Indonesia Peroleh Juara Umum YACR 2013, Dominasi Kelas Bebek

OTONITY.com – Indonesia Menjadi Juara Umum YACR Tahun 2013. Terdapat banyak hal yang patut dibanggakan pada kejuaraan balap Yamaha ASEAN Cup Race 2013 yang bertempat di sirkuit Sentul, Bogor. YACR 2013 tidak hanya diramaikan oleh pembalap yang berasal dari negara ASEAN saja namun negara-negara ASIA seperti Jepang dan India juga ikut andil dalam kejuaraan bergengsi tersebut. Selain bahan bakar karya anak bangsa yakni pertamax plus digunakan dan diakui pada ajang tersebut, ternyata Indonesia juga menjadi Juara Umum pada YACR 2013 ini.

Pembalap Yamaha Indonesia memulai start pada barisan depan untuk kelas Seeded (Expert) dan Pemula (Novice), sedangkan Kompetitor yang tidak bisa dianggap remeh berasal dari negara Thailand dan Malaysia, akan tetapi Thailand lebih unggul hanya untuk kelas Seeded (Expert) dengan 3 pembalabnya yang berada di 4 besar start paling depan, sedangkan untuk negara tetangga Malaysia menempatkan 3 pembalapnya pada urutan 5 hingga 7 untuk kelas Pemula (Novice) dimana gelar yang didapatkan tim secara keseluruhan didapat dari perhitungan akumulasi poin setiap pembalap.

Indonesia Peroleh Juara Umum YACR 2013, Dominasi Kelas Bebek

Harapan untuk menebus kekalahan pada tahun lalu yang digelar di Filiphina ternyata membuahkan hasil, untuk YACR tahun 2013 ini Indonesia menjadi juara umum dengan mendominasi kelas pemula moped sehingga mendongkrak perolehan poin tim Indonesia, dengan poin terbanyak diperoleh dari pembalap Richard Taroreh dah Herman Bass. Indonesia memperoleh total poin sebanyak 188 dengan 125 poin dari kelas bebek dan untuk kelas sport seeded hanya menyumbangkan poin sebanyak 63.

Prestasi Yamaha Tanah Air sangat membanggakan mengingat Yamaha Indonesia mampu menyabet gelar juara Yamaha ASEAN Cup Race tahun 2003, 2006, 2007, 2009 dan 2010 yang berada di atas prestasi tim Thailand dengan gelar juara YACR tahun 2014, 2005, 2008 dan 2012 saja.

Pertamax Plus Karya Anak Bangsa, Digunakan Ajang Balap Internasional

OTONITY.com – Pertamax Plus Performa Kelas Internasional. Yamaha ASEAN Cup Race 2013 merupakan ajang balap motor kelas internasional yang baru ini berlangsung di sirkuit Sentul. Pada ajang tersebut ternyata ada yang menarik perhatian dan terdapat hal yang patut dibanggakan Indonesia dimana pada ajang bergengsi taraf Internasional tersebut menggunakan bahan bakar karya anak bangsa yaitu Pertamax Plus. Yamaha memang bekerjasama dengan PT Pertamina (Persero) pada ajang tersebut dengan Pertamax Plus sebagai bahan bakar utama untuk motor balap peserta, dengan jumlah tim balap peserta yang tidak sedikit seperti peserta yang berasal dari negara-negara Asia seperti Jepang, Malaysia, Philipina, India, Thailand dan pastinya Indonesia yang berperan sebagai tuan rumah.

Langkah ini sekaligus sebagai sarana menunjukkan taring Indonesia pada dunia Internasioanal bahwa Indonesia juga memiliki produk bahan bakar sekelas Internasional. Setelah ajang tersebut berlangsung ternyata Pertamax Plus diakui oleh beberapa tim balap peserta seperti yang dirasakan oleh pebalap yang berasal dari Tahiland yakni Sirichai Yuankoed yang merasakan sangat meningkatkan performa motor yang dikendarainya ketika berada di lintasan, pebalap asal Thailand yang mengendarai Yamaha YZF R-15 berhasil menyabet podium tiga yang berada dibelakang pebalap asal Tanah Air yakni Ketut Madiasta.

