Home Featured Post Waktu Ideal Mengganti Oli Mesin, Setiap 10.000 Kilometer?

Waktu Ideal Mengganti Oli Mesin, Setiap 10.000 Kilometer?

8313
0
waktu ganti oli mesin

OTONITY.com – Oli merupakan salah satu komponen yang paling penting bagi sebuah kendaraan. Apabila diibaratkan seperti manusia, oli merupakan darah. Oleh sebab itu, pengguna oli wajib hukumnnya diperhatikan.

Teknologi oli untuk mobil kini sudah semakin canggih. Sehingga pabrikan mengklaim oli dapat digunakan sampai 10.000 kilometer.

Di dalam buku panduan perawatan mobil sudah dijelaskan kapan waktu yang paling tepat unttuk mengganti oli, disamping oli yang disebut bisa digunakan sampai 10.000 kilometer.

Misalnya saja Honda Brio Satya, dalam buku panduan telah disertakan waktu penggantian oli yang disarankan dalam kondisi normal yaitu setiap 6 bulan sekali atau 10.000 kilometer.

ganti oli

Sementara itu, apabila dalam kondisi berkendara yang berat, waktu dan jarak yang disarankan adalah setengahnya, yaitu setiap 3 bulan sekali atau 5.000 kilometer.

Baca juga: Oli Mesin Yang Cocok Untuk Daihatsu Sigra

Lantas, kapan waktu ideal untuk mengganti oli mesin? Sebagai gambaran, dalam kondisi berat bagi mesin untuk mobil passenger seperti Hondo Brio Satya, seperti berikut ini buku manualnya.

  1. Apabila dalam sekali perjalanan kurang dari 8 km, atau pada suhu udara dingin tidak lebih dari 16 km per perjalanan.
  2. Apabila berkendara di suhu yang cukup panas, seperti misalnya di atas 35 derajat celcius.
  3. Terlalu sering berada dalam kondisi idle, atau menghadapi kondisi stop and go.
  4. Rak berisi muatan, atau di kawasan pengunungan yang dapat mempengaruhi beban kinerja mesin.
  5. Jalanan berlumpur dan berdebu.

Dari kelima poin diatas bisa terlihat, mobil yang berada di kota-kota besar, seperti di kota Jakarta berada dalam kondisi berkendara yang berat. Terlebih lagi poin yang menunjukan mobil sering berada kondisi idle.

“Masalahnya kan kalau di Indonesia macet meski jarak dekat, mesin masih tetap bekerja. Apabila menunggu jarak untuk mengganti oli mobil, takutnya pelumas tersebut tidak akan optimal lagi kerjanya,” kata Gordon Alexander Lit, Chief Technical and Training Officer Liqui Moly, oli asal Jerman untuk wilayah kerja Asia Pasifik di Jakarta.

Oleh sebab itu, Gordon menilai waktu yang ideal untuk kendaraan di kota-kota besar dihitung berdasarkan durasi penggunaan saja.

Baca juga: Mengatasi Suara Berisik Di Dalam Mobil

“Setahun dua kali mengganti oli untuk mobil tentu tidak cukup. Disini saya rekomendasikan setiap tiga atau empat bulan ganti (tiga kali dalam waktu setahun), walaupun belum sampai 10.000 km (atau jarak ideal penggantian oli)”, imbuhnya.

Namun sebaiknya anda memahami buku manual mobil untuk mengganti oli mesin. Sebab, setiap jenis mobil tentu mempunyai kebutuhan yang berbeda. (otonity)