Ya Allah Kenapa Aku Selalu Memikirkan Dia Menurut Islam, Ternyata Ini Cara Merawat Perasaannya

by

OTONITY.com – pada artikel kali ini kami akan memberikan ringkasan informasi yang akan membahas tentang kenapa kita bisa memikirkan seseorang secara terus menerus menurut Islam. Silahkan simak pembahasannya berikut ini.

Tidak dapat dipugkiri lagi, pasti suatu ketika kita pernah merasakan berada dalam kondisi yang sedang kalut dalam suatu perasaan asmara yang bingung dijelaskan. Mencintai seseorang memang akan dirasakan oleh setiap insan.

Ada kalanya kita terus hanyut dalam perasaan memikirkan seseorang yang kita cintai. Mulai dari pagi hingga malam hingga pagi lagi, pikiran kita selalu ada dia. Mau melakukan kegiatan apapun selalu memikirkan dia. Rasanya semua kegiatan yang kita lakukan sehari – hari tidak ada ruang untuk tidak memikirkan dia.

Baca Juga : Allah Maha Esa: Diterangkan Dalam Surat Al Ikhlas Ayat 1-4, Berikut Penjelasannya

Baca Juga : Inilah Keutamaan-Keutamaan Dari Sholat Witir Yang Belum Banyak Orang Tau, Sholat Yang Dicintai Allah Swt

Baca Juga : Awas! Bahaya Riba Untuk Kehidupan Kita, Jauh Dari Rahmat dan Keberkahan Allah Swt

Lalu bagaimana hukum selalu memikirkan dia menurut Islam? Silahkan simak pembahasannya berikut ini.

Ya Allah Kenapa Aku Selalu Memikirkan Dia Menurut Islam

Cinta dalam pandangan Islam adalah, cinta merupakan perasaan jiwa getaran nadi, pancaran naluri, serta terpautnya hati satu manusia dengan manusia lain atau pihak yang dicintainya. Seseorng yang jatu cinta akan memiliki semnagat yang menggelora saat memikirkan seseorang yang dia cintai.

Dalam Islam saat kita terus memikirkan seseorang yang kita cintai itu artinya cinta tumbuh dari diri kalian kepada seseorang yang kalian pikirkan tersebut. Ada cara tersendiri di dalam Islam untuk merawat cinta yang tumbuh tersebut.

1. Sucikan Niat

Dalam Islam kita harus meluruskan niat kita dalam menaruh perasaan atau cinta kepada orang lain. Di awali dengan meluruskan niat kita dalam mencintai seseorang. Kita harus mensucikan niat kita dalam mencintai seseorang. Semata – mata diniatkan bahwa kita mencintai seseorang ini dikarenakan ibadah kepada Allah Swt.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

×