Klasemen Sementara Balap F1 2016 Setelah Seri Monaco

OTONITY.com – Klasemen F1 Terbaru Musim 2016 Usai Seri Monaco, Setelah mengalami beberapa kendala di awal seri balap F1 2016 akhirnya Lewis Hamilton dari tim Mercedes meraih kemenangan perdana semenjak seri Amerika Serikat musim lalu. Pebalap asal Inggris ini finish terdepan di seri Monaco yang berlangsung dengan penuh kejutan dan kecelakaan. Juara bertahan musim lalu ini pun mengakhiri lomba dengan catatan waktu lebih cepat 7 detik dari Ricciardo yang berada di urutan kedua.

Sedangkan di posisi ketiga ada Sergio Perez yang merupakan kemenangan pertama bagi tim Force India pada musim ini. Sementara itu pebalap Ferrari Sebastian Vettel hanya berada diperingkat keempat sedangkan rekan satu timnya yaitu Kimi Raikkonen terpaksa terpaksa tidak bisa melanjutkan perlombaan setelah mengalami insiden menabrak tembok yang membuatnya harus tersingkir.

Fernando Alonso dari McLaren Honda sukses mencuri perhatian setelah berhasil finish diurutan kelima dan bersaing ketat melawan Nico Rosberg. Jalannya lomba di sirkuit jalanan Monaco yang berlangsung pada hari Minggu (29/5) kemarin menghasilkan banyak kecelakaan, baru saja start dimulai sudah ada tabrakan yang melibatkan mobil Jolyon Palmer dari Renault yang membuat safety car masuk kembali ke sirkuit.

Kecelakaan juga dialami oleh pebalap muda Max Verstabben dari Redbull yang membuat persaingan para pebalap kembali mendekat, sedangkan duel sengit sempat terjadi antara Hamilton melawan Ricciardo dimana strategi saat penggantian ban mobil menjadi penentu kemenangan. Sementara itu pebalap kebanggaan Indonesia Rio Haryanto dari tim Manor sukses mengakhiri balapan di posisi ke-15 atau berada diurutan paling belakang. Rekan satu timnya yaitu Pascal Wehrlein berada di posisi 14 yang merupakan peringkat terbaik dari tim Manor Racing pada musim ini.

Dengan kemenangan ini membuat peluang Lewis Hamilton untuk mempertahankan gelar juaranya menjadi terbuka kembali setelah hanya terpaut 26 poin saja dari Nico Rosberg yang telah mengumpulkan 106 poin. Sedangkan pebalap Red Bull Daniel Ricciardo ada di peringkat ketiga dengan 82 poin disusul Kimi Raikkonen dari Ferrari dengan 61 poin serta Sebastian Vettel 60 poin.

Klasemen sementara F1 2016 Setelah Seri Monaco :

  1. Nico Rosberg – Mercedes AMG Petronas F1 Team –106 poin
  2. Lewis Hamilton – Mercedes AMG Petronas F1 Team – 82 poin
  3. Daniel Ricciardo – Red Bull Racing – 66 poin
  4. Kimi Raikkonen – Scuderia Ferrari – 61 poin
  5. Sebastian Vettel – Scuderia Ferrari – 60 poin
  6. Max Verstappen – Red Bull Racing / Scuderia Toro Rosso – 38 poin
  7. Felipe Massa – Williams Martini Racing – 37 poin
  8. Valtteri Bottas – Williams Martini Racing – 29 poin
  9. Sergio Perez – Sahara Force India – 23 poin
  10. Daniil Kvyat – Scuderia Toro Rosso / Red Bull Racing – 22 poin
  11. Romain Grosjean – Haas F1 Team – 22 poin
  12. Fernando Alonso – McLaren-Honda – 18 poin
  13. Carlos Sainz – Scuderia Toro – 16 poin
  14. Nico Hulkenberg – Sahara Force India – 14 poin
  15. Kevin Magnussen – Renault Sport – 6 poin
  16. Jenson Button – McLaren-Honda – 5 poin
  17. Stoffel Vandoorne – McLaren-Honda – 1 poin

Klasemen Sementara Konstruktor F1 2016 Setelah Seri Monaco

  1. Mercedes AMG Petronas F1 Team – 188 poin
  2. Scuderia Ferrari – 121 poin
  3. Red Bull Racing – 102 poin
  4. Williams Martini Racing – 56 poin
  5. Sahara Force India F1 Team – 37 poin
  6. Scuderia Toro Rosso – 30 poin
  7. McLaren-Honda – 22 poin
  8. Haas F1 Team – 22 poin
  9. Renault Sport F1 – 6 poin

Ini Penyebab Motor Rossi Keluarkan Asap Putih Di Seri Italia

OTONITY.com – Penyebab Motor Rossi Rusak Di MotoGP 2016 Italia, Pebalap Movistar Yamaha Valentino Rossi harus menerima kenyataan pahit setelah dirinya tampil tidak berdaya ketika tampil di depan publik sendiri yang berlangsung di sirkuit Gran Premio d’Italia TIM, Mugello, Italia pada lanjutan MotoGP 2016 seri enam pada hari Minggu (22/5) waktu setempat. Sebenarnya Rossi memiliki peluang yang cukup bagus untuk mengawali balapan karena dirinya memulai start dari posisi terdepan. Namun sayang saat balapan masih menyisakan 14 lap lagi motor Yamaha M1 tunggangan Rossi mengalami masalah pada mesin sehingga terpaksa dirinya tidak bisa melanjutkan balapan.

