Inilah 4 Dalil Tentang Larangan Riba Yad, Jangan Coba-coba Menghalalkan yang Haram!

by

Hukum dari Riba Yad itu sendiri adalah haram. Hal ini dikarenakan riba memiliki pengertian penambahan pedapatan secara tidak sah atau batil. Ini terjadi dalam transaksi apapun, bisa transaksi penukaran barang, bisa pinjaman yang mana nantinya harus mengembalikan dana dengan jumlah yang lebih besar dari pinjaman.

Baca Juga : 5 Dalil Tentang Fitnah dan Larangan Melakukannya, Neraka Jahanam Menanti Tukang Fitnah

Baca Juga : Hukum Menikahi Sepupu Sendiri Menurut Ajaran Agama Islam, Apakah Boleh? Begini Dalilnya

Baca Juga : Dalil Tentang Riba Qardi, Naudzubillah! Riba Yang Sering Terjadi Pada Utang Piutang

Dalil – Dalil tentang Larangan Riba

1. Surat Ar Rum Ayat 39
وَمَآ اٰتَيْتُمْ مِّنْ رِّبًا لِّيَرْبُوَا۟ فِيْٓ اَمْوَالِ النَّاسِ فَلَا يَرْبُوْا عِنْدَ اللّٰهِ ۚوَمَآ اٰتَيْتُمْ مِّنْ زَكٰوةٍ تُرِيْدُوْنَ وَجْهَ اللّٰهِ فَاُولٰۤىِٕكَ هُمُ الْمُضْعِفُوْنَ

Artinya: “Dan sesuatu riba (tambahan) yang kamu berikan agar harta manusia bertambah, maka tidak bertambah dalam pandangan Allah. Dan apa yang kamu berikan berupa zakat yang kamu maksudkan untuk memperoleh keridhaan Allah, maka itulah orang-orang yang melipatgandakan (pahalanya),”

2. Surat Ali Imran Ayat 130
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا لَا تَأْكُلُوا الرِّبٰوٓا اَضْعَافًا مُّضٰعَفَةً ۖوَّاتَّقُوا اللّٰهَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُوْنَۚ

Artinya: “Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah kamu memakan riba dengan berlipat ganda dan bertakwalah kepada Allah agar kamu beruntung,”

3. Surat Al Baqarah Ayat 278
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا اتَّقُوا اللّٰهَ وَذَرُوْا مَا بَقِيَ مِنَ الرِّبٰوٓا اِنْ كُنْتُمْ مُّؤْمِنِيْنَ

×