×

Aplikasi Selamatan Orang Meninggal, Tidak Perlu Ribet! Tinggal Masukkan dan Klik Otomatis Terhitung!

by

Selamatan dalam budaya masyarakat Jawa bisa dipergunakan untuk memperingati suatu hal seperti selamatan orang meninggal. Terdapat beberapa macam hal yang perlu diperhatikan mulai dari menghitung hari hingga bahan-bahan yang perlu disediakan.

Selamatan secara umum

Bagi masyarakat Jawa yang masih paten dengan adat istiadatnya, dalam upacara selamatan orang meninggal dari beberapa hitungannya ada hal-hal yang harus dipenuhi seperti berikut.

Nasi gurih dengan lauk pauknya garingan yang tidak boleh memakai sayur-sayuran. Lauknya biasanya ingkung ayam, yaitu ayam yang lengkap tidak dipotong-potong, dimasak kering (panggang) dalam keadaan wutuh artinya seekor tidak dipotong-potong, sedangkan lainnya boleh dipotong seperti biasa. Lalu untuk kue, yang harus ada dalam selamatan adalah kue apem.

Lalu juga ada pemberian kembang Kum yaitu bunga yang ditempatkan dalam tempat yang berisi air. Biasanya akan disandingkan dengan membuat sandingan yaitu semacam sajen yang bahannya diambilkan dari makanan yang dipakai selamatan, seperti nasi gurih, lauk yang dipakai selamatan dengan kue-kue yang ada, kopi, kembang kum, rokok dan korek, lalu kendi isi air mentah serta kobokan isi air (untuk cuci tangan).

Barang-barang tersebut ditempatkan pada tempat tertentu yang tidak terganggu oleh orang yang lalu lalang dan diberi lampu (boleh listrik yang ada di ruangan itu atau lampu teplok dan sebagainya kalau belum ada aliran listrik).

Cara Penghitungan Selamatan

Dalam pelaksanaan selamatan orang meninggal, terdapat beberapa hitungan khusus dengan cara dan rumusnya sebagai berikut.

Penghitungan Selamatan Zaman Modern

Dalam penghitungan selamatan yang dirasa rumit membuat orang-orang zaman sekarang yang masih ingin melestarikan budaya Jawa membuat suatu inovasi terbaru. Salah satunya dengan adanya berbagai situs penghitungan selamatan yang dapat digunakan.