Secara tiba-tiba motor Rossi mengeluarkan asap putih yang cukup tebal sehingga membuat dirinya hanya bisa pasrah dan menepi di pinggir lintasan. Sebenarnya Rossi bukan pertama kali ini saja mengalami masalah saat berlaga di Mugello. Bahkan musim 2015 kemarin rekor selalu naik podium justru patah saat berlaga di seri Italia. Usai balapan Rossi mengatakan kalau dirinya sangat malu sekali dengan insiden tersebut karena tidak bisa memenuhi ekspektasi para penggemarnya. “Saya merasa malu dan patut disayangkan, karena ada masalah pada motor saya. Padahal saya berfikir bisa berjuang untuk meraih kemenangan, pasalnya motor saya punya kecepatan yang sangat baik,” jelas Rossi.

Tidak hanya merasa malu saja yang didapatkan oleh Rossi namun rasa kecewa juga karena tidak bisa memperpendek poin dengan Jorge Lorenzo selaku pemimpin klasemen sementara. Sudah pasti pekerjaan pebalap berusia 38 tahun ini semakin berat untuk bisa meraih gelar juara dunia yang ke-10 dalam karirnya. Di klasemen sementara Lorenzo menempati peringkat pertama dengan raihan 115 poin sedangkan diurutan kedua ada Marc Marquez 105 poin dan Rossi berada di peringkat ketiga dengan 78 poin.

Motor Rossi Rusak MotoGP 2016 Italia

Lalu apa penyebab asap mengepul yang terjadi pada Yamaha M1 Valentino Rossi di MotoGP 2016 seri Italia kemarin? Seperti yang dilansir oleh lama eurosport.co.uk bahwa menurut Massimo Meregalli selaku Yamaha team director menjelaskan bahwa kerusakan motor Rossi sama seperti yang terjadi pada tunggangan Jorge Lorenzo ketika melakukan sesi pemanasan pada pagi hari sebelumnya. Menurutnya kerusakan tersebut terjadi karena mesin Yamaha M1 mengalami pecah atau retak sehingga oli keluar dan otomatis menimbulkan keluarnya asap putih dalam jumlah banyak. Jelas hal ini sangat mengganggu sekali bagi performa pebalap mengingat kejadian seperti ini seharusnya tidak terjadi apalagi pada sebuah tim papan atas seperti Yamaha.

Sebelum kejadian tersebut menimpa dirinya di lap 9 banyak pihak memprediksi kalau Valentino Rossi bisa naik podium apalagi dengan meraih pole position yang didapatnya untuk pertama kali sejak musim 2008 silam. “Tentu saja saya bisa bersaing untuk meraih kemenangan di Mugello dan itu lebih dari sekadar target. Itu adalah salah satu mimpi saya dalam 10 tahun terakhir karena kemenangan terakhir saya di sini terjadi pada 2008,” ungkap Rossi.

Klasemen Sementara MotoGP 2016 Usai Seri Mugello Italia

OTONITY.com – Klasemen MotoGP 2016 Terbaru Seri Italia, Pebalap Movistar Yamaha Jorge Lorenzo sukses menguasai seri ke-6 MotoGP 2016 yang berlangsung di sirkuit Mugello Italia pada hari Minggu (22/5) waktu setempat. Mengawali start dari posisi ke-4 Lorenzo langsung melesat dan menempati posisi terdepan di awal lap sedangkan Valentino Rossi yang memulai balapan dari pole position mengalami insiden yang kurang menyenangkan dimana Yamaha R1M tunggangannya mengalami masalah pada mesin hingga mengeluarkan asap tebal.

Tentu saja ini menjadi hari buruk bagi The Doctor mengingat dirinya tidak bisa tampil maksimal di depan puluhan ribu pendukungnya yang memadati Sirkuit Mugello. Menurut keterangan pihak Yamaha Movistar motor Rossi mengalami pecah pada mesin sehingga oli keluar dan mengakibatkan asap putih mengepul sangat tebal. Padahal Rossi yakin dirinya bisa memenangi balapan dan pada balapan kali ini memakai helm khusus di MotoGP Seri Italia.

Rossi MotoGP 2016 Italia

Persaingan sengit sempat terjadi di lap akhir balapan saat Marquez bertarung melawan Lorenzo, bahkan Marquez juga sempat menyalip rekan senegaranya tersebut namun sayang saat memasuki lap lurus motor Yamaha R1M Lorenzo lebih cepat dibandingkan dengan Honda RC213V milik Marquez. Dengan kemenangan ini membuat Lorenzo bertengger di puncak klasemen lalu di susul Marc Marquez yang pada seri Italia kemarin menempati podium kedua. Beruntung para suporter Italia masih bisa melihat pebalapnya masuk tiga besar setelah Andrea Iannone tampil memukau di seri Italia ini. Dengan tambahan 25 poin membuat Lorenzo berada diperingkat pertama dengan total 115 poin diikuti Marc Marquez dari Repsol Honda dengan 105 poin.

Meskipun kalah namun performa Marc Marquez di seri Italia ini tergolong cukup mengesankan karena mampu memberikan perlawanan sengit dengan Lorenzo walaupun pada akhirnya kemenangan yang sudah berada di depan mata harus sirna akibat laju motor Honda RC213V kalah 0.019 detik dari Yamaha YZF-M1. Marquez pun terlihat kurang begitu bereaksi ketika berada di atas podium dan bukan hanya karena kalah dari Lorenzo saja namun juga akibat tekanan dari para penonton yang mayoritas adalah pendukung Valentino Rossi. “Reaksi yang terjadi di podium bukanlah yang terbaik. Saya tidak melakukan banyak selebrasi karena saya tidak menyukai hal itu. Seluruh sirkuit dipenuhi warna kuning dan itu memang benar,” ungkap pria asal Spanyol tersebut.

