Home Mobil Cara Mengajukan Prosedur Klaim Asuransi Kendaraan Bermotor

Cara Mengajukan Prosedur Klaim Asuransi Kendaraan Bermotor

2783
0

OTONITY.com – Cara Mengajukan Klaim Asuransi Mobil atau Motor. Sebagian orang yang memiliki mobil mengesampingkan pentingnya asuransi karena biasanya mereka tidak mau ribet berurusan dengan pihak kepolisian ataupun pihak asuransi. Namun, mengajukan klaim asuransi mobil atau motor adalah hak pemilik kendaraan apabila terjadi kehilangan, bencana atau kecelakaan. Beberapa penyebab tersebut sudah ada dalam peraturan yang tercantum dalam butir-butir yang bisa diajukan kepada perusahaan asuransi. Bagi Anda yang memiliki mobil baru, mengasuransikan mobil merupakan sebuah hal yang wajib karena mobil baru sangat rawat pencurian dan mudah tergores. Jadi, jangan ambil resiko!

Perlu diketahui bahwa jenis asuransi mobil itu ada 3, yaitu:

  1. Comprehensive, jenis asuransi menyeluruh yang menanggung kerugian berupa kerusakan total yang terjadi pada kendaraan. Bila dilakukan penambahan premi maka jenis asuransi ini dapat menanggung semua resiko yang diakibatkan oleh bencana alam, huru hara dan sebagainya.
  2. Total Loss Only, jenis asuransi ini menanggung kehilangan kendaraan yang diakibatkan oleh pencurian dan bukan hal lainnya seperti penyalahgunaan atau penggelapan mobil. Total Loss Only ini dapat mengganti kerugian hingga 75% dari harga mobil tersebut saat masih belum mengalai kecelakaan/kerusakan.
  3. Kombinasi, bagi anda yang menginginkan asuransi yang lengkap sebaiknya memilih jenis asuransi yang terakhir ini karena gabungan dari Comprehensive dan Total Loss Only. Namun jenis kombinasi ini biasanya hanya digunakan untuk pertanggung jawaban pada tahun pertama. Jika memasuki tahun kedua dan seterusnya kembali menggunakan jenis asuransi Total Loss Only atau Comprehensive.

Asuransi Mobil

Berikut ini adalah beberapa langkah untuk mengajukan proses klaim asuransi mobil yang disebabkan oleh kecelakaan dan kehilangan.

Untuk mendapatkan klaim asuransi mobil hilang atau kerugian sebesar 75% dari harga beli kendaraan. Hal yang perlu dilakukan adalah sebagai berikut:

  • Melaporkan kasus klaim ke perusahaan penyelenggara asuransi dengan jangka waktu selambat-lambatnya 72 jam (3 hari) setelah kejadian baik secara lisan maupun tertulis.
  • Melampirkan surat tanda penerima laporan dari kepolisian setempat.
  • Melampirkan STNK asli kendaraan.
  • Menyerahkan kunci kontak asli dan duplikat.
  • Fotocopy SIM pengemudi dan KTP tertanggung.
  • Mengisi formulir klaim kendaraan bermotor dari perusahaan asuransi.
  • Buku KIR.
  • Surat Keterangan dari pihak Markas Besar Kepolisian propinsi setempat dimana kendaraan tersebut hilang.
  • Surat blokir (khusus untuk kasus mobil hilang)

Jika mobil tersebut dibayar secara kredit maka pihak pemberi kredit akan melengkapi dengan beberapa dokumen di bawah ini:

  • BPKB kendaraan asli
  • Blangko kwitansi atas nama di BPKB
  • Faktur pembelian asli
  • Polis asli/surat keterangan penutupan asuransi mobil atau motor

Berikut ini adalah beberapa langkah untuk mengajukan proses klaim asuransi mobil yang disebabkan kerusakan parsial kurang dari 75%, cara mengajukannya adalah sebagai berikut:

  • Melaporkan kasus klaim ke perusahaan penyelenggara asuransi dengan jangka waktu selambat-lambatnya 72 jam (3 hari) setelah kejadian baik secara lisan maupun tertulis melalui surat atau fax.
  • Melampirkan fotokopi STNK kendaraan.
  • Melampirkan Fotocopy SIM pengemudi saat kecelakaan terjadi.
  • Melampirkan KTP tertanggung.
  • Mengisi formulir klaim kendaraan bermotor dari perusahaan asuransi secara lengkap dan benar.
  • Buku KIR.
  • Surat tanda penerimaan laporan dari kepolisian setempat apabila kerusakan pada mesin cukup parah atau kerugian karena pencurian seperti dashboard, tape mobil, spion dan lain-lain atau kerusakan yang terjadi akibat kejahatan orang.
  • Surat tuntutan dari pihak ketiga dalam hal kerugian atau kerusakan melibatkan pihak ketiga.

Sebagian besar perusahaan asuransi mobil menggunakan langkah-langkah yang disebutkan di atas. Mungkin perbedaan langkah-langkah prosedur klaim asuransi di atas bisa saja terjadi karena setiap perusahaan asuransi memiliki cara dan persyaratan yang berbeda.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here