×

Ukuran Lebar Jalan Lokal Primer dan Sekunder, Simak Berdasarkan Klasifikasi Jalan Juga!

by

OTONITY.com – Prasarana umum yang digunakan untuk pejalan kaki atau yang berkendara tentu harus diperhatikan dengan baik. Pasalnya, pejalan kaki yang tidak menggunakan kendaran dalam aktivitasnya harus dijamin keamanannya agar tidak berbaur dengan orang-orang yang berkendara.

Dalam hal ini, perlu diperhatikan jika ada aturan tersendiri untuk membuat dan mengetahui ukuran lebar jalan lokal primer dan sekunder. Agar mengetahui informasi selengkapnya, langsung saja dapat menyimak pembahasan di artikel berikut ini.

Baca Juga:  Contoh Surat Jual Beli Tanah yang Baik dan Benar, Penting! Agar Terhindar Kasus Sengketa Tanah

Baca Juga:  Cara Cek Sinyal TV Digital Lewat Aplikasi HP di Daerahmu, Acara TV Auto Bening!

Baca Juga:  Biaya Operasi Caesar ERACS Terbaru 2022, Lebih Cepat Pulih Setelah Persalinan

Selain menggunakan transportasi ketika beraktifitas dalam kegiatan sehari-hari, banyak sekali orang-orang yang lebih memilih jalan kaki. Ketika tidak menggunakan kendaran bermotor, pastinya orang-orang yang berjalan kaki harus berada dalam lintasan khusus agar tidak membahayakan diri.

Dalam hal ini, prasarana yang dibutuhkan adalah membuat jalan lokal. Umumnya, jalan lokal dapat diklasifikasikan dengan jalan lokal primer dan sekunder.

Jalan Lokal Primer

Jalan lokal primer dibangun sebagai penghubung antara jalan lokal yang satu dengan lainnya. Biasanya, jalan ini dirancang berdasarkan kecepatan kendaraan 20-40 km/jam.

Namun perlu diketahui, berdasarkan jenis-jenis jalan sendiri untuk jalan lokal primer memiliki beberapa aturannya sebagai berikut.

Jalan arteri primer

Jalan arteri primer dapat dimaknai sebagai jalan yang menghubungkan kegiatan nasional dengan wilayah. Kecepatan kendaraan bermotor roda paling rendah di jalan ini adalah 60 kilometer per jam dan memerlukan ukuran lebar badan jalan minimal 11 meter.