Cara Memulai Bisnis Pakaian Bekas Untuk Pemula, Pasti Dapat Untung Banyak!

by

OTONITY.com – Pada artikel berikut ini adalah informasi mengenai rekomendasi bisnis menjual pakaian bekas yang bisa mendapatkan untung banyak. Simak ulasan lengkapnya di bawah ini agar tidak ketinggalan informasi pentingnya!

Berbisnis memang susah-susah gampang. Kamu harus memiliki ide kreatif untuk memulai bisnis agar banyak orang yang tertarik pada bisnismu tersebut. Saat ini juga sudah banyak ide bisnis yang dapat kamu pergunakan.

Sebelum memulai bisnis, kamu harus mengetahui ingin memulai bisnis apa. Selanjutnya, kamu bisa mengembangkan ide tersebut dan kemudian memulai bisnismu sendiri. Selain itu, kamu juga harus memikirkan modal yang harus kamu sediakan terlebih dahulu.

Baca Juga : 6 Cara Memulai Bisnis Tanaman Hias Bagi Pemula, Dijamin Pasti Menguntungkan!

Baca Juga : Ide Bisnis Paling Menjanjikan Tahun 2022, Modal Kecil Untung Besar! Cek Disini

Baca Juga : Mulai Bisnis Tanaman Hias butuh Modal Berapa? Begini Cara Menghitung Peruntungannya

Dengan adanya perkembangan zaman, saat ini teknologi sudah berkembang dengan cukup pesat pula. Hal tersebut dapat dirasakan dengan adanya berbagai macam bisnis digital yang saat ini sudah mulai marak dilakukan banyak orang.

Salah satu bisnis digital yang bisa kalian coba adalah thrift baju atau bisnis menjual baju bekas. Bisnis yang satu ini mungkin cocok jika kamu menyukai dunia fashion. Jika kamu merasa memiliki pakaian atau aksesoris yang masih layak pakai, kamu dapat menjualnya kepada pihak kedua. Kamu dapat menjualnya melalui platform Instagram, Facebook, ataupun website.

Cara Berjualan Baju Bekas Import

1. Pilih Supplier yang Bagus dan Terpercaya

Kalian harus mencoba untuk cari informasi supplier terpercaya, di sosial media. Lakukan juga nego harga, karena biasanya supplier akan langsung menjual baju bekas, per bal/karung. Ada banyak paket yang disediakan supplier. Varian harganya pun bermacam-macam, mulai dari Rp1 juta per karung, hingga Rp7 juta per karung, dengan isi kurang lebih 350 – 2.000 baju.

×