Home Mobil Mobil Bekas Harga Mobil Bekas Opel Blazer Dan Spesifikasi (Desember 2018)

Harga Mobil Bekas Opel Blazer Dan Spesifikasi (Desember 2018)

8820
0


OTONITY.comMobil bekas Opel Blazer yang termasuk dalam segmen SUV ini bisa dikatakan sebagai kendaraan yang paling berkesan bagi para penggemar mobil di Indonesia. Pasalnya Opel Blazer merupakan perpaduan tiga pabrikan sekaligus yaitu Chevrolet yang merancang mesin, kemudian desain dari pabrik Holden Indonesia dan Opel yang merupakan merek Eropa.

Selain terkenal di Indonesia mobil ini juga cukup populer di luar negeri khususnya Amerika karena tidak hanya berdesain gagah namun juga mengusung mesin tangguh berkonfigurasi V6 Vortec. Jadi jangan heran kalau kendaraan ini dulunya pernah dipakai oleh tim penyelidik FBI untuk berbagai keperluan.

Perlu anda ketahui bahwa nama dari kendaraan ini di beberapa daerah sebenarnya tidak sama. Untuk pasar Asia memakai nama Opel Blazer, kemudian di Eropa Chevrolet Blazer dan di Amerika bernama GMC Jimmy.

Baca juga: Penerus Opel Blazer – Chevrolet Trailblazer 2018

Eksterior

Kalau dilihat dari luarnya Opel Blazer terlihat gagah dengan lampu yang sipit dan ground clearance cukup tinggi sehingga bisa digunakan di medan yang terjal.

Mobil ini mendapatkan dua kali facelift pada bagian fascia (muka) depan. Pada model facelift pertama, lampu dirancang menjadi dua baris berbentuk tipis, kemudian pada facelift kedua dirancang ulang, masih tampak seperti model pertama tetapi terlihat lebih rounded dan maskulin. Untuk sisi samping dan belakang tidak ada perubahan sama sekali.

(Pre-Facelift 1996 – 1998)

(Facelift Pertama 1999 – 2002)

(Facelift Kedua 2003 – 2005)

Interior

Kemudian untuk interiornya sudah dilengkapi dengan AC dan pengaturan yang memakai model satu knop putar, lalu dibagian kemudi ada tuas yang berfungsi mengatur sein. Sementara itu claster insterumen ada tachometer dan speedometer yang didalamnya terdapat tripmeter, indikator kondisi mesin, bahan bakar, tekanan oli dan lain sebagainya.

Desain interior mobil Blazer ini sangat sederhana dengan legroom yang luas dan headroom yang sempit karena bisa dilihat dari modelnya bahwa mobil ini lebih rendah dari SUV pada umumnya. Hal yang berbeda pada mobil ini adalah tuas sebelah kanan setir digunakan untuk wiper dan lampu, sedangkan tuas sebelah kiri untuk lampu sein. Hal ini tentunya membutuhkan penyesuaian bagi pengemudi mobil di Indonesia karena mobil-mobil produksi baru, tuas sebelah kiri untuk wiper dan tuas sebelah kanan untuk lampu.

Mesin

Opel Blazer yang dipasarkan di Indonesia memakai mesin DOHC berkapasitas 2.2 liter yang sanggup menghasilkan tenaga mencapai 138 Hp pada putaran 5.600 rpm dan torsi maksimal 195 Nm pada putaran 3.400 rpm. Selain itu ada juga pilihan mesin SOHC dengan spesifikasi sama namun ada sedikit perbedaan dari akselerasinya.

Performa

Mobil ini sejatinya memakai sistem penggerak 4WD namun ternyata tidak begitu cocok untuk offroad ekstrem, hal tersebut dikarenakan Opel Blazer dirancang untuk kondisi jalan mulus perkotaan dengan bekal kabin yang senyap dan lega serta suspensi yang nyaman.

Spesifikasi Opel Blazer

  • Mesin : 2.2 liter GM Family II 4 silinder segaris 16 katup.
  • Tenaga : 138 HP @5.600 RPM.
  • Torsi : 195 Nm pada 3.400 RPM.
  • Bore x Stroke : 86 mm x 94.6 mm.
  • Konsumsi BBM : 6-7km / L (dalam kota), 9-10km / L (luar kota).
  • Transmisi : Manual 5 percepatan.
  • Suspensi: depan dan belakang McPherson struts independen.
  • Rival : Nissan Terrano, Land Cruiser VXR 80, dan Daihatsu Hiline.
  • Penjualan: 1996 – 2005.

