×

Gigitan Komodo Sangat Fatal, Apakah Masih Bisa Selamat? Cari Tahu Jawabannya Di Sini

by

Sudah umum diketahui bahwa Komodo menjadi salah satu hewan langka asli Indonesia yang statusnya dilindungi. Hal ini tentu membuat para turis dan sebagian orang penasaran dengan binatang purba satu ini. Hanya saja turis diingatkan agar hati-hati karena komodo termasuk hewan buas dan perlu dipahami jika gigitan dari seekor komodo bisa dipastikan dapat berujung fatal untuk mangsa-mangsanya.

Peneliti pun juga memberikan keterangan resmi mengenai efek dari gigitan komodo ini. Lebih jelasnya, kami akan berikan informasinya berikut ini.


Gigitan Komodo

Peneliti melihat bahwa di dalam tubuhnya komodo memang memiliki kelenjar penghasil racun namun tidak sekuat seperti yang ada pada ular atau hewan berbisa lain. Namun perlu diketahui jika di dalam mulut komodo, terutama di liurnya terdapat lebih dari 50 jenis bakteri patogen berbahaya. Bakteri-bakteri ini tampaknya sengaja dipelihara oleh sang kadal raksasa dan menjadi senjata utama sehingga luka sedikit saja dapat menyebabkan infeksi parah.

Jika seekor komodo menggigit, pelan-pelan akan mengikuti mangsanya yang dalam waktu sekitar 24 jam akan mengalami sepsis atau keracunan infeksi darah hingga tewas. Komodo lalu dengan santai akan mulai melahap bangkai sang mangsa.

Apa Masih Bisa Selamat Usai Digigit Komodo?

Sekitar tahun 2021, dr Hans Lie, CEO Regional 3 Siloam Hospitals Group mengatakanmendapatkan dua laporan gigitan Komodo yang masuk ke Siloam Hospitals Labuan Bajo.

Kejadian digigit Komodo memang masih jadi momok turis dan penduduk lokal Pulau Komodo ataupun Pulau Rinca. Menurut dr Hans Lie, CEO Regional 3 Siloam Hospitals Group orang yang terkena gigitan komodo dapat diselematkan dengan beberapa langkah khusus.

“Salah satu korban terkena gigitan komodo yang merupakan orang asing. Untungnya enggak harus diamputasi dan bisa diselamatkan dengan memberikan antibiotik,” dr Hans menjelaskan.