Home Mobil Mazda3 2019 Akan Meluncur di GIIAS

Mazda3 2019 Akan Meluncur di GIIAS

699
0

OTONITY.com – Sebentar lagi ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2019 akan dimulai. Nantinya pameran ini berlangsung di ICE BSD City, Tangerang pada Juli mendatang.  Dari sekian banyak merek yang berpartisipasi, ada PT Eurokars Motor Indonesia (EMI) yang juga ikut serta. Di pameran GIIAS 2019 distributor Mazda ini akan menghadirkan mobil baru, yakni Mazda3.

Menurut situs resmi Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), Roy Arman Arfandy selaku Presiden Direktur PT EMI mengatakan bahwa mobil Mazda terbaru yang dipastikan hadir di pameran otomotif itu adalah Mazda3. “Kami akan bawa Mazda3 ke sini. Kami akan pajang satu model baru yang sudah di-launch di Singapura,” ungkapnya.

Hanya saja belum diketahui informasi lebih jauh seputar Mazda3 yang akan dirilis di Indonesia itu. Seperti yang diketahui, mobil ini tersedia dalam dua versi, yaitu sedan dan hatchback. Disebutkan bahwa mobil baru Mazda ini siap dibeli konsumen di arena GIIAS 2019 mendatang.

Roy juga mengatakan bahwa PT EMI tidak hanya menghadirkan Mazda3 saja, namun juga masih ada produk lainnya. Akan tetapi belum jelas mobil apa yang akan dihadirkan. Hal ini tergantung durasi proses impornya.

“Ada satu atau dua. Karena tergantung apakah kami bisa masukkan barangnya tepat waktu,” jelasnya.

Mazda 3 2019 sudah lebih dulu hadir di beberapa negara Eropa dan Asia, salah satu di antaranya adalah Singapura. Melirik ubahannya, Mazda3 terlihat lebih sporty dibanding generasi pendahulunya. Mobil ini hadir dengan mengadopsi gaya desain Mazda Kai Concept.

Pada Mazda3 versi sedan, terdapat bumper yang lebih kalem dibanding versi hatchback. Kendati demikian Mazda tetap membubuhkan kesan sporty pada Mazda3 sedan.

Di samping itu juga terdapat pelek silver berdesain elegan, dengan sunroof dan frame krom pada bagian jendela. Sementara bagian belakang dibekali dengan LED headlight plus 2 lingkaran dan kap menekuk mirip ducktail spoiler.

Lain halnya dengan Mazda3 hatchback yang lebih kental dengan kean sporty. Hal ini berkat pemakaian pelek, spoiler dan lampu belakang baru. Di samping itu juga terdapat knalpot yang tampak mencolok di bagian bawah bumper.

Secara keseluruhan Mazda3 mengusung desain yang mengarah ke penampilan yang lebih simpel. Selain desain lampu yang lebih menyipit, tarikan gas dari fascia depan ke belakang dibuat lebih smooth, meskipun kesan berotot tetap terlihat pada mobil ini.

Tidak cukup sampai di situ, sisi interior juga tak kalah memikat. Mazda menyajikan kesan elegan dengan konsep all-white di versi sedan dan all-black sporty khusus untuk tipe hatchback. juga terdapat setir baru, head unit yang lebih besar dan konsol tengah yang disusun lebih rapi.

Mazda juga membenamkan fitur-fitur baru yang lebih membantu pengemudi, serta menjadi mobil pertama Mazda yang menggunakan teknologi mesin SkyActiv-X. Sisi kabin diklaim lebih nyaman, dengan tetap mengutamakan kenikmatan berkendara.

Mazda3 juga dilengkapi dengan 8 speaker untuk tipe standar dan 12 speaker Bose untuk tipe yang lebih mahal sebagai hiburan dalam kabin. Mobil Mazda terbaru ini mengusung desain baru yang diklaim membuat bodi mobil lebih ringan, kaku dan kuat.

Sementara untuk dapur pacu, Mazda3 versi sedan maupun hatchback sama-sama dipersenjatai dengan mesin SkyActiv-X berkapasitas 2.000 cc. Mesin ini dapat mengeluarkan tenaga sebesar 187 hp dengan torsi puncak sebesar 230 Nm.

Baca juga: Daftar Harga Mobil Mazda

Untuk pilihan transmisinya ada manual 6-percepatan dan otomatis 6-percepatan. Sedangkan sistem geraknya memakai penggerak roda depan. Selain mesin SkyActiv-X, juga ada mesin 2.0 SkyActiv G dan SkyActiv D (diesel).

Mobil Mazda terbaru ini dibekali dengan fitur-fitur unggulan yang sudah hadir di model sebelumnya. Seperti Mazda i-Activ all-wheel drive system dengan G-Vectoring Control Plus. Juga hadir teknologi Spark Controlled Compression Ignition (SCCI) yang menjadi teknologi baru yang pertama kalinya diaplikasi di Mazda3.

Cara kerjanya adalah dengan memadatkan campuran antara udara dan bensin, hingga titik compression ignition (letupan tanpa bantuan busi seperti pada mesin diesel) hampir terjadi. Saat itulah busi menyala dan membakar bahan bakar dan udara yang sudah terkompresi tadi. Lalu molekul bensin yang disemprot di awal, dikonsentrasikan pada bagian tengah pusaran udara tersebut.

Mazda juga menyertakan siste split injection yang mana sesaat sebelum busi memercikkan api, sejumlah bensin (molekul gasnya masih padat) disemburkan lagi ke ruang bakar. Inilah yang disebut compression ignition yang dipicu oleh busi (SCCI).

Hal tersebut bisa terjadi lantaran mesin Skyactiv-X memiliki rasio kompresi yang sangat tinggi (16:1). Untuk mencapai hal tersebut banyak komponen baru yang dikerjakan Mazda. Bahkan pabrikan mobil asal Jepang ini juga menambahkan supercharger kecil.

Untuk itu Mazda mengklaim tenaga 178 hp dan torsi 230 Nm itu bisa tercapai meski hanya mengandalkan bahan bakar beroktan 87 saja. Mazda juga mengklaim Skyactiv-X lebih efisien 20% dari Skyactiv-G.