×

Allah Maha Esa Artinya Menyeru Dan Berdoa Kepada Tuhan Yang Hanya Satu!

by

OTONITY.com – Kata Ya Allah memang sering diucapkan oleh umat muslim yang ternyata menjadi bagian kata seru dalam bahasa Arab. Kata ini diketahui digunakan untuk memanggil (menyeru/berdoa) kepada Tuhan yang dalam konteks ini adalah Allah.

Namun tak jarang, banyak yang masih bertanya mengenai makna Allah Maha Esa artinya apa. Untuk mengetahui penjelasan lengkapnya, langsung saja simak pembahasan di artikel berikut ini/


Baca Juga: Ya Allah Ya Rahman Ya Rahim Dalam Bahasa Arab, Latin, dan Terjemah Singkatnya

Baca Juga: Ya Allah Ampunilah Dosaku: Doa Mohon Ampun Kepada Allah Swt, Amalkan dengan Khusyuk!

Baca Juga: 10 Ciptaan Allah Yang Ada di Langit yang Wajib Kamu Ketahui, Subhanallah! Wujud KeAgungan Allah Swt

Ya Allah disepakati oleh para ulama bahasa Arab bahwasanya “Allahumma” yang biasa diucapkan dalam untaian do’a seorang muslim kepada Rabb semesta alam artinya adalah “Yaa Allah”

Dalam pembahasan mengenai Islam, Tuhan disebut Allah dan diyakini sebagai Zat Maha Tinggi Yang Nyata dan Esa, Pencipta Yang Maha Kuat dan Maha Tahu, Yang Abadi, Penentu Takdir, dan Hakim bagi semesta alam.

Makna dan Tulisan Allah Maha Esa

Kita sebagai umat Islam sudah pasti mengetahui dan juga mengimani bahwa Allah Swt merupakan Maha Esa yang artinya satu atau tunggal. Allah Swt tidak beranak dan juga tidak diperanakkan serta tidak serupa dengan siapa pun dan apapun.

Dalam as maul husna Allah Maha Esa disebutkan dengan nama Al Ahad. Apabila diartikan Allah Swt Maha Esa artinya adalah sebuah gelar bagi Allah Swt sebagai sang pecipta yang termasuk dalam asmaul husna yang memiliki arti satu.

Allah Swt merupakan satu – satunya dzat yang boleh dan harus disembah. Allah SWT menegaskan keesaannya dalam surat Thaha ayat 14 yang artinya,

“Sesungguhnya Aku ini adalah Allah, tidak ada Tuhan (yang hak) selain Aku. Maka sembahlah Aku dan dirikanlah shalat untuk mengingat Aku.”

Jika ada yang bertanya apa makna dari Allah Swt maha Esa? Artinya adalah Allah Swt merupakan Esa atau tunggal dalam dzat, sifat, dan segala perbuatan-Nya.

Surat Al Ikhlas

Dalam surat Al Ikhlas juga menegaskan bahwa Allah memiliki sifat Esa yang artinya satu atau tunggal.

Ketika dijabarkan satu per satu, keesaan Allah Swt menurut dzatnya adalah tak ada lagi dzat lain yang menyerupai Allah Swt. Allah Swt tidak pula tersusun dari bagian – bagian. Hal ini dikarenakan tersusun merupakan salah satu sifat milik makhluk-Nya. Dan perlu diingat bahwa Allah maha Suci dari sifat – sifat mahkluk.