Siapakah Anak Nabi Nuh AS yang Durhaka? Berikut Penjelasannya

by

Kisah Nabi Nuh a.s ini disebutkan lebih dari dua puluh kali dalam Al-Qur’an. Di antaranya yaitu di surat Al-Araaf ayat 59-64, surat Huud ayat 25-49, serta di surat Nuh ayat 1-28.

Baca juga: Penyebaran Agama Islam di Indonesia Dilihat Dari Sejarahnya, Ada Beberapa Teori Dengan Buktinya yang Banyak!

Baca juga: Proses Masuknya Islam di Indonesia Dengan Beragam Perkembangannya, Pedagang Memiliki Peran Besar!

Baca juga: Rebo Wekasan Adalah? Tradisi Jawa yang Masih Melekat, Begini Menurut Pandangan Islam

Dalam kisahnyatersebut , Nabi Nuh diperintahkan untuk mengingatkan kaum yang sering berbuat kezaliman dan kekufuran. Kepada umatnya yang menyembah patung berhala, Nabi Nuh seraya berkata:

“Janganlah kalian menyembah apa saja selain Allah, seseungguhnya aku takut kamu akan ditimpa azab kemalangan dengan cara yang menyedihkan” (QS Huud: 24-26).

Dari keempat putranya, Kan’an adalah seorang anak tertua dan salah satu yang durhaka kepada ayahnya sendiri. Kan’an menyembunyikan kebenciannya kepada ayahnya serta berpura-pura beriman.

×