart FF, Smart, LV FF, LV, LS Turbo, Touring, dan Grand Touring.

Baca juga:

Menurut isu yang berkembang, saat ini pihak Isuzu sedang mempersiapkan varian terbaru untuk meneruskan tongkat estafet dari Isuzu Panther sebagai mobil legendaris di Indonesia yaitu Isuzu Mux. Tetapi pihak Isuzu belum memberikan keterangan resmi apakah Isuzu Mu-x memang benar-benar sebagai penerus Isuzu Panther yang memiliki sejarah panjang di Indonesia. Kita tunggu saja sambil berharap Isuzu Panther mendapatkan penerus yang melegenda seperti para pendahulunya!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here