8 Keutamaan Puasa Arafah Disertai dengan Dalilnya, Menjauhkan Kita dari Siksaan Api Neraka

by

OTONITY.com –Ringkasan informasi yang akan membahas tentang keutamaan puasa Arafah yang harus diketahui oleh umat muslim. Bagi kalian yang berkenan mengetahuinya silahkan simak pembahasannya berikut ini ya.

Apakah kalian tahu apa yang dinamakan puasa Arafah? Mungkin sudah banyak dari kalian yang mengetahuinya. Akan tetapi bagi kalian yang mungkin belum tahu tentang puasa Arafah kalian bisa langsung saja simak artikel ini hingga akhir ya.

Saat sepuluh hari pertama di bulan Dzulhijjah ada banyak sekali amalan – amalan yang bisa kita lakukan sebagai umat muslim. Dengan memperbanyak ibadah dan ketaqwaan kita kepada Allah Swt. Maka inshaallah kita akan mendapatakan pahala yang berlimpah juga.

Baca Juga : Keutamaan-Keutamaan Ayat Kursi, Menjaga Manusia Sepanjang Dari Pagi Hingga Petang

Baca Juga : Keutamaan Shalat Tahajud Di Bulan Suci Ramadhan, Sebagai Penghapus Dosa Hingga Pembuka Pintu Syurga

Baca Juga : Kamu Harus Tau, Inilah Keutamaan-Keutamaan Mengeluarkan Zakat, Menolak Balak dan Bencana

Niat puasa Arafah:

نَوَيْتُ صَوْمَ عَرَفَةَ سُنَّةً لِّلِه تَعَالَى

Nawaitu shouma arafata sunnatan lillahi ta’ala

Artinya “Saya niat puasa sunnah Arafah karena Allah Ta’ala”.

Lalu bagaimana pahala menjalankan puasa arafah?

8 Keutamaan Puasa Arafah

Sebagaimana yang dijelaskan dalam sebuah hadits yakni berpuasa pada tanggal 9 Dzulhijjah atau puasa arafah memiliki banyak sekali keutamaan.

Dari Abu Qotadah, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

صِيَامُ يَوْمِ عَرَفَةَ أَحْتَسِبُ عَلَى اللَّهِ أَنْ يُكَفِّرَ السَّنَةَ الَّتِى قَبْلَهُ وَالسَّنَةَ الَّتِى بَعْدَهُ وَصِيَامُ يَوْمِ عَاشُورَاءَ أَحْتَسِبُ عَلَى اللَّهِ أَنْ يُكَفِّرَ السَّنَةَ الَّتِى قَبْلَهُ

“Puasa Arofah (9 Dzulhijjah) dapat menghapuskan dosa setahun yang lalu dan setahun akan datang. Puasa Asyuro (10 Muharram) akan menghapuskan dosa setahun yang lalu.” (HR. Muslim no. 1162).

1. Menebus dosa selama 2 tahun

Sebagaimana dalam hadist yang diriwayatkan Abu Qatadah al-Anshari ra:

×