Sementara itu tim Ducati mulai menunjukkan performa terbaiknya dan berhasil menempatkan satu pebalapnya di podium melalui Andrea Iannone, sementara itu untuk Andrea Dovizioso berhasil menempati peringkat kelima, namun pria Italia ini ternyata kurang merasa puas dengan seri keenam MotoGP 2016 tersebut karena meskipun mengawali balapan dengan sangat baik pebalap berusia 30 tahun ini gagal mempertahankan performanya.

Menurut Dovi balapan di seri Italia kali ini terkendala dengan pengaturan gas pada motor Ducati Desmosedici GP16 yang dia tunggangi, Selain itu satu faktor lain yang dianggap Dovi menjadi penghambat meraih kemenangan yaitu faktoc cuaca dimana suhu terlalu panas menurutnya memberikan pengaruh besar terhadap kondisi ban belakang pada motornya.

Berikut klasemen sementara MotoGP 2016 usai seri Italia :

  1. Jorge Lorenzo 115 poin
  2. Marc Marquez 105 poin
  3. Valentino Rossi 78 poin
  4. Dani Pedrosa 66 poin
  5. Maverick Vinales 59 poin
  6. Aleix Espargaro 49 poin
  7. Pol Espargaro 48 poin
  8. Héctor Barbera 43 poin
  9. Andrea Iannone 41 poin
  10. Eugene Laverty 36 poin
  11. Andrea Dovizioso 34 poin
  12. Bradley Smith 29 poin
  13. Stefan Bradl 25 poin
  14. Álvaro Bautista 21 poin
  15. Michele Pirro 18 poin
  16. Danilo Petrucci 17 poin
  17. Scott Redding 16 poin
  18. Esteve Rabat 11 poin
  19. Cal Crutchlow 10 poin
  20. Loris Baz 8 poin
  21. Yonny Hernandez 3 poin
  22. Jack Miller 2 poin

Klasemen Sementara F1 2016 Usai Seri Barcelona Spanyol

OTONITY.com – Klasemen Balap F1 2016 Terbaru Setelah Seri Spanyol, Sejarah baru tercipta di ajang balap Formula 1 (F1) ketika Max Verstappen dari tim Red Bull Racing secara mengejutkan sukses meraih podium pertama di F1 2016 seri Spanyol. Verstappen yang masih berusia 18 tahun dinobatkan sebagai pebalap termuda yang pernah memenangkan balapan, apalagi ini merupakan debut pertamanya bersama tim Red Bull Racing karena sebelumnya Verstappen bersama tim Torro Rosso kemudian bertukar tempat dengan Daniil Kyvat.

Aksi mengagumkan dari Verstappen sudah terlihat sejak start dimulai dan terus melesat hingga lap terakhir meskipun mendapat tekanan terus menerus dari Kimi Raikkonen dari tim Ferrari. Sementara itu rekan satu tim Raikkonen yaitu Sebastian Vettel sukses menempati podium ketiga setelah berjuang hingga lap akhir dengan Daniel Ricciardo.

Jalannya balapan di ajang F1 2016 Spanyol sangat menegangkan dan seru, bahkan dua pebalap papan atas dari tim Mercedes yaitu Nico Rosberg dan Lewis Hamilton langsung bertabrakan di lap pertama. Kejadian bermula ketika Rosberg yang berada di urutan terdepan akan memasuki tikungan keempat, sedangkan Hamilton yang ada dibelakangnya mencoba untuk mengambil posisinya kembali. Namun naas saat Hamilton mencoba mengambil dari dalam justru terlalu melebar hingga menyentuh rumput kemudian tergelincir dan langsung menabrak Rosberg.

Max Verstappen F1 2016

Tentu saja dengan tersingkirnya dua pebalap Mercedes persaingan ketat langsung terjadi antara tim Ferrari dan Red Bull, apalagi selama 4 seri awal di F1 2016 Mercedes selalu mendominasi balapan dengan menempatkan Rosberg di podium pertama. Max Verstappen akhirnya finish diurutan pertama dengan catatan waktu 1 jam 41 menit 40,017 detik atau lebih cepat 0.616 detik dari Kimi Raikkonen. Sementara itu Rio Haryanto yang mengawali start dari posisi paling belakang berhasil mengakhiri balapan di urutan paling buncit dengan selisih satu lap dari Verstappen. Tercatat di seri Spanyol yang berlangsung di sirkuit Catalunya ini ada lima pebalap yang tidak mampu menyelesaikan balapan yaitu  Nico Rosberg, Lewis Hamilton, Nico Hulkenberg dari Force India, Fernando Alonso McLaren dan Romain Grosjean dari Haas.

Kemenangan perdana Max Verstappen di ajang balap mobil paling bergengsi tersebut membuat posisinya di klasemen sementara langsung naik dari sebelumnya urutan 10 menjadi posisi 6 dengan raihan 38 poin. Sedangkan untuk pemuncak klasemen masih tetap dipegang oleh Nico Rosberg dengan 100 poin. Sementara diurutan kedua ada Kimi Raikkonen dengan 61 poin dan disusul kemudian ada Lewis Hamilton 57 poin dan Sebastian Vettel 48 poin. Sedangkan untuk klasemen konstruktor tim Mercedes masih menjadi yang terbaik dengan perolehan 157 poin, disusul Ferrari dengan 109 poin dan Red Bull Racing 94 poin. Sementara itu tim Rio Haryanto yaitu Manor Racing Team belum memperoleh poin sama sekali hingga seri kelima F1 2016.

