Home Mobil Kupas Fitur Keamanan Toyota C-HR Hybrid 2019

Kupas Fitur Keamanan Toyota C-HR Hybrid 2019

254
0

OTONITY.com – Walaupun keberadaan mobil hibrida kurang populer di Indonesia, Toyota Astra Motor (TAM) tetap menghadirkan mobil baru hibrida untuk konsumen roda empat. Mobil itu tidak lain adalah Toyota C-HR Hybrid. Salah satu alasan hadirnya mobil ini adalah program LCEV (elektrifikasi) dari pemerintah.

Itulah mengapa Toyota cukup aktif dalam memasarkan mobil hybrid. Tidak hanya dapur pacunya saja yang menarik perhatian, fitur yang dibawa juga tak kalah memikat. Hal inilah yang membuat Toyota C-HR Hybrid sanggup meraih rating terbaik lima bintang dari Asean NCAP pada April 2018.

Hasil pengujian tersebut menunjukkan bahwa mobil Toyota ini dapat memberikan perlindungan yang optimal, baik untuk pengemudi maupun penumpang depan termasuk anak kecil di belakang. Jika berminat untuk membelinya, tidak ada salahnya untuk melihat-lihat apa saja tawaran fitur keamanan Toyota C-HR Hybrid 2019. Berikut ulasan selengkapnya yang bisa Anda simak.

7 SRS Airbags

Toyota C-HR Hybrid dilengkapi dengan kantong udara. Tidak tanggung-tanggung, ada tujuh buah airbags di dalamnya. Airbag ini tersebar di beberapa titik, seperti lingkar kemudi (sopir), penumpang, dua airbags samping yang berada di sandaran bahu sopir dan penumpang. Juga ada sepasang airbags model tirai yang menutup seluruh area jendela samping. Lalu yang terakhir ada satu bagian yang melindungi lutut pengemudi.

ABS, EBD dan BA

Sistem pengereman crossover Toyota ini juga bisa dibilang lengkap. Sudah ada Anti-lock Braking System (ABS) dan Electronic Brake-force Distribution (EBD). Toyota juga menyertakan fitur Brake Assist (BA) yang tujuannya untuk menjaga supaya daya pengereman bisa tersalur optimal dan ban tidak mengunci. Tidak hanya membantu mengurangi titik pengereman, ketiga fitur tersebut juga bertugas agar mobil tetap bisa dikendalikan.

Dengan begitu fitur-fitur tersebut sangat membantu mencegah risiko tabrakan fatal. Sebagai pelengkap, Toyota C-HR Hybrid juga sudah memiliki fitur Seatbelt Reminder System (SBR). Fitur ini membantu pengemudi seandainya sabuk pengaman belum terpasang. Sabuk keselamatan sebenarnya merupakan fitur keselamatan yang sangat penting, sebab tanpa sabuk ini fitur-fitur keselamatan canggih tidak bisa berfungsi dengan baik.

Isofix

Masih ada fitur keamanan lainnya, yakni Isofix. Fitur ini berfungsi memudahkan pemilik mobil ketika memasang bangku khusus anak kecil (child seat). Konstruksinya dibuat lebih kokoh dalam menjaga anak ketika terjadi benturan. Fitur ini sama seperti yang hadir pada C-HR bermesin konvensional.

Vehicle Stability Control (VSC)

Pengemudi terkadang kesulitan dalam mengendalikan mobil saat manuver kencang di jalan menikung. Terlebih saat kondisi jalanan licin karena hujan. Untuk itulah hadir fitur VSC yang tugasnya menjaga mobil tetap berada di racing line yang diinginkan pengemudi. Fitur ini juga bisa mengurangi gejala understeer yang dapat membuat mobil keluar dari jalur.

Hill-start Assist Control (HAC)

Toyota C-HR Hybrid juga dibekali dengan fitur HAC. Fitur ini berfungsi untuk menjaga mobil supaya tidak mundur ketika berhenti di jalan menanjak. Sangat berguna ketika pengemudi berpindah kaki dari pedal rem ke pedal gas. Sehingga pengemudi lebih tenang ketika tanjakan dan mobil dapat melaju kembali dengan mulus.

Traction Control

Kontrol traksi turut disematkan pada mobil Toyota ini. Fitur ini bertugas menjaga aliran tenaga ke roda depan. Sehingga mengurangi timbulnya gejala spin pada ban dan supaya tenaga mobil tidak terbuang percuma. Alhasil Toyota C-HR Hybrid mudah dikendalikan dan tidak liar ketika start maupun akselerasi penuh.

Baca juga: Komparasi Toyota Innova Reborn Dan Wuling Cortez

Auto Brake Hold

Ketika berhenti, pengemudi dapat mengaktifkan rem parkir elektrik tanpa perlu menekan tombol. Anda hanya perlu menekan pedal rem lebih dalam maka rem parkir otomatis berfungsi. Sementara untuk melepasnya, Anda hanya perlu kembali menekan rem lebih dalam juga.

Impact Absorbing Structure

Toyota C-HR Hybrid memiliki desain dan konstruksi sasis yang dibuat agar bisa meredam efek benturan. Fungsinya untuk mengurangi risiko cedera pengguna. Salah satu contohnya adalah adanya desain crumple zone di bagian depan. Tidak hanya memperindah tampilan depan, namun juga memiliki fungsi keselamatan yang baik juga.

Blind Spot Monitoring

Blind Spot merupakan area yang tak bisa dilihat oleh pengemudi. Biasanya area ini berada di bagian belakang di sisi luar spion samping. Dengan adanya fitur ini, pengemudi bisa melihat sinyal berupa simbol di spion luar.

Simbol ini akan muncul ketika ada mobil lain yang masuk dalam area blind spot Toyota C-HR. Simbol tersebut akan berkedip-kedip saat pengemudi mengaktifkan lampu sein atau menggerakkan sein untuk pindah jalur ke sisi yang terdapat mobil lain.

Rear Cross Traffic Alert (RCTA)

Fitur ini sangat membantu saat pemilik hendak keluar dari parkir dengan cara memundurkan kendaraannya. Fitur RCTA memanfaatkan rada yang sama seperti Blind Spot Monitoring. Fungsi RCTA adalah untuk memberitahu bila ada mobil lain yang bergerak memotong lintasan mundur Toyota C-HR Hybrid.