Harga Bekas Opel Blazer

Harga mobil SUV ini bervariasi tergantung model dan tahun dipasarkan. Untuk mobil bekas sendiri tentunya harga juga bergantung kepada kondisi mobil yang prima tanpa PR atau masih banyak membutuhkan banyak perbaikan di beberapa bagian. Apabila memiliki banyak bagian yang membutuhkan perawatan agar layak jalan, harganya akan lebih murah.

  • Opel Blazer tahun 1996 – 1998 (pre-facelift) harganya berkisar Rp 30 juta – Rp 36 juta.
  • Opel Blazer tahun 1999 – 2002 (facelift pertama) harganya berkisar Rp 40 juta – Rp 50 juta.
  • Opel Blazer tahun 2003 – 2005 (facelift kedua) harganya berkisar Rp 60 juta – Rp 75 juta.

Kelebihan Mobil Blazer

  1. Harga murah, dengan rentang harga Rp 30 juta – Rp 75 juta tidak akan ada SUV lainnya yang lebih murah dari mobil Blazer ini.
  2. Model tidak kuno, bisa dibandingkan mobil SUV keluaran tahun yang sama 1995 – 2005 memiliki desain yang lebih kotak seperti daihatsu taft, nissan terrano, toyota hardtop dan toyota landcruiser.
  3. Mesin injeksi, tujuan Blazer menggunakan mesin injeksi adalah agar lebih irit. Untuk SUV di tahun yang sama bisa dibandingkan konsumsi bahan bakarnya.
  4. Sparepart awet, terkenal dengan sparepart yang susah didapatkan membuat mobil bekas Blazer ini turun harga melebihi mobil lainnya. Itu dulu, untuk sekarang tahun yang lebih modern sudah banyak pabrikan yang menyediakan baik asli GM ataupun KW juga ada.
  5. Tenaga badak, dengan mesin 2200 cc mobil Blazer dapat menaklukkan berbagai medan sulit. Terlebih lagi bila sudah dimodif offroad dapat digunakan di medan lumpur dan air.
  6. Pajak murah, dikarenakan mobil lawas maka pajak mobil Blazer ini cukup murah sekitar 1 jutaan saja karena STNK dan BPKBnya termasuk dalam minibus.
  7. Gampang dimodifikasi dan nyaman, biasanya para pecinta blazer memodifikasi mobilnya untuk medan offroad. Dengan kabin yang luas juga dapat memenuhi hasrat modifikator untuk menjejalinya dengan soundsistem yang besar. Bentuknya akan terlihat lebih gagah dengan velg dan ban berukuran besar tidak akan kalah dengan Pajero atau Fortuner.
  8. Sekarang uang 60 juta untuk membeli Brio, Agya, Ayla tidak akan bisa. Bahkan mobil tersebut tidak bisa memberikan kenyamanan seperti mobil Blazer. Yang perlu diingat karena mobil Blazer ini bekas harus disiapkan dana tambahan bila sewaktu-waktu ada perbaikan.

Kekurangan Mobil Blazer

  1. Harga jual murah, mobil bekas yang sudah berusia hampir 20 tahun pasti harganya turun drastis.
  2. Sparepart mahal, iya mahal apabila dibandingkan dengan mobil jepang. Sparepart mahal pasti lebih awet dari segi usia pergantian sparepart dan jaman sekarang bila ingin mahal beli ORI, ingin harga murah beli KW.
  3. Boros, untuk konsumsi BBMnya adalah 1:7 atau 1:9 boros atau tidaknya tergantung dompet Anda masing-masing. Mobil dengan kapasitas mesin 2200 cc dan bobot 2 ton dengan teknologi tahun 90an dan harga jual yang murah adalah hal yang wajar.
  4. Tidak tahan panas, persepsi orang yang menggunakan mobil jepang karena takut dengan panas mesin, padahal mesin blazer ini diseting untuk tahan panas hingga 103 derajat dan exfan akan menyala turun hingga 80 derajat. Artinya bukan tidak tahan panas, tapi memang mobil ini diseting untuk panas yang sudah disesuaikan.
  5. AC tidak dingin, dari usia mobil sudah bisa dilihat performa kompresor aslinya merk Delphi mahal 3 jutaan, sekarang sudah banyak part penggantinya merk AC Sanden atau yang lebih murah lagi. Silahkan diservis di tukang servis AC kepercayaan Anda apabila kurang dingin.
  6. Susah parkir, dengan dimensi mobil yang bongsor sudah pasti masalah parkir lebih membutuhkan banyak perhatian.
  7. Bengkel khusus, benar kata orang-orang kita tidak bisa menservis mobil Blazer di sembarang bengkel (kecuali untuk hal umum bagian kosmetik mobil) karena takutnya akan dijadikan bahan percobaan. Untuk bengkel khusus bisa cari informasinya di komunitas Blazer atau teman yang sudah memakai blazer lebih dulu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here