×

4 Jenis Relay Listrik Berdasarkan Jumlah Pole dan Throw yang harus Kamu Tahu

by

OTONITY.com – Artikel berikut ini adalah informasi mengenai 4 jenis relay listrik berdasarkan jumlah pole dan throw yang harus kamu tahu dan tidak boleh kamu lewatkan. Simak ulasan lengkapnya di bawah ini agar tidak ketinggalan informasi pentingnya!

Listrik sudah menjadi kebutuhan pokok bagi semua orang saat ini. Listrik sendiri merupakan rangkaian yang dapat menghasilkan power (daya) atau kekuatan yang ditimbulkan karena adanya pergesekan melalui suatu proses kimia.


Tahukah kamu apa itu relay? Relay adalah saklar elektromekanikal yang digunakan untuk membuka dan menutup rangkaian listirk serta menstimulasi listrik kecil menjadi arus yang lebih besar.

Baca juga: Pulsa Listrik 50 Ribu Dapat Berapa kWh? Ini Dia Perhitungannya Lengkap dengan Daftar Harga Per Daya

Baca juga: Merek Motor Listrik Indonesia Terbaik 2022, Bebas Polusi & Nggak Ribet Antre Bensin

Baca juga: Menteri Perhubungan Uji Coba Motor Listrik Indonesia Hasil Konversi Vespa Jadul

Listrik dapat digunakan untuk menghasilkan panas ataupun cahaya untuk menjalankan mesin serta perangkat elektrik. Itulah alasannya kenapa listrik saat ini sudah tidak bisa dihilangkan kegunaannya.

Pengertian Dari Relay Listrik

Pada dasarnya relay digunakan sebagai penghubung dan pemutus arus listrik. Elektromagnet yang ada pada relay akan menggerakkan switch. Dengan demikian, arus listrik dengan daya kecil dapat mendistribusikan listrik menuju tegangan yang lebih tinggi.

4 Jenis Relay Listrik Berdasarkan Jumlah Pole dan Throw

1. Relay Listrik Single Pole Double Throw (SPDT Relay)

SPDT juga termasuk dalam jenis-jenis relay, SPDT adalah relay yang mempunyai 5 buah terminal, yang mana 3 buah terminal difungsikan sebagai saklar, sedangkan 2 terminal yang lain sebagai coil.

2. Relay Listrik Single Pole Single Throw (SPST Relay)

Terdapat berbagai macam jenis relay, SPST menjadi salah satu diantaranya. Yang dimaksud dengan SPST yaitu relay yang mempunyai 4 buah terminal yang mana 2 buah terminal digunakan sebagai saklar, sedangkan 2 lainnya dipakai untuk coil.