Berikut klasemen sementara F1 2016 :

  1. Nico Rosberg – Mercedes AMG Petronas F1 Team – 100 poin
  2. Kimi Raikkonen – Scuderia Ferrari – 61 poin
  3. Lewis Hamilton – Mercedes AMG Petronas F1 Team – 57 poin
  4. Sebastian Vettel – Scuderia Ferrari – 48 poin
  5. Daniel Ricciardo – Red Bull Racing – 48 poin
  6. Max Verstappen – Red Bull Racing/Scuderia Toro Rosso – 38 poin
  7. Felipe Massa – Williams Martini Racing – 32 poin
  8. Valtteri Bottas – Williams Martini Racing – 29 poin
  9. Romain Grosjean – Haas F1 Team – 22 poin
  10. Daniil Kvyat – Scuderia Toro Rosso/Red Bull Racing – 22 poin
  11. Carlos Sainz – Scuderia Toro Rosso – 12 poin
  12. Fernando Alonso – McLaren-Honda – 8 poin
  13. Sergio Perez – Sahara Force India – 8 poin
  14. Kevin Magnussen – Renault Sport F1 – 6 poin
  15. Nico Hulkenberg – Sahara Force India – 6 poin
  16. Jenson Button – McLaren-Honda – 3 poin
  17. Stoffel Vandoorne – McLaren-Honda – 1 poin

Klasemen sementara konstruktor F1 2016 :

  1. Mercedes AMG Petronas F1 Team – 157 poin
  2. Scuderia Ferrari – 109 poin
  3. Red Bull Racing – 94 poin
  4. Williams Martini Racing – 55 poin
  5. Scuderia Toro Rosso – 26 poin
  6. Haas F1 Team – 22 poin
  7. Sahara Force India F1 Team – 14 poin
  8. McLaren-Honda – 12 poin
  9. Renault Sport F1 – 6 poin

Maverick Vinales Akhirnya Resmi Bergabung Yamaha Di MotoGP 2017

OTONITY.com – Vinales ke Yamaha Untuk MotoGP 2017, Pebalap muda andalan tim Suzuki Ecstar yakni Maverick Vinales akhirnya menyetujui kesepakatan untuk bergabung bersama tim Movistar Yamaha sekaligus menjadi tandem Valentino Rossi untuk musim 2017-2019. Pria kelahiran Italia tersebut memang sudah diprediksi sebelumnya meskipun Vinales harus memikirkannya dalam waktu yang cukup lama untuk menerima tawaran dari Yamaha.

Seperti yang dilansir oleh motorsport.com bahwa Maverick Vinales terbang ke Italia pada hari Sabtu (14/5) untuk menandatangani kontrak bersama tim berlogo garpu tala tersebut. Tentu saja dengan adanya komitmen tersebut kini teka-teki mengenai siapa tandem Valentino Rossi sudah terjawab. Diprediksi kehadiran Vinales bersama Yamaha membuat tim asal Jepang tersebut akan semakin kuat dan bisa mempertahankan konsistensinya.

Vinales yang saat ini berusia 21 tahun bergabung dengan tim Suzuki Ecstar dan tampil cukup mengesankan meskipun baru merasakan satu kali naik podium. Kendati begitu banyak pihak yang memprediksi kalau pria Spanyol ini akan sukses bersama Yamaha. Pengumuman kepindahan resmi Vinales kabarnya akan dilakukan pada konferensi pers pra tes di  Sirkuit Mugello, Italia pada hari Kamis (19/5) mendatang.

Vinales Gabung Yamaha

Jika Yamaha sudah mendapatkan siapa pebalapnya untuk musim 2017 mendatang, berbeda dengan tim Ducati yang sampai sekarang masih membuat penasaran semua pecinta balap motor MotoGP. Pasalnya tim asal Italia tersebut belum juga mengumumkan siapa pendamping Jorge Lorenzo untuk musim depan apakah Iannone atau Dovizioso. Nampaknya tidak menunggu waktu saja yang akan membuktikan semua tersebut dan inilah yang membuat para pengamat balap motor paling bergengsi di dunia ini memprediksi pada musim 2017 mendatang persaingan bakal semakin sengit.

Untuk musim 2016 ini Yamaha masih cukup mendominasi dengan hadirnya Jorge Lorenzo yang memimpin klasemen sementara kemudian disusul Marquez lalu Valentino Rossi di urutan kedua dan ketiga.

Lorenzo Juara Di Le Mans, Ini Klasemen Sementara MotoGP 2016 Usai Seri Perancis

OTONITY.com – Klasemen MotoGP 2016 Terbaru Setelah Seri Perancis, Jorge Lorenzo dari tim Movistar Yamaha sukses menjadi raja di MotoGP seri Perancis yang berlangsung di Sirkuit Le Mans pada hari Minggu (8/5) waktu setempat, kemenangan yang diraih oleh pria asal Spanyol ini sekaligus melengkapi catatan manis yang sama setelah sebelumnya Lorenzo juga memenangi seri Perancis pada tahun 2009,2010, 2012 serta musim 2014 kemarin.

Sementara itu Valentino Rossi yang juga dari tim Movistar Yamaha berhasil menempati peringkat kedua meskipun dirinya harus memulai balapan dari posisi tujuh, sedangkan di peringkat ketiga Ada pembalap muda dari tim Suzuki Ecstar yakni Maverick Vinales. Kemenangan ini merupakan podium pertama bagi pria calon pendamping Rossi tersebut dan sekaligus kemenangan perdana bagi tim Suzuki setelah era Loris Capirossi beberapa tahun silam.

Jalannya balapan pada seri Perancis ini sendiri terbilang cukup menegangkan dan menghasilkan banyak kejutan, Jorge Lorenzo yang menempati posisi terdepan langsung melesat jauh juara bertahan ini terus melebar jarak dengan para pembalap di belakangnya. Lorenzo akhirnya finish dengan catatan waktu 43 menit 51,290 detik atau selisih lebih dari 7 detik dari Valentino Rossi, balapan langsung mulai menegangkan setelah start dimulai dengan menempatkan para pembalap kelas atas di posisi terdepan. Marc Marquez yang sebelumnya berada di posisi ketiga mampu disalib oleh Rossi di lap ke 12. Satu lap kemudian giliran Andrea Dovizioso yang di overtake oleh The Doctor untuk kemudian menempatkan dirinya Berada di posisi kedua.

Lorenzo MotoGP 2016 Perancis

Nasib naas dan cukup aneh terjadi pada Dovizioso dan Marc Marquez yang terjatuh dalam waktu bersamaan ketika balapan masih menyisakan 13 lap, beruntung bagi Marquez yang masih mampu mempertahankan motornya untuk bisa kembali mengikuti balapan sedangkan Dovi lebih memilih untuk menepi, jatuhnya kedua pembalap tersebut menguntungkan bagi para pebalap dibelakangnya termasuk Maverick Vinales yang sebelumnya berada di peringkat 5 naik 2 tingkat menjadi posisi ketiga diikuti oleh Dani Pedrosa yang berada di posisi empat.

Menjelang 10 lap terakhir Jorge Lorenzo merasa sudah sangat nyaman karena Valentino Rossi lebih memilih untuk menahan laju motornya. Selain Marquez dan berisi usul ataupun kalah pembalap yang juga mengalami nasib sial mulai dari Bradley Smith, Jack Miller, Andrea Iannone dan Tito rabat. Dengan kemenangan yang diraih di seri Perancis ini membuat Jorge Lorenzo Berada di posisi teratas klasemen sementara dengan Raihan 90 poin disusul Marc Marquez di urutan kedua dengan 85 poin kemudian ada Valentino Rossi di peringkat 3 dengan 78 poin lalu Dani Pedrosa 53 poin, Maverick Vinales 49 poin dan posisi 6 Pol Espargaro 47 Poin.

Persaingan papan atas sepertinya akan semakin sengit mengingat empat nama unggulan mendapat pesaing baru yaitu Maverick Vinales dari tim Suzuki. Kendati demikian diprediksi pembalap berusia 21 tahun ini belum bisa mampu untuk menjadi lawan sepadan bagi Rossi, Marquez ataupun Lorenzo. Sayangnya di deretan 5 besar klasemen sementara tidak terdapat nama dua pembalap tim Ducati yaitu Andrea Iannone dan Andrea Dovizioso keduanya berada di peringkat 10 dan 11 karena dalam beberapa seri awal ini masih mengalami kendala.

Ajang balap motor palingbergengsi di dunia seri selanjutnya akan digelar di Sirkuit Mugello Italia yang notabennya adalah rumah dari Valentino Rossi tentu saja dukungan dari puluhan ribu pendukung setianya membuat The Doctor akan semakin percaya diri, namun tidak menutup kemungkinan Jorge Lorenzo bakal semakin kuat mengingat Sirkuit Mugello sangat cocok untuk kendaraan Yamaha

Berikut klasemen sementara MotoGP 2016 Usai Seri Perancis

  1. Jorge Lorenzo – Yamaha – 90 poin
  2. Marc Marquez – Honda – 85 poin
  3. Valentino Rossi – Yamaha – 78 poin
  4. Dani Pedrosa – Honda – 53 poin
  5. Maverick Vinales – Suzuki – 49 poin
  6. Pol Espargaro – Yamaha – 47 poin
  7. Aleix Espargaro – Suzuki – 42 poin
  8. Hector Barbera – Ducati – 39 poin
  9. Eugene Laverty – Ducati – 33 poin
  10. Andrea Iannone – Ducati – 25 poin
  11. Andrea Dovizioso – Ducati – 23 poin
  12. Stefan Bradl – Aprilia – 23 poin
  13. Alvaro Bautista – Aprilia – 21 poin
  14. Bradley Smith – Yamaha – 20 poin
  15. Scott Redding – Ducati – 16 poin
  16. Michele Pirro – Ducati – 12 poin
  17. Tito Rabat – Honda – 11 poin
  18. Danilo Petrucci – Ducati – 9 poin
  19. Loris Baz – Ducati – 8 poin
  20. Cal Crutchlow – Honda – 5 poin
  21. Yonny Hernandez – Ducati – 3 poin
  22. Jack Miller – Honda – 2 poin

Rio Gagal Finish, Berikut Klasemen Sementara F1 2016 Usai Seri Rusia

OTONITY.com – Klasemen Balap F1 2016 Terbaru Usai Seri Rusia, Dalam lanjutan seri empat balap F1 yang berlangsung di Rusia pada hari Minggu, 1 Mei 2016 waktus setempat pembalap asal Indonesia Rio Haryanto terpaksa tidak bisa melanjutkan balapan sejak awal lap, hal tersebut terjadi setelah mobil MRT05 milik Rio ditabrak oleh Nico hulkenberg dari Force India saat tikungan kedua di putaran pertama. Tentu saja dengan kejadian tersebut membuat mobil Rio langsung mengalami beberapa kerusakan dan pihak Manor Racing Team memutuskan untuk mengakhiri balapan dari pembalap kelahiran Solo tersebut.

selain Rio pembalap Ferrari yaitu Sebastian Vettel juga mengalami insiden serupa di waktu yang sama, dirinya harus mengakhiri balapan setelah 2 kali ditabrak oleh Daniel Kyvat selaku pebalap tuan rumah, sementara itu Nico Rosberg dari tim Mercedes sukses finish di urutan pertama dengan sangat sempurna mengingat kemenangan ini sendiri merupakan keempat kali secara beruntun di musim balap mobil jet darat paling bergengsi di dunia tersebut, bahkan sejak start dimulai Rosberg sama sekali tidak mendapat perlawanan sengit dari pembalap lain.

Nico Rosberg berhasil finish dengan jarak 26 detik dari Lewis Hamilton yang merupakan rekan satu timnya. Hamilton sendiri bisa dikatakan tampil cukup superior mengingat dirinya mengawali Start dari posisi 10 namun sedikit mendapat keuntungan berkat adanya safety car yang masuk sirkuit setelah di awal balapan terdapat insiden yang terjadi dengan melibatkan beberapa pebalap. Sementara itu Kimi Raikkonen dari Ferrari menempati podium ketiga dengan selisih yang cukup jauh dari Rosberg, tentu ini menjadi hasil yang kurang memuaskan dari Tim Kuda jingkrak mengingat dalam empat seri F1 2016 yang sudah berlangsung belum sekalipun menempatkan kedua pebalapnya di podium teratas. Kendati demikian berhasilnya raihan Raikkonen di seri Rusia ini menjadi catatan sejarah bagi Ferrari karena sudah berhasil meraih podium ke-700 selama balap F1.

F1 2016

Dengan hasil kemenangan di seri Rusia ini Nico rosberg sukses menjadi pemimpin klasemen sementara ajang F1 2016 berkat empat kemenangan beruntun yang membuatnya kini mengoleksi 100 poin, sementara itu Lewis Hamilton berada di peringkat kedua dengan Raihan 57 poin lalu disusul pembalap Ferrari Kimi Raikkonen yang menempati peringkat 3 dengan 43 poin Lalu ada Daniel ricciardo dari tim Red Bull Racing dengan 36 poin dan ditempel ketat oleh Sebastian Vettel dengan 33 poin. Felipe massa yang kini membela tim William ada di peringkat 6 dengan 32 poin. Sementara itu dua pebalap Manor Racing Team yaitu Pascal dan Rio Haryanto sama sekali belum pernah meraih poin, pembalap debutan tersebut bisa dikatakan cukup kesulitan melawan para pembalap papan atas lain meskipun secara spesifikasi mesin milik tim Manor sedikit lebih baik dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Berikut klasemen sementara F1 2016 usai seri Rusia :

  1. Nico Rosberg – Mercedes – 100 poin
  2. Lewis Hamilton – Mercedes – 57 poin
  3. Kimi Räikkönen – Ferrari – 43 poin
  4. Daniel Ricciardo – Red Bull Racing – 36 poin
  5. Sebastian Vettel – Ferrari – 33 poin
  6. Felipe Massa – Williams – 32 poin
  7. Romain Grosjean – Haas – 22 poin
  8. Daniil Kvyat – Red Bull Racing – 21 poin
  9. Valtteri Bottas – Williams – 19 poin
  10. Max Verstappen – Toro Rosso – 13 poin
  11. Fernando Alonso – McLaren – 8 poin
  12. Kevin Magnussen – Renault – 6 poin
  13. Nico Hulkenberg – Force India – 6 poin
  14. Carlos Sainz – Toro Rosso – 4 poin
  15. Sergio Perez – Force India – 2 poin
  16. Jenson Button – McLaren – 1 poin
  17. Stoffel Vandoorne – McLaren – 1 poin
  18. Jolyon Palmer – Renault – 0 poin
  19. Marcus Ericsson – Sauber – 0 poin
  20. Pascal Wehrlein – Manor – 0 poin
  21. Felipe Nasr – Sauber – 0 poin
  22. Esteban Gutierrez – Haas – 0 poin
  23. Rio Haryanto – Manor – 0 poin

Klasemen Sementara MotoGP 2016 Usai Seri Jerez, Rossi Mulai Bangkit!

OTONITY.com – Balap MotoGP 2016 Klasemen Terbaru, Pebalap legenda dari Movistar Yamaha yaitu Valentino Rossi sukses menjadi yang terdepan di seri Jerez, Spanyol pada hari Minggu (24/4) pada waktu setempat. Rossi yang menempati start dari posisi terdepan langsung melesat dan nyaris tanpa ada perlawanan berarti kecuali saat lap 5 yang sedikit berduel dengan rekan satu timnya yakni Jorge Lorenzo.

Lorenzo sendiri yang memulai start dari posisi kedua harus berusaha untuk terus mengejar Rossi namun justru semakin tertinggal karena alasan ban Michelin yang kurang mendukung. Bahkan dirinya harus mendapat perlawanan cukup ketat dari pebalap Honda yakni Marc Marquez. Kendati demikian akhirnya juara bertahan musim 2015 ini sukses finish di belakang Rossi.

Sementara itu Marc Marquez yang sejak awal balapan mencoba untuk bisa menyodok ke depan selalu terhalang oleh Lorenzo. kendati hanya mampu finish di peringkat ketiga namun Marquez tetap menjadi pemimpin klasemen kemudian disusul Lorenzo dan Valentino Rossi.

Kemenangan Valentino Rossi di seri Jerez, Spanyol tidak hanya membuatnya menjadi lebih dekat dengan Marc Marquez di puncak klasemen, namun pria kelahiran Italia ini juga mencatat sejarah baru dengan mengakhiri dominasi para pebalap Spanyol sejak 2009 lalu. Apalagi di seri kali ini Rossi tampil sangat mengagumkan dengan mengalahkan 9 pebalap Spanyol meskipun di podium masih ada dua nama pebalap tuan rumah yaitu Marquez dan Jorge Lorenzo.

Tidak hanya itu saja Rossi juga mengakhiri paceklik kemenangan yang terakhir kali diraihnya pada Agustus 2015 lalu dan kini The Doctor semakin berambisi untuk bisa meraih gelar juara dunia yang ke-10 meskipun terbilang cukup berat. “Saya berhasil menempati posisi di barisan terdepan sebanyak dua kali. Tapi posisi pole position adalah sesuatu yang berbeda, terutama di Jerez. Kendati akan sulit untuk mengalahkan Lorenzo dan Marquez, tapi saya masih bisa tampil kompetitif. Saya berharap kesalahan di Austin tidak terulang, jadi kita akan mulai melakukan sesuatu untuk mewujudkan podium pertama,” jelas Rossi.