Pertamax Plus Karya Anak Bangsa, Digunakan Ajang Balap Internasional

Hal ini merupakan kontribusi Pertamina untuk Indonesia dengan terus mendukung industri otomotif di Tanah Air melalui event-event balap taraf Internasional seperti ini dan sekaligus menunjukkan pada dunia bahwa Indonesia bisa dengan mempersembahkan produk-produk terbaiknya seperti Pertamax Plus sendiri.

Operasi Hidung Marc Marquez Berjalan Lancar

OTONITY.com – Marc Marquez Sukses Operasi Hidung. Operasi ini dilakukan oleh Marc Marquez karena terdapat septum (dinding) yang menyimpang dan mengobstruksi (mengganggu) pernafasan. Sehingga tidak dapat bernafas secara normal melalui hidung. Gangguan hidung ini jika tidak dioperasi dikhawatirkan akan bertambah parah dan mengganggu performa marc marquez pada ajang balap moto GP musim depan. Dan hasilnya Marc Marques sukses menjalani operasi hidung tersebut dan dapat kembali bernafas dengan normal.

Marc Marques yang merupakan pembalap termuda dalam sejarah moto GP menyetujui untuk dilakukan operasi hidung ini saat kompetisi sedang libur. Operasi tersebut dilakukan di Rumah Sakit Universitas Quiron Dexeus pada tanggal 2 Desember 2013 kemarin. Dokter yang menangani operasi tersebut adalah Angel Chartre.

Karena baru saja menjalani operasi hidung maka Marc harus beristirahat paling tidak satu minggu untuk memulihkan kondisinya dan mulai berlatih kembali.

Marc Marquez dijadwalkan akan kembali ke lintasan balap 2 bulan lagi tepatnya pada tanggal 4 Februari 2014 untuk melakukan test drive tunggangannya di sirkuit Sepang. Terakhir kali Marc Marquez menguji sepeda motor balap terbarunya tersebut adalah ketika berada di Valencia 13 Desember 2013 silam.

Scott Redding Optimis Taklukan Nicky Hayden Musim Depan 2014

OTONITY.com – Pebalap Inggris Scott Redding Kendarai RCV1000R. Pebalap muda berusia 20 tahun yang berasal dari Iggris yakni Scott Redding bertekad mengalahkan juara dunia 2006 Nicky Hayden pada ajang MotoGP 2014 mendatang, dengan menunggangi motor yang sama yakni RCV1000R Scott Redding berharap dan optimis akan mengalahkan Nicky Hayden yang notabene pebalap dengan jam terbang tinggi. Nicky Hayden memang menjadi pebalap favorit “Open” paling baik, pada musim depan Nicky Hayden akan melesat bersama Power Electronics Aspar Honda, namun spekulasi mengenai Nicky Hayden pebalap open terbaik tak lantas membuat Scott Redding patah semangat malah kabarnya dirinya ingin mematahkan spekulasi tersebut.

Pada uji coba di Valencia Spanyol bulan November lalu, Scott Redding peroleh kesempatan untuk menunggangi RCV1000R untuk kali pertama, meskipun mengalami cedera pada pergelangan tangan Runner Up Moto2 2013 ini sangat antusias dan jatuh cinta pada motor status Open tersebut.

Scott Redding Optimis Taklukan Nicky Hayden Musim Depan 2014

“Untuk kesan kali pertama yang saya dapat cukup baik, namun yang mengecewakan adalah cedera pergelangan tangan saya. Meskipun begitu saya tetap berusaha semaksimal mungkin menjalani lap sebanyak yang saya bisa. Untuk saat ini saya akan fokus untuk uji coba Malaysia”, tegas Runner Up Moto2 2013 ini.

“Pada kejuaraan musim depan saya berharap menjadi pebalap RCV1000R terbaik untuk setiap seri, pastinya tidak akan dilewati dengan mudah yang notabene Nicky Hayden juga menunggangi motor yang sama, meskipun begitu saya tetap optimis dan percaya diri akan mengalahkan Nicky”, tukas Scott Redding.

Diprediksi Menjuarai Moto2 2014, Nico Terol Tak Sombong

OTONITY.com – Pebalap Nico Terol Diramalkan Juarai Moto2 2014. Bagi sahabat otomotif yang gemar dengan otosport pastinya tak asing dengan nama Nico Terol yakni pembalap Mapfre Aspar dan penyandang gelar juara dunia GP125 2011, menurut spekulasi dan prediksi para pecinta otosport Nico Terol dijagokan akan menjuarai Moto2 2014 yang akan datang, prediksi dan spekulasi yang tidak pasti tersebut mendapat respon baik dari Nico Terol yang pastinya tanpa nada sombong dan tak ingin terbuai dibuatnya.

“Saya sebenarnya tidak mengharap untuk diunggulkan, akan tetapi jika orang-orang menggapnya seperti itu, saya pribadi tidak keberatan. Pastinya yang jelas saya akan tetap berusaha maksimal seperti biasa dan saya akan siap menghadapi semua tantangan. Kita lihat saja hasilnya nanti di akhir musim”, tegasnya.

Nico Terol mendapat peringkat ketujuh pada klasemen pebalap pada akhir musim ini dimana dirinya meraih empat podium termasuk tiga kemenangan, Nico Terol berharap meraih tambahan prestasi untuk tahun depan. Pebalap Spanyol ini optimis untu menghadapi kejuaraan 2014 mendatang setelah melewati uji coba pascamusim pada bulan lalu namun Nico Terol Sendiri sebenarnya tidak ingin langsung meraih gelar juara tahun depan.

Diprediksi Menjuarai Moto2 2014, Nico Terol Tak Sombong

“Apabila kami terlalu memikirkan gelar dunia sejak awal, itu sama saja kami memulai musim depan dengan buruk. Saya hanya memiliki keinginan untuk tetap berada di depan pada setiap balapan dan tidak ingin memikirkan apa saja yang akan terjadi akhir tahun mendatang, sementara kami hanya ingin fokus dan percaya diri guna kejuaraan musim depan”, tukas Pebalap Spanyol ini.

“Saya juga hanya ingin kami kompetitif untuk musin depan, kami sudah memiliki cukup banyak pengalaman dan kami telah mengalami peningkatan. Tujuan kami untuk musin depan hanya tetap berada di depan mengingat Moto2 merupakan kejuaraan yang sangat ketat”, tambahnya.

Daftar Rekor Prestasi Marc Marquez Di MotoGP

OTONITY.com – Marc Marquez Juara Dunia MotoGP. Pembalap muda ini memenangi kejuaraan dunia motoGP dengan diwarnai banyak rekor fantastis. Salah satu yang paling bergengsi adalah dinobatkan sebagai juara dunia motoGP termuda sepanjang perhelatan ajang motor paling bergengsi ini. Dikarenakan banyaknya rekor yang diukir oleh Marquez, ia dijuluki sebagai The Record Breaker. Mungkin dalam dunia sepak bola ada Lionel Messi dari Barcelona yang juga memecahkan banyak rekor fantastis sepanjang karirnya sampai saat ini.

Rekor Marquez dalam satu musim balap motoGP:

1. Sebagai rookie pertama yang langsung menjuarai motoGP kelas premier. Hal ini juga pernah dilakukan oleh Kenny Roberts pada tahun 1978 ketika motoGP masih bertajuk 500 world champion.

2. Sebagai juara dunia paling mudah dengan usia 20 tahun 266 hari. Memecahkan rekor sebelumnya yang dipegang oleh Freddie Spencer di usia 21 tahun 258 hari pada tahun 1983.

3. Pembalap keempat sepanjang sejarah dunia balap motoGP yang berhasil memenangi tiga kategori berbeda, ia memegang rekor tersebut bersama Mike Hailwood, Phil Read dan Valentino Rossi.

Rekor lainnya yang dipegang Marc Marquez:

  • Pole position termuda (dicetak di Austin, AS) ketika usia menginjak 20 tahun 62 hari. Rekor sebelumnya oleh Freddie Spencer dengan usia 20 tahun 153 hari di Jarama 1982.
  • Kemenangan di Austin juga membuatnya menjadi pebalap termuda yang menang dalam tiga kelas berbeda, melewati rekor Dani Pedrosa di usia 20 tahun 227 hari yang saat itu dicetak di China, 2006.
  • Rider termuda keempat dalam sejarah yang finish podium di balap pembuka (saat itu Qatar) setelah Randy Mamola, Eduardo Salatino, dan Norick Abe.
  • Pebalap termuda peraih fastest lap dalam kelas primer di usia 20 tahun 49 hari. Rekor sebelumnya dicetak Freddie Spencer, saat itu berusia 20 tahun 161 hari di Sirkuit Misano pada 1982.
  • Pebalap termuda memenangi balapan kelas primer (dicetak pada GP Amerika) dengan usia 20 tahun 63 hari. Rekor sebelumnya dicetak Freddie Spencer di usia 20 tahun 196 hari yang memenagi GP 500 di Belgia (Spa-Francorchamps) pada 1982.
  • Peraih podium tiga kali berturut-turut dengan usia termuda. Rekor sebelumnya dipegang Lorenzo.
  • Podium empat kali berturut-turut dengan usia termuda. Memecahkan Rekor Biaggi di 1998.
  • Meraih podium di dua balapan pertama di kelas primer, sama seperti Lorenzo.
  • Pemimpin klasemen termuda, memecahkan rekor Lorenzo saat memimpin klasemen setelah menang di Estoril pada 2008.
  • Menang enam kali dalam setahun. Tidak ada rookie lain yang sanggup melakukannya.
    Berada di podium 16 kali. Belum ada rookie yang sanggup menandingi.
  • Pole position sembilan kali dalam semusim. Juga belum ada rookie lain yang melakukannya.
  • Menang dua kali berturut-turut dengan usia termuda, memecahkan rekor Freddie Spencer.
    Rookie termuda menang dua kali berturut-turut mengalahkan Kenny Roberts.
  • Menang tiga kali berturut-turut dengan usia termuda, mengalahkan Freddie Spencer.
    Rookie termuda menang tiga kali berturut-turut mengungguli Kenny Roberts.
  • Menang empat kali berturut-turut, rookie pertama dan pebalap termuda yang mampu melakukannya.
  • Total poin 334, angka tertinggi yang diraih rookie dalam semusim.

Marc Marquez juara dunia motoGP menunjukkan seseuatu yang luar biasa yaitu meskipun masih berusia sangat belia tetapi memiliki segudang prestasi pada level tertinggi. Bagaimana dengan kalian?

Motor Balap GP Honda RCV1000R Mulai Diproduksi Masal

OTONITY.com – Motor Honda RCV1000R MotoGP. Setelah melewati beberapa test drive yang ketat akhirnya pihak Honda secara resmi menjual motor balap yang mereka ikutkan dalam kejuaraan MotoGP yaitu Honda RCV1000R. Motor sport ini akan diperkenalkan kepada pecinta otomotif berbarengan dengan seri terakhir GP 2013 di Valencia, Spanyol akhir pekan ini.

Sepeda motor balap ini diklaim merupakan versi downgrade dari RC213V yang beberapa waktu lalu juga dilakukan uji coba oleh Casey Stoner di sirkuit Montegi dan hasilnya hanya berbeda 0.3 detik saja. Bahkan jika menggunakan ban belakan dengan tipe yang lunak diyakini jaraknya akan terpaut hanya 0.17 detik dari sepeda motor saat ini dikendarai oleh Marquez dan Dani Pedrosa.

Hal ini dapat diartikan jika mesin 90 derajat V4 yang memiliki tenaga 34,6 PS @16.000 rpm akan lebih kompetitif dibandingkan mesin yang digunakan oleh tim CRT pada season balap tahun 2014. Maka perhelatan motoGP akan semakin seru pada seri mendatang.

Honda RCV1000R Dijual

Perbedaan mendasar yang terlihat cukup jelas dengan kompatriotnya RC213V adalah pada katup (non pneumatic) dan gearbox yang masih konvensional (belum menggunakan seamless). Suspensi menggunakan Ohlins dan rem dari Nissin. Ecu dari Magneti Marelli. Dengan volume tangki 24 liter maka akselerasi akan lebih kencang dari biasanya.

Pihak honda tidak secara resmi mengonfirmasi berapa harga Honda RCV1000R ini tetapi diprediksi harganya mencapai Rp 18 Milyar. Wow sangat mahal bukan? Pembalap honda yang akan menunggangi kuda besi ini adalah Nicky Hayden dan rekan setimnya Scott Redding dan Karel Abraham. Kita tunggu saja performa dari motor monster ini apakah dapat berbicara banyak dalam ajang motoGP!

