×

Koefisien Korelasi Adalah: Pengertian, Rumus, dan Cara Analisis

by

Jika r mendekati angka nol, maka dapat disimpulkan bahwa kondisi berikut merupakan relasi negatif (-). Agar lebih memahami interpretasi hubungan antar variabel, berikut kriteria hasil yang dapat digunakan:

• 0 : Tidak ada korelasi antara dua variable
• 0 – 0,25 : Korelasi sangat lemah
• > 0,25 – 0,5 : Korelasi cukup
• > 0,5 – 0,75 : Korelasi kuat
• > 0,75 – 0,99 : Korelasi sangat kuat
• 1 : Korelasi hubungan sempurna positif
• -1 : Korelasi hubungan sempurna negatif


Baca juga: Link Baca Manga Kingdom Chapter 740 Bahasa Indonesia, Kanki Mencoba Membuat Nyali Riboku Kikuk!

Baca juga: Cara Membuat Video Call Palsu di WhatsApp HP Android, Ternyata Caranya Gampang Banget Loh

Baca juga: Link & Cara Membuat Moon Phase Viral TikTok, Tren Unik Sesuai Tanggal Lahir

Jika nilai variabel X dan Y naik secara bersamaan, maka disebut korelasi positif (+). Namun, saat fluktuasi X tidak diimbangi oleh Y, disebut korelasi negatif (-).

Hasil koefisien korelasi merupakan indikasi awal dalam proses analisis data. Artinya, nilai yang ditemukan tidak bisa menunjukkan adanya hubungan karena akibat antara dua variabel di suatu objek penelitian.

Rumus Koefisien Korelasi

Untuk rumus dalam pencarian koefisien korelasi ini, kamu bisa menggunakan berikut: