×

Pengertian Hipotesis Penelitian dalam Statistika dan Contoh Sample Lengkap

by

OTONITY.com Bagi Anda yang sedang meneliti sesuatu dan mendalami dengan menelusuri terlebih dahulu dengan mengadakan penelaah terhadap sumber untuk menentukan anggapan dasar, yang dilakukan langkah selanjutnya yakni merumuskan hipotesis penelitian. Lalu apa itu hipotesis? Hipotesis memiliki makna yang luas. Hipotetsis adalah dugaan sementara terhadap penelitian suatu hal yang ditentukan dengan penelitian tertentu sehingga perlu adanya melakukan penelitian yang sebenarnya. selain itu hipotesis adalah jawaban sementara terhadapa permasalahan dalam penelitian yang hars diuji kebenarannya.

Maka hipotetsis adalah suatu hal yang masih diduga-duga karena dengan berbagai pertimbangan-pertimbangan namun masih belum ditetapkan kebenarannya sehingga harus melakukan penelitian atau terjun ke lapanagan.

Baca juga: Rumus Diagram Lingkaran Lengkap dengan Contoh Soal dan Pembahasan

Baca juga: Uji Korelasi Adalah: Pengertian, Jenis Jenis, Contoh dan Rumus Koefisiennya

Dalam artikel ini, akan dipaparkan lebih dalam mengenai apa itu hipotesis, diantaranya yang akan dibahas adalah pengertian hipotesis, pengujian hipotesis, contoh hipotesis penelitian. yuk simak dengan seksama di bawah ini:

Pengertian hipotesis

Hipotesis selalu tidak lepas dengan penelitian, dilansir dari wikielektronika.com, pengertian hipotesis dalam statistika adalah dugaan yang mejadi jawaban sementara dalam menganalisis sesuatu atau meneliti sesuatu. Namun jika hipotesis peneltian adalah jawaban sementara perihal penelitian yang akan dilakukan dengan pedoman anggapan-anggapan teori dasar. Jika Anda meneliti menggunakan kuantitatif maka sudah dipastikan akan membutuhkan hipotesis, namun jika Anda menggunakan kualitatif maka belum tentu Anda membutuhkan hipotesis. Hipotesis penelitian dibuat oleh peneliti untuk acuan dalam menentukan langkah selanjutnya yang harus dilakukan untuk membuat kesimpulan-kesimpulan   peneliti.

Tujuan adanya hipotesis adalah bahwa peneliti memiliki cukup pengetahuan sebelum untuk  melakukan penelitian, hipotesis penelitian juga menjadi petunjuk langkah apa yang terlebih dahulu dilakukan, hipotesisi penelitian memberikan petunjuk pada pengumpulan dan penafsiaran data, hipotesis penelitian juga membantu dalam menyusun untuk melaporkan kesimpulan peneliti.

Pengujian hipotesis

Setelah menentukan hipotesis, maka diperlunya uji hipotesis, apa itu uji hipotesis? Uji hipotesis adalah cabang ilmu statistika inferensial yang dipergunakan untuk menguji kebenaran suatu hipotesis dan menarik kesimpulan apakah menerima atau menolak pernyataan tersebut. Tujuan dari uji hipotesis dalah untuk menetapkan suatu dasar sehingga dapat mengumpulkan bukti data-data dalam menentukan keputusan, benar atau tidaknya hipotesis tersebut.

Langkah-langkah dalam membuat pengujian hipotesis

  1. Tentukan formulasi hipotesis nol dan hipotesis alternatif
  2. Tentukan taraf nyata atau disebut juga level of significant
  3. Tentukan nilai kritis (nilai tabel) dan statistik uji hipotesisnya
  4. Hitung nilai statistik uji hipotesis
  5. Pengambilan keputusan

Baca juga: 3 Cara Menerjemahkan Jurnal Internasional, Gampang Banget dan Dijamin Skripsi Jadi Makin Lancar

Baca juga: Cara Mencari Jurnal Internasional di Google Scholar Paling Mudah, Lengkap dengan Cara Menyimpan

Contoh uji hipotesis (uji hipotesis 2 sample t test)

Seorang engineer ingin melakukan pengujian hipotesis tergadap mesin yang ditawarkan oleh Vendor mesin. Engineer tersebut kemudian mengumpulkan data sebagai berikut:

Mesin baru berhasil memproduksi rata-rata 550 unit perjam dalam waktu percobaan adalah 8 jam produksi dengan simpangan bakunya adalah 25 unit, sedangkan mesin lama berhasil memproduksi rata-rata 500 unit dalam waktu percobaannya adalah 8 jam dengan simpangan bakunya adalah 20 unit. Apakah mesin baru lebih baik dari mesin lama?

Penyelesaian:

Langkah 1 : formulasi H0 dan H1

H0 = u1 = u2

H1 : u1 > u2

Langkah 2 : tentukan taraf nyata (a) / level of significant

a = 0.05 atau 5%

Langkah 3 : tentukan nilai kritis (lihat tabel t)

df = n1 + n2 -2

df = 8 + 8 -2

df = 14

t tabel = 2.145

karena uji hipotesis ini adalah membandingkan 2 sampel, maka uji hipotesis yang digunakan adalah 2 sample t test.