Home Hyundai Mobil Masa Depan Hyundai Gunakan ‘Kotoran’ Sebagai Bahan Bakar

Mobil Masa Depan Hyundai Gunakan ‘Kotoran’ Sebagai Bahan Bakar

1579
0

OTONITY.com – Mobil Hyundai Tucson Dengan Bahan Bakar ‘Kotoran’. Seiring perkembangan zaman cadangan minyak di bumi ini akan terus menipis dan tidak menutup kemungkinan kalau suatu saat nanti cadangan minyak tersebut akan habis. Guna mengantisipasi hal yang tidak diinginkan, para peneliti pun melakukan penelitian untuk mencari alternatif bahan bakar kendaraan.

Setelah mobil Hybrid, kini mobil listrik pun terus dikembangkan, namun mobil listrik pun juga ada kelemahan, yakni pengisiannya yang memakan waktu cukup lama. Dan sekarang ini para ilmuan pun sedang mengembangkan alternatif bahan bakar yang berasal dari “kotoran”. Yang pasti bukan sembarang kotoran yang akan digunakan, kotoran inipun nantinya juga akan melalui proses pengolahan terlebih dahulu sebelum dipasarkan ke konsumen.

Mobil Hyundai tipe Tucson dipilih untuk mencoba teknologi terbaru berbahan bakar kotoran ini dan sudah siap di dipasarkan, namun masih menggunakan metode penyewaan terlebih dahulu. Bagi yang berminat menyewa akan dikenakan uang sewa sebesar US$3.000 atau sebesar Rp 36 juta rupiah. Dan nantinya setiap bulannya akan dikenai biaya sebesar US$500 atau bila dirupiahkan sebesar Rp 6 juta rupiah.

Kotoran yang akan digunakan telah melalui pengujian yang ketat terlebih dahulu dari pihak Hyundai Korea. Kotoran sebelumnya dipadatkan lalu dipisahkan dari air dengan bantuan mikroba yang kemudian akan berubah menjadi metana dan CO2. Proses selanjutnya Metana akan disaring oleh alat khusus yang kemudian disalurkan, dan hasil akhirnya akan berubah menjadi Hidrogen yang dapat digunakan sebagai bahan bakar.

hyndai tucson

Para peneliti dari Hyundai mengklaim kalau tangki yang terisi penuh oleh oleh hidrogen, mampu menempuh jarak sejauh 300 mil. Selanjutnya, para penelitijuga sedang membangun stasiun pengisian yang akan ditempatkan disekitar wilayah California.

Mobil terbaru┬áberbahan bakar sampah ‘kotoran’ ini menjadikan ramah lingkungan, selain itu juga pengisian bahan bakar lebih cepat bila dibandingkan dengan mobil berbahan bakar listrik. Walaupun masih sistem sewa, sampai saat ini sudah ada sekitar 900.000 orang yang telah berminat dengan tawaran tersebut. Hal itu juga membuktikan kalau masyarakat semakin pedulli dengan lingkungannya. Bagaimana brosis, apakah berminat dengan kotoran?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here