×

7 Unsur Intrinsik Cerpen yang Menyempurnakan Sebuah Cerita, Pastikan Kamu Sudah Hapal

by

OTONITY.com – Kali ini kami akan memberikan informasi terupdate mengenai unsur intrinsik sebuah cerpen. Tanpa berlama-lama lagi, yuk langsung saja simak selengkapnya di sini.

Dalam pembelajaran materi pelajaran bahasa Indonesia, biasanya siswa akan senantiasa mengenai berbagai contoh cerpen, salah satunya yang berhubungan dengan pengalaman pribadi.

Apabila kamu sedang mencari informasi untuk membuat karya seperti itu, kamu bisa langsung simak pembahasan berikut untuk bisa lebih memahami dan mengerti detailnya agar kamu dapat membuatnya dengan mudah.

Baca Juga: 5 Unsur Dalam Menari adalah Gerak, Ruang, Waktu, Ekspresi, dan Irama

Baca Juga: Inilah Unsur Utama Dalam Tari: Ternyata Ada 4 Hal Penting yang Harus Dikuasai

Baca Juga: Biaya Produksi Adalah: Pengertian, Unsur-Unsur, dan Jenis

Sebagai salah satu karya sastra, cerpen memiliki ciri khas tersendiri bila dibandingkan dengan karya sastra lain. Dari segi panjang cerita cerpen lebih pendek dari pada novel karena biasanya novel dapat mengemukakan sesuatu secara lebih banyak, lebih rinci, lebih detail, dan lebih banyak melibatkan berbagai permasalahan yang kompleks.

Dari segi jumlah kata ataupun kalimat, cerpen lebih mengandung banyak kata dan kalimat dari puisi. Dalam hal ini, proses pemaknaan relatif jauh lebih mudah dari pada memaknai sebuah puisi yang cenderung mengandung beragam bahasa kias.

Contoh Cerpen Pengalaman Pribadi

Diketahui, ada beberapa faktor yang membuat cerpen banyak digemari, seperti karena sudah dikenalkan sejak kecil, konfliknya relatif tidak rumit, dan cukup ringkas. Jadi, secara umum cerpen merupakan karya sastra prosa yang sifatnya rekaan atau fiktif yang memiliki ciri-ciri sebagai berikut.

  • Isi cerita pendek dan ringkas
  • Berisi 2-3 tokoh saja
  • Inti cerita atau konflik tidak banyak
  • Bersifat rekaan atau fiktif

Struktur Cerpen

1. Abstrak

Berisi pemaparan gambaran awal dari cerita yang dikisahkan dan menjadi struktur pembentuk cerpen yang melengkapi cerita.

2. Orientasi

Orientasi atau yang kerap dianggap pengenalan situasi cerita mulai menata berbagai adegan, memperkenalkan tokoh, dan menjelaskan hubungan tokoh satu sama lain.

3. Komplikasi

Menjadi bagian dimana berbagai konflik mulai muncul. Konflik yang dihadirkan dalam cerpen biasanya berwujud masalah dan pertentangan.