Tim Balap Valentino Rossi ikut Meramaikan Kejuaraan Moto 3

Milan, OTONITY.com – Tim Balap Valentino Rossi VR46. Valentino Rossi sedang menyiapkan dirinya untuk menjadi pemilik team balap kelas dunia jika nanti setelah pensiun. Tim balap tersebut diberi nama VR46 Racing Team dan sudah mendaftar untuk mengikuti kejuaraan dunia Moto 3 dengan dua pembalap muda berbakat.

Dikutip dari harian olah raga lokal italia, Gazzeta Dello Sport, Tim balap Valentino Rossi VR46 sudah terdaftar secara resmi bersama 17 tim balap lainnya di Grand Prix Selection Commite yang sudah ditutup pada tanggal 13 September lalu. Hal tersebut merupakan salah satu keseriusan Valentino Rossi dalam membangun sebuah tim balap kelas dunia.

Komite seleksi tidak sembarangan dalam memilih tim balap untuk kejuaraan Moto3. Ada beberapa persyaratan yang diminta. Terlebih lagi faktor kepercayaan kepada Valentino Rossi yang mendukung penuh VR46 Racing Team ini.

Dua pembalap yang siap menjadi punggawa VR46 Racing Team adalah Romano Fenati dan Luca Marini yang memiliki hubungan darah dengan Valentino Rossi, untuk tunggangannya VR46 menggunakan sepeda motor KTM.

Tentang Kehidupan Pribadi Valentino Rossi

California, OTONITY.com – Profil Kehidupan Valentino Rossi. Pembalap legendaris yang telah menjuarai MotoGP 9 kali pasti dikenal semua orang. Ya, siapa yang tidak mengenal Valentino Rossi? Ada banyak sisi menarik dalam kehidupan Valentino Rossi yang belum diketahui oleh semua orang. Salah satunya adalah beberapa tingkah laku yang cenderung nyeleneh atau unik menjelang balapan berlangsung seperti mencium lutut di sebelah motor balap. Bagi Valentino Rossi semua hal tersebut memiliki filosofi tersendiri bagi kehidupannya.

Di bawah ini terdapat kumpulan scene menarik tentang kehidupan pembalap yang sering disebut The Doctor tersebut. Berisi banyak pertanyaan yang menyangkut kebiasaan aneh, momen berkesan, cita cita, cinta, kepribadian yang dijalani. Semua hal itu dirangkum menjadi satu di dalam video yang direkam saat Valentino Rossi berkunjung di kantor pusat Yamaha California, AS. Dengan aksen bahasa inggris yang lucu, sang legenda menjawab 12 pertanyaan satu persatu dengan sabar.

Cara Mengemudi Mobil Balap Formula 1 Raikkonen

Jakarta, OTONITY.com – Cara Mengemudi Mobil F1 Raikkonen. Kimi Raikkonen merupakan pembalap profesional F1. Dengan sepak terjang yang cukup memukau membuat banyak tim ingin merekrutnya untuk dijadikan pembalap utama. Meskipun pembalap yang berasal dari Finlandia tersebut tetap berada di tim Scuderia Ferrar untuk 2 musim kedepan. Ada beberapa rahasia yang membuat Kimi Raikonen dapat melaju kencang dan agresif dalam lintasan yaitu dengan partisipasinya dalam ajang reli ketika pensiun dari F1 di tahun 2011.

Keikutsertaannya dalam ajang reli merupakan salah satu faktor utama yang mempengaruh gaya balapan di lintasan F1 menjadi lebih kencang. Gayanya sangat keren, Kimi mengemudi mobil balap dengan cinta, ungkap Peter Solberg, juara reli 2003 pada koran lokal Norwegia.

Pro dan Kontra Gaya Balapan Raikkonen

Kembalinya Kimi Raikkonen ke dunia F1 di bawah bendera SF memang banyak mengundang pro dan kontra dikarenakan tidak menyukai gaya balap reli yang dibawa ke F1. Salah satunya yaitu mantan bos tim SF Cesare Fiorio yang menyampaikan secara terang terangan bahwa tidak menyukai gaya balap Kimi.

Lain lagi dengan Jean Todt yang juga mantan bos dari SF yang kini menjabat Presiden Fia. Ia mendukung sepenuhnya Kimi Raikonen untuk kembali ke lintasan balap F1 dikarenakan akan mempunyai daya tarik tersendiri jika Kimi kembali bertarung dengan bendera Ferrari. Ferrari selalu mengerti bagaimana memutuskan sesuatu dengan tepat, tegas Todt.