Selain kemenangan Valentino Rossi ada satu hal unik yang terjadi di seri Jerez kali ini yaitu semua motor sudah dilengkapi dengan sayap penyeimbang atau winglet yang terpasang di sisi bodi. jika sebelumnya winglet hanya bisa dilihat pada tim Ducati, Yamaha dan Honda saja namun kali ini komponen tersebut juga digunakan oleh tim Suzuki Ecstar dan Aprilia Racing Team. Kemungkinan besar winglet tersebut juga tetap dipasang pada seri-seri selanjutnya karena membantu rider untuk mengurangi ban terangkat setelah start atau keluar dari tikungan.

Berikut klasemen sementara MotoGP 2016 usai seri Jerez :

1. Marc Marquez – Repsol Honda Team (RC213V) – 82 poin
2. Jorge Lorenzo – Movistar Yamaha MotoGP (YZR-M1) – 65 poin
3. Valentino Rossi – Movistar Yamaha MotoGP (YZR-M1) – 58 poin
4. Dani Pedrosa – Repsol Honda Team (RC213V) – 40 poin
5. Pol Espargaro – Monster Yamaha Tech 3 (YZR-M1) – 36 poin
6. Maverick Vinales – Team Suzuki Ecstar (GSX-RR) – 33 poin
7. Aleix Espargaro – Team Suzuki Ecstar (GSX-RR) – 32 poin
8. Hector Barbera – Avintia Racing (Desmosedici GP14.2) – 31 poin
9. Eugene Laverty – Aspar MotoGP Team (Desmosedici GP14.2) – 28 poin
10. Andrea Iannone – Ducati Team (Desmosedici GP) – 25 poin
11. Andrea Dovizioso – Ducati Team (Desmosedici GP) – 23 poin
12. Bradley Smith – Monster Yamaha Tech 3 (YZR-M1) – 20 poin
13. Stefan Bradl – Factory Aprilia Gresini (RS-GP) – 17 poin
14. Scott Redding – Octo Pramac Yakhnich (Desmosedici GP15) – 16 poin
15. Alvaro Bautista – Factory Aprilia Gresini (RS-GP) – 14 poin
16. Michele Pirro – Octo Pramac Yakhnich (Desmosedici GP15) – 12 poin
17. Tito Rabat – Estrella Galicia 0,0 Marc VDS (RC213V) – 11 poin
18. Cal Crutchlow – LCR Honda (RC213V) – 5 poin
19. Loris Baz – Avintia Racing (Desmosedici GP14.2) – 4 poin
20. Yonny Hernandez – Aspar MotoGP Team (Desmosedici GP14.2) – 3 poin
21. Jack Miller – Estrella Galicia 0,0 Marc VDS (RC213V) – 2 poin

Ini 6 Alasan Lorenzo Setuju Pindah Ke Ducati Musim Depan

OTONITY.com – Lorenzo Ke Ducati Musim MotoGP 2017, Jorge Lorenzo dipastikan tidak akan memperkuat Yamaha pada musim 2017 mendatang karena pebalap kelahiran Spanyol ini lebih memilih Ducati. Tentu saja keputusan tersebut menimbulkan pro dan kontra karena banyak yang menganggap kepindahan Lorenzo dikarenakan sudah tidak akur lagi dengan Valentino Rossi, kendati demikian tidak sedikit pula yang mendukung keputusan juara dunia 2015 tersebut dengan alasan ingin memiliki tantangan baru.

Rumor kepindahan Lorenzo sendiri sudah mulai berhembus sejak seri perdana MotoGP 2016 yang berlangsung di Qatar, saat itu Yamaha menyodorkan kontrak baru pada kedua pebalapnya namun hanya Rossi yang mau bertanda tangan sedangkan Lorenzo masih enggan untuk melakukannya. seperti yang dilansir oleh motorcycle ada beberapa penyebab mengapa Lorenzo kemudian memilih hengkang dari Yamaha. Berikut alasannya :

  1. Ingin Tantangan Baru

Seperti yang semua pecinta balap ketahui sejak pertama kali naik ke kelas MotoGP Jorge Lorenzo langsung dipinang Yamaha dan bersama pabrikan asal Jepang ini Fuera sudah mendapatkan semua yang diinginkan mulai dari pole position, lap tercepat, naik podium puluhan kali dan tentu saja meraih tiga gelar juara dunia. Tentu dengan usianya yang sudah menginjak 28 tahun Lorenzo ingin tantangan baru dengan motor yang berbeda dibandingkan dengan Yamaha M1.

  1. Jadi yang pertama

Semenjak berada di Yamaha Lorenzo selalu berada di bawah bayang-bayang Valentino Rossi, padahal jika berbicara soal skill Lorenzo layak untuk disejajarkan dengan legenda MotoGP tersebut, namun sepertinya Yamaha memang selalu memilih Rossi untuk menjadi yang pertama karena dianggap sebagai ikon. Dengan pindah ke tim Ducati maka sudah pasti Lorenzo akan selalu menjadi yang pertama dan mendapatkan semua pelayanan yang tidak diperoleh selama di Yamaha.

  1. Gaji lebih besar

Alasan berikutnya yaitu masalah gaji karena pihak Ducati berani membayar Lorenzo dengan mahar tinggi dan jauh lebih banyak dibandingkan dengan Yamaha. Menurut laman motorcycle.com Lorenzo pindah ke Ducati dengan gaji sebesar 15 juta euro dan akan menjadikannya sebagai pebalap termahal di musim 2017 mendatang.

  1. Ingin jadi legenda

Sehebat apapun Lorenzo jika masih berada dibawah bayang-bayang Valentino Rossi sudah pasti akan sangat sulit dikenang oleh semua pecinta balap. Inilah yang mungkin menjadi alasan Lorenzo untuk pindah ke Ducati karena dengan demikian dirinya akan memperoleh jati dirinya sendiri tanpa ada tekanan dari pebalap lain.

