Home Mobil Ciri-Ciri Kopling Mobil Harus Segera Diganti, Bisa Fatal

Ciri-Ciri Kopling Mobil Harus Segera Diganti, Bisa Fatal

3814
0
mengganti kampas kopling

OTONITY.com – Tanda-tanda kerusakan atau kondisi yang tidak normal pada komponen mobil ternyata dapat dideteksi sejak dini. Oleh karena itu, pemilik harus segera mengecek kendaraannya ke bengkel mobil.

Memang, sudah semestinya pemilik peka terhadap kondisi mobilnya. Pasalnya, jika diabaikan maka kerusakan akan menjadi semakin parah dan mobil tidak akan nyaman untuk dikendarai.

Menurut Nurrahman Adi Saputra yang merupakan Kepala Bengkel Auto2000 Lampung Raden Intan mengatakan bahwa ada beberapa ciri yang bisa dikenali untuk identifikasi apabila kopling sudah tidak bekerja dengan normal lagi.

kampas kopling

Ini 4 Tandanya :

  1. Indikasi awal yang dapat dirasakan adalah tenaga menjadi berkurang atau yang biasa disebut dengan ngempos, terutama pada saat mobil melalui tanjakan.
  2. Akan tercium bau gosong apabila gesekannya besar dan dalam jangka waktu yang cukup lama.
  3. Terasa sangat sulit saat akan memasukkan gigi perseneling.
  4. Dalam keadaan mesin dihidupkan, mobil tidak dapat berjalan ketika gigi perseneling sudah dimasukkan dan pedal kopling dilepas.

Perkiraan Harga Ganti Kopling

Dari tanda-tanda di atas bisa dilihat bahwa masalah kopling tidak melulu karena kampas atau plat saja. Untuk itu kenali dengan baik kondisi mobil Anda, demi kenyamanan dan keamanan berkendara.

Jika memang diperlukan perbaikan, biayanya bervariasi tergantung merek dan jenis mobil. Kisaran harga mulai Rp2 juta ke atas.Harga tersebut umumnya sudah termasuk disc, cover, release bearing, dan kabel.

Soal estimasi biaya perbaikannya, Nurrahman menyebutkan untuk Avanza 1.3L sekitar Rp 2,3 juta (disc, cover, release bearing, kabel), Avanza 1.5 L Rp 2,5 juta (disc, cover, release bearing), kemudian Innova besin sekitar Rp 3,3 juta (disc, cover, release bearing, kabel).

pedal kopling

Resiko Kampas Kopling Habis

Dalam hal ini, anda harus ekstra waspada saat di lampu merah, menyalip dan melewati jalanan yang menanjak. Saat di lampu merah, angkatan akan menjadi lebih berat sehingga anda harus bersiap dengan hal tersebut.

Lalu, saat menyalip kendaraan lain, Anda harus memperhitungkan kondisi mobil dengan peluang mendahului kendaraan lain. Jangan menyalip jika nyatanya banyak kendaraan dari arah berlawanan.

Sementara saat menanjak, ada baiknya anda memilih jalanan yang medannya tak terlalu curam. Pastikan juga kondisi di belakang kendaraan Anda aman, agar apabila terjadi selip tidak membahayakan pengguna jalan lainnya.