  1. Warna Motor

Mungkin bukan alasan yang paling masuk akal, namun dengan warna motor dominan merah pada Ducati sudah pasti memancarkan aura lebih beringas dan sangar dibandingkan dengan warna biru yang selama ini melekat pada motor Yamaha.

  1. Motor Ducati lebih cepat

Alasan yang terakhir ini sudah pasti semua orang tahu kalau motor Ducati lebih cepat dibandingkan para pesaing lainnya termasuk Yamaha M1 tunggangan Lorenzo sebelumnya. Pabrikan berlogo garpu tala ini dianggap selalu meraih prestasi manis karena keahlian para pebalapnya sedangkan untuk Ducati ataupun Honda tidak hanya skill pebalap saja namun mesinnya pun juga lebih ganas dan cepat.

Lorenzo Resmi Gabung Ducati Di Musim MotoGP 2017

OTONITY.com – Balap MotoGP Lorenzo Ke Ducati 2017, Setelah cukup lama menjadi teka-teki akhirnya pihak Yamaha mengumumkan kalau Jorge Lorenzo secara resmi sudah tidak lagi bergabung dengan tim Movistar Yamaha pada musim MotoGP 2017 mendatang. Menurut tim balap berlogo garpu tala tersebut Lorenzo ingin memulai tantangan baru. Meskipun sudah dipastikan cerai namun Yamaha Motor Co., Ltd berharap Lorenzo bisa semakin berkembang di MotoGP masa mendatang dengan tim barunya.

Jorge Lorenzo sendiri telah bergabung bersama tim Yamaha dari musim 2008 silam atau tepatnya setelah pebalap kelahiran Spanyol ini naik kelas ke ajang balap tertinggi. Dibawah tim pabrikan asal Jepang tersebut Lorenzo sukses memberikan banyak gelar mulai dari titel juara dunia musim 2010, 2012 dan 2015 serta sepanjang karirnya Lorenzo sudah 41 kali naik podium pertama dan total 99 kali di podium dalam 141 balapan yang telah ia lalui.

Berbeda dengan Lorenzo yang tidak ingin memperpanjang kontraknya dengan Yamaha, sang maestro Valentino Rossi justru sudah melakukan tanda tangan kontrak baru dengan durasi dua tahun dan itu berarti pebalap Italia ini akan tetap bersama Yamaha hingga musim 2018 mendatang. Sayangnya belum ada kabar resmi dari pihak Yamaha mengenai siapa yang akan menggantikan Lorenzo untuk musim depan. Namun menurut spekulasi yang beredar pebalap muda dari tim Suzuki yaitu Maverick Vinales sedang masuk radar tim Yamaha.

Lorenzo Pindah Ke Ducati 2017

Lalu bergabung dengan tim apa Lorenzo musim depan? Jawabannya sudah mulai menemui titik terang dan juara dunia 2015 ini dipastikan bergabung dengan tim Ducati. Tim balap asal Italia tersebut mengumumkan sudah menyepakati kalau Lorenzo akan menjadi pebalap mereka untuk tahun depan dengan durasi kontrak selama dua musim yaitu MotoGP 2017 dan 2018. Pihak Ducati sendiri masih belum memutuskan siapa yang akan menemani Lorenzo apakah Andrea Dovizioso atau Andrea Iannone.

Rumor mengenai hengkangnya Lorenzo dari tim Yamaha sudah mulai ramai diberitakan sejak akhir musim 2015 lalu dimana saat itu dirinya sempat berseteru dengan Valentino Rossi, kemudian berita tersebut semakin menguat setelah di seri perdana MotoGP yang berlangsung di Bahrain Yamaha menyodorkan kontrak baru pada dua pebalapnya tersebut namun hanya Rossi yang menyetujuinya sedangkan Lorenzo tidak kunjung melakukannya dan itu membuat pihak Yamaha kehabisan waktu untuk menunggu tanda tangan dari pebalap berusia 29 tahun tersebut.

Motor Ducati sendiri terkenal dengan tenaganya yang sangat agresif dan bahkan diklaim lebih cepat dibandingkan dengan tunggangan tim Honda ataupun Yamaha, hanya saja motor Desmosedici GP tersebut masih terlalu liar ketika berada di tikungan sehingga menyulitkan pebalap untuk bermanuver. Valentino Rossi sendiri sudah pernah merasakan menunggangi motor Ducati di tahun 2010 namun hasilnya kurang begitu memuaskan dan kemudian kembali ke Yamaha di musim 2012.

Patut kita tunggu aksi Jorge Lorenzo bersama Ducati apakah bisa semakin ganas atau justru menurun seperti yang terjadi pada Rossi beberapa tahun lalu. Ducati pernah meraih kejayaan ketika bersama Casey Stoner dalam beberapa musim namun sayangnya pebalap asal Australia tersebut memilih untuk pensiun dini.

Namun yang menarik Ducati ternyata tidak hanya mengincar Jorge Lorenzo saja akan tetapi sedang memantau Marc Marquez untuk ikut bergabung pula, teka-teki mengenai pendamping Lorenzo sendiri sampai saat ini juga masih menjadi spekulasi dan menurut Direktur Ducati Sport yaitu Paolo Ciabatti pihaknya belum memutuskan apa-apa soal kontrak Iannone dan Dovizioso.

Dirinya menambahkan kalau saat ini Ducati tengah dalam pembicaraan dengan Marquez untuk bisa bergabung pada musim 2017 mendatang. Meskipun begitu Ducati juga ingin melihat penampilan Iannone dan Dovizioso di musim 2016 ini sambil menunggu respon